
Seperti diketahui, Evan Dimas dan Maldini beberapa waktu lalu mendapatkan pemanggilan dari pelatih Alfred Riedl untuk bergabung dalam skuat Indonesia senior. Pemanggilan tersebut hanya beberapa saat setelah Indonesia gagal melaju ke babak selanjutnya di ajang AFC U-19 Championship yang digelar di Myanmar.
Dan Wolfgang Pikal memberikan alasan pemanggilan dua pemain muda tersebut. Menurutnya, keduanya memiliki potensi besar sebagai pemain yang bisa membantu tim senior.
"Kami melihat, mereka dapat membantu tim kami menjadi lebih baik," ujar Pikal.
Lebih jauh, Pikal mengatakan, pemanggilan keduanya tidak menjadi masalah. Hal tersebut, lantaran Pelatih Kepala Alfred Riedl, melihat pemain berdasarkan kualitas dan bukan usia.
"Dari dulu, kami memanggil pemain tidak melihat usia pemain. Kami melihat mereka berdasarkan kualitas mereka," pungkasnya. (esa/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas Indonesia Diminta Serius Lawan Siapapun
Tim Nasional 20 Oktober 2014, 21:47
-
Wolfgang Pikal Ungkap Alasan Panggil Evan dan Maldini
Tim Nasional 20 Oktober 2014, 17:01
-
Dua Pemain Timnas U-19 Dipanggil ke Timnas Indonesia Senior
Tim Nasional 14 Oktober 2014, 19:04
-
Diikuti 10 Pemain, Timnas Senior Latihan Ringan di Karawaci
Tim Nasional 13 Oktober 2014, 12:16
-
Lawan Austalia, Indra Sjafri Ubah Komposisi Garuda Jaya
Tim Nasional 12 Oktober 2014, 12:57
LATEST UPDATE
-
Saran Dari Legenda, Ini Dua Nama Gelandang yang Harus Dikejar MU
Liga Inggris 6 April 2026, 13:43
-
Bruno Fernandes Siapkan Penggantinya di Manchester United, Ini Sosoknya!
Liga Inggris 6 April 2026, 13:24
-
Juventus Sempurna untuk Robert Lewandowski
Liga Italia 6 April 2026, 12:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13

























KOMENTAR