
Bola.net - Perempat final Liga Europa 2019/20 resmi dibungkus. Rabu (12/8/2020) dini hari WIB tadi, dua partai terakhir perempat final diselesaikan, kini tersisa empat tim yang punya peluang sama jadi juara.
Dini hari WIB tadi, ada Sevilla mengalahkan Wolves 1-0, serta ada Shakhtar Donetsk yang menghajar Basel 4-1. Dua tim pemenang ini bakal menemani Manchester United dan Inter Milan yang sudah mengantongi tiket sehari sebelumnya.
Di partai semifinal nanti, Sevilla bakal bertemu dengan MU, Inter bersua Shakhtar. Dua pertandingan ini diprediksi bakal berlangsung seru, tidak ada favorit, semua sama kuat, sama-sama bisa melangkah ke final.
Duel Sevilla vs MU pun diyakini bakal berlangsung menarik. Keduanya sama-sama menang 1-0 di perempat final, tapi dalam kondisi pertandingan dan lawan yang berbeda.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Sevilla adalah salah satu jagoan di Liga Europa. Mereka punya riwayat bagus di kompetisi ini dan mungkin bisa mengulanginya lagi.
Tentu untuk itu Sevilla harus mengalahkan MU terlebih dahulu di semifinal nanti, yang jelas tidak akan mudah. Setidaknya ada tiga hal yang harus coba dilakukan Sevilla jika ingin mengalahkan MU di semifinal nanti.
Apa saja? Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Lebih efisien
Untuk mengalahkan Wolves dengan skor 1-0, Sevilla harus mendominasi penguasaan bola sampai 76%. Tidak buruk, tapi seharusnya bisa lebih efisien.
Mereka membuat 681 operan, 18 tembakan, 5 di antaranya tepat sasaran, tapi hanya satu gol yang tercipta. Sevilla dominan, tapi kurang berbahaya dalam memaksimalkan peluang.
Hal ini jelas perlu mereka perbaiki sebelum menghadapi MU di semifinal nanti. Terlebih, tidak ada jaminan Sevilla bisa menguasai bola dan menciptakan banyak peluang.
Sebab itu mereka harus lebih memaksimalkan peluang-peluang yang berhasil tercipta.
Maksimalkan Lucas Ocampos
Lucas Ocampos lagi-lagi jadi penyelamat Sevilla. Dia mencetak satu-satu gol kemenangan atas Wolves, itu pun baru tiba di menit ke-88.
Dia berkembang jadi salah satu pemain terbaik Sevilla di bawah bimbingan Julen Lopetegui. Ocampos bisa melakukan nyaris segalanya. Mulai menggiring bola, merebut bola, dan mencetak gol.
Dia sudah mencetak 17 gol di semua kompetisi untuk Sevilla musim ini, torehan yanng cukup apik.
Ocampos jadi pemain terbaik Sevilla saat mengalahkan Wolves, dan dia bakal diharapkan saat melawan MU nanti.
Lucas Ocampos for Sevilla against Wolves:
— Squawka Football (@Squawka) August 11, 2020
? Most recoveries (6)
? Most take-ons completed (5)
? Most shots (4)
? Most goals (1)
He even had more take-ons than Adama. ?? pic.twitter.com/XINcyB8RjQ
Adaptasi gaya bermain
Sejak dilatih Lopetegui, Sevilla mengutamakan gaya bermain dominasi penguasaan bola, khas tim Spanyol. Mereka pun menunjukkannya lagi saat mengalahkan Wolves tadi.
Masalahnya, laga melawan MU nanti mungkin akan sedikit berbeda. Sevilla harus berhati-hati, kedua pilihan sama-sama berisiko.
Pilihan pertama: Sevilla tetap mendominasi penguasaan bola karena MU membiarkannya. Pilihan ini berbahaya bagi Sevilla, sebab MU dikenal lebih mematikan dalam serangan balik.
Musim ini, sebelum kedatangan Bruno Fernandes, MU justru bermasalah saat melawan tim-tim kecil di Premier League, khususnya tim-tim yang bermain defensif dan membiarkan MU menguasai bola.
Pilihan kedua: Sevilla mengubah gaya bermain, membiarkan MU menguasai bola. Pilihan ini pun berisiko, sebab pasukan Lopetegui harus memaksimalkan serangan balik untuk mencetak gol, padahal serangan mereka kurang efektif.
Artinya, Lopetegui harus bisa mencari titik tengah di antara dua taktik berbeda tersebut. Melawan MU, Sevilla harus memberikan lebih dari 100% kemampuan mereka.
Ingin tahu informasi jadwal, live streaming, dan highlights Liga Europa lainnya? Yuk klik di sini!
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agen Konfirmasi Wonderkid Ini Segera Tinggalkan MU
Liga Inggris 12 Agustus 2020, 21:00
-
Sevilla Tim Kuat, Tapi MU yang Bakal Lolos ke Final Liga Europa
Liga Eropa UEFA 12 Agustus 2020, 20:40
-
Manchester United Benar-Benar Tertarik Ingin Rekrut Gabriel Magalhaes
Liga Inggris 12 Agustus 2020, 20:20
-
Tantang Sevilla, MU Usung Misi Balas Dendam
Liga Eropa UEFA 12 Agustus 2020, 20:00
-
Erling Haaland: Jangan Pergi, Jadon Sancho!
Bundesliga 12 Agustus 2020, 19:40
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
-
Prediksi Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 12:03
-
Prediksi Lazio vs Cagliari 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:23
-
Prediksi Como vs Venezia 1 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 11:16
-
Hasil Kualifikasi MotoGP Malaysia 2026: Alex Marquez Pole, Marc Marquez Kedua
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:47
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 31 Oktober 2026, 10:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR