
Bola.net - Arsenal masih menantikan kemenangan yang sudah lama tidak menghampirinya. Pada Jumat (9/4/2021), pasukan Mikel Arteta tersebut hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Slavia Praha di laga leg pertama perempat final Liga Europa.
Penampilan the Gunners kali ini tidak begitu mengesankan. Mereka mampu diimbangi oleh Slavia Praha yang menyandang status tim kuda hitam. Lini serang mereka selalu menemui jalan buntu tiap kali ingin membongkar pertahanan sang lawan.
Mereka baru bisa menciptakan gol ketika pertandingan tinggal menyisakan empat menit lewat aksi Nicolas Pepe. Sayangnya, Arsenal gagal menutup pertandingan dengan kemenangan setelah Tomas Holes mencetak gol di masa injury time.
Ada 5 pelajaran penting yang Bolaneters, khususnya fans Arsenal, bisa petik dari pertandingan kali ini. Informasi selengkapnya bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Meriam yang Melempem
Ketika berbicara soal hal yang berbau senjata di dunia sepak bola, sudah jelas akan mengarah ke lini depan. Arsenal memiliki julukan meriam, namun saat ini meriam tersebut sedang melempem.
Mereka memang sudah mengumpulkan enam gol dari lima laga terakhir di semua kompetisi. Namun perlu dicatat bahwa ada dua laga di mana mereka gagal mencetak gol, yakni ketika melawan Olympiakos dan Liverpool.
Laga melawan Slavia menunjukkan kualitas mereka dalam urusan menjebol gawang lawan. Ada beberapa peluang emas yang gagal dikonversi jadi gol, seperti peluang Bukayo Saka dan Alexandre Lacazette yang tinggal berhadapan dengan penjaga gawang.
Pergantian Bertubi-tubi Arsenal
Arsenal total dalam mengejar gol pertamanya. Mikel Arteta bahkan sampai melakukan pergantian pemain secara bertubi-tubi di babak kedua, yang semuanya melibatkan pemain menyerang.
Rangkaian pergantian pemain dimulai pada menit ke-73, yakni ketika Arteta menarik keluar Willian untuk memainkan Gabriel Martinelli. Lima menit setelahnya, mereka membuat tiga pergantian sekaligus.
Bukayo Saka digantikan oleh Nicolas Pepe, Mohamed Elneny masuk menggantikan Thomas Partey, dan Lacazette ditarik guna memainkan Pierre-Emerick Aubameyang. Hasilnya, Pepe sukses mencetak gol dengan memanfaatkan assist dari Aubameyang.
Pentingnya Sosok Bukayo Saka
Kolumnis Daily Mail, Martin Samuel, pernah mengungkapkan kalau Saka pantas dijadikan poros pembangunan ulang Arsenal. Dan pada dinihari tadi, pemain berusia 19 tahun itu membuktikan setiap kata Samuel dengan penampilan yang gemilang.
Memang, Saka tidak membubuhkan namanya di papan skor. Ia bahkan gagal memanfaatkan peluang emas yang didapatkan pada menit ke-29. Terlepas dari itu, ia tampil memukau dan menjadi nyawa permainan Arsenal di lini depan.
Whoscored memberikan rating 7.3 untuk Saka, sama seperti Tomas Holes yang dinobatkan sebagai man of the match. Pada beberapa kesempatan di pertandingan, Saka membuat umpan dan aksi-aksi dribbling yang merepotkan lini pertahanan lawan.
Pelapis yang Sepadan Buat Tierney
Tidak bisa dimungkiri, Kieran Tierney adalah salah satu pemain penting di lini pertahanan Arsenal. Tidak hanya handal dalam menghentikan serangan lawan, ia juga kerap melakukan tusukan dari sisi sayap untuk membantu lini serang.
Sayang, permasalahan yang dialaminya cukup pelik. Tierney begitu rentan terhadap cedera. Imbasnya, ia harus absen dalam laga kali ini. Sebagai penggantinya, Mikel Arteta memainkan Cedric Soares di sisi kiri pertahanan.
Soares sendiri lebih dikenal sebagai bek kanan. Namun, Arteta tidak punya pilihan lain karena Sead Kolasinac telah dibiarkan pergi tanpa pengganti. Untungnya, Soares menunjukkan penampilan yang apik hingga sisi kiri pertahanan the Gunners sulit ditembus.
Menanti Clean Sheet Terbaru Arsenal
Keroposnya lini pertahanan menjadi salah satu penyakit kronis yang telah dialami Arsenal selama beberapa tahun terakhir. Dan sepertinya, penyakit tersebut sudah mencapai tahap yang sangat parah.
Dalam setiap bursa transfer, baik musim panas maupun dingin, Arsenal telah mencoba memperbaikinya dengan mendatangkan bekberkualitas. Mulai dari David Luiz hingga Gabriel Magalhaes. Namun sampai sekarang, masalah itu belum juga teratasi.
Menurut catatan, Arsenal belum pernah mendapatkan clean sheet lagi sejak bermain imbang melawan Manchester United pada bulan Januari lalu. Ini adalah laga ke-14 di mana Arsenal gagal membuat gawangnya bersih dari kebobolan selama 90 menit permainan.
(Mirror)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Di Mana Mereka Sekarang? 5 Rekrutan Terakhir Arsene Wenger di Arsenal
Editorial 9 April 2021, 16:40
LATEST UPDATE
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
-
Arsenal Dapat Kabar Baik, Eze Siap Tampil Siap Tampil Lawan Bournemouth
Liga Inggris 10 April 2026, 21:53
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs PSBS 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:43
-
Hansi Flick Akui Barcelona Prioritaskan Liga Champions Ketimbang La Liga
Liga Spanyol 10 April 2026, 21:35
-
Resmi: Ini Pelatih Sementara Timnas Italia Pengganti Gennaro Gattuso
Piala Dunia 10 April 2026, 21:20
-
Sudah Minta Maaf, Enzo Fernandez Tetap Absen Lawan Man City
Liga Inggris 10 April 2026, 21:02
-
Luciano Spalletti Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus hingga 2028
Liga Italia 10 April 2026, 20:39
-
Live Streaming Madrid vs Girona - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 10 April 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
























KOMENTAR