
Bola.net - Roberto De Zerbi memuji reaksi yang luar biasa dari Brighton setelah mereka mampu bangkit dari ketertinggalan dua gol atas Marseille dan tetap menjaga harapan mereka untuk melaju ke babak selanjutnya di ajang Liga Europa.
Brighton harus puas meraih hasil seri lawan Marseille pada matchday 2 Grup B Liga Europa 2023/24. Bertanding di Stade Velodrome, Kamis (05/10/2023) malam WIB, kedua tim bermain sama kuat dengan skor 2-2.
Chancel Mbemba membuka skor untuk Marseille lewat sepakan di menit 19. Kemudian, Jordan Veretout menggandakan keunggulan tuan rumah di menit 20. Namun, The Seagulls pantang menyerah dengan dua gol yang dicetak masing-masing lewat Pascal Gross (54') dan eksekusi penalty dari Joao Pedro (88').
Dengan hasil ini, Brighton mengamankan poin pertama mereka di sepak bola Eropa meskipun Marseille mencetak dua gol dalam waktu hanya 90 detik, tetapi tim asal Inggris itu tetap berada di dasar klasemen dengan satu poin.
Simak komentar sang pelatih di bawah ini.
Puji Reaksi Brighton
Seusai pertandingan, De Zerbi mengatakan bahwa ia prihatin dengan cara timnya yang sedang dilanda cedera akhir-akhir ini, namun ia memuji kemampuan mereka untuk bangkit dari keterpurukan, terutama setelah kekalahan 6-1 dari Aston Villa pada hari Sabtu.
"Saya ingin jujur lebih dari hari-hari lain, pertandingan lain, saya pikir kami tidak bermain dengan baik, ini adalah periode yang sangat sulit bagi kami saat ini. Sulit untuk menunjukkan kualitas kami seperti musim lalu, seperti sebulan yang lalu," ucapnya.
"Ini adalah periode di mana kami harus bekerja, tetapi setelah itu, dalam sepak bola, kualitas permainan dan para pemain sangat penting, tetapi lebih penting lagi untuk bermain dengan hati, semangat dan perilaku yang tepat.
"Saya sangat bangga dengan penampilan hari ini, dengan para pemain. Setelah kekalahan 6-1 di Villa Park dan gol kedua untuk menutup babak pertama dengan skor 2-0, reaksi ini luar biasa. Untuk itu saya sangat senang."
Atmosfer Pertandingan Bikin Brighton Keder
Brighton tampil dengan penuh semangat di babak pertama di dalam stadion yang bergemuruh oleh suara dukungan pendukung tuan rumah.
De Zerbi mengakui atmosfer tersebut menjadi faktor yang membuat para pemainnya keluar dari ritme permainan yang biasa mereka mainkan, yang membuat mereka memenangkan lima dari tujuh pertandingan pertama mereka di Premier League musim ini.
"Saya tahu kami belum menjadi tim besar, kami adalah klub kecil. Kami mencapai kompetisi Eropa dengan bermain sangat baik, menunjukkan kualitas luar biasa dari para pemain, tetapi mungkin saja kami terlalu menderita karena atmosfer.
"[Itu adalah] pertandingan pertama [tandang] di Eropa untuk Brighton, para pemain dan para penggemar," imbuhnya.
Minta Beradaptasi
Pelatih berusia 44 tahun ini berharap para pasukannya untuk mulai terbiasa dengan laga-laga seperti di Liga Europa. Ia menilai, Brighton masih bisa terus berkembang dan berpotensi mengejutkan pada kompetisi tersebut.
"Saya bukan pelatih besar, saya tidak terbiasa bermain di kompetisi ini. Kami harus beradaptasi, kami harus terbiasa bermain di kompetisi ini sejak saat ini.
"Kami bisa saja kalah dalam pertandingan, namun kami tidak boleh kehilangan DNA, semangat, keberanian dan gairah kami. Musim ini akan menjadi penting untuk berkembang, beradaptasi dengan bermain di kompetisi yang berbeda, memainkan tiga pertandingan setiap pekan.
"Hari ini kami bermain tidak lebih dari 30 persen dari potensi kami," pungkas pelatih asal Italia.
Sumber: FotMob
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2023/24
Baca Juga:
- Bekuk Union Saint-Gilloise, Puja-puji Jurgen Klopp untuk Ryan Gravenberch
- Mac Allister Brothers Ketemu di Laga Liverpool vs Union SG: Spesial, Keluarga Pasti Nonton Deh!
- Hasil Liga Europa Tadi Malam: Liverpool & West Berjaya, AS Roma Pesta Gol
- Final Liga Europa 2023/2024: Kapan dan Di Mana?
- Hasil Liga Europa: Pantang Menyerah, Brighton Comeback dan Paksa Marseille Bermain Imbang 2-2
- Man of the Match Marseille vs Brighton: Chancel Mbemba
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Minta Laga Tottenham vs Liverpool Diulang, Begini Klarifikasi Klopp
Liga Eropa UEFA 6 Oktober 2023, 19:37
-
Diogo Jota Nyekor Lagi, Sudah Lupa Kekesalan Lawan Tottenham?
Liga Eropa UEFA 6 Oktober 2023, 09:45
-
Dua Gol Telat Selamatkan Liverpool: Harusnya Bisa Lebih Baik, tapi Oke Lah
Liga Eropa UEFA 6 Oktober 2023, 09:15
-
3 Gol dalam 13 Menit, AS Roma Harusnya Begini!
Liga Eropa UEFA 6 Oktober 2023, 08:45
-
Ambil Hikmah Seri Lawan Marseille, Roberto De Zerbi Puji Reaksi Brighton
Liga Eropa UEFA 6 Oktober 2023, 07:50
LATEST UPDATE
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
-
Persik vs Persib Bandung: Dewangga Kecewa Maung Bandung Tertahan di Kediri
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 13:42
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR