
Bola.net - Dini hari nanti, kompetisi Liga Europa akan menggelar partai final. Di partai final ini akan mempertemukan wakil Jerman, Eintracht Frankfurt melawan wakil Skotlandia, Rangers.
Kedua tim menjalani jalan yang terjal untuk bisa mencapai partai final yang digelar di Ramon Sanchez Pizjuan Stadium. Mereka mengalahkan banyak tim top Eropa agar selangkah lebih dekat dengan trofi ini.
Bagi Rangers, bisa berada di Final kompetisi Eropa adalah satu catatan yang mewah. Karena semenjak klub ini berdiri 150 tahun yang lalu, mereka hanya berhasil masuk ke empat final kompetisi Eropa saja.
Keberhasilan mereka masuk ke Final Liga Europa musim ini tidak terlepas dari jasa Giovanni van Bronckhorst. Pelatih asal Belanda itu sukses memimpin Rangers untuk bisa mencapai final kelima mereka ini.
Siapa sih Van Bronckhorst? Dan benarkah ia punya keturunan Indonesia dalam darahnya? Simak ulasannya di bawah ini.
Darah Indonesia
Giovanni van Bronckhorst (c) AFP
Lahir dan besar di Rotterdam, Van Bronckhorst ternyata punya darah Indonesia yang cukup kental di nadinya saat ini.
Mengutip Autobiografinya, sang ayah Victor van Bronckhorst adalah seorang keturunan Indonesia- Belanda. Ia kemudian menikah dengan Frasien Sapulette, seorang wanita Indonesia yang berasal dari Maluku.
Namun Van Bronckhorst sejak lahir sudah berada di Belanda. Ia dibesarkan di salah satu kota besar Belanda, Rotterdam.
Karir Bermain

Sebagai putra daerah Rotterdam, Van Bronckhorst dan anak-anak muda kota Rotterdam lainnya bergabung dengan akademi Feyenoord.
Bersama Feyenoord, bakatnya mentas dengan cepat. Ia akhirnya debut di tim senior Feyenoord pada tahun 1993 saat ia masih berusia 18 tahun.
Namun enam tahun bersama Feyenoord, ia memutuskan untuk pindah ke Skotlandia. Ia menerima ajakan Dick Advocaat, mantan manajernya di Timnas Belanda U-16 yang saat itu dipercaya menjadi Rangers.
Bersama Rangers-lah bakatnya semakin bersinar sehingga ia direkrut Arsene Wenger ke Arsenal untuk menggantikan Emmanuel Petit, meski karirnya banyak diterpa cedera selama di Arsenal.
Di tahun 2003 ia mendapat ajakan dari Frank Rijkaard untuk bermain di Barcelona. Ia bergabung dengan Barcelona sebagai pemain pinjaman dan di Barcelona ini Van Bronckhorst yang semula dikenal sebagai gelandang berubah posisi menjadi bek kiri. Di mana ia tampil dengan apik dan membantu Barcelona juara La Liga.
Di tahun 2007 ia memutuskan pulang ke Feyenoord sebelum kahirnya pensiun di tahun 2010 silam.
Karir Kepelatihan

Tidak lama setelah pensiun, Van Bronckhorst langsung mendapatkan tawaran untuk melatih. Ia diminta menjadi asisten pelatih Ronald Koeman yang pada saat itu baru ditunjuk menjadi manajer Feyenoord.
Sekitar empat tahun menjadi asisten pelatih, Van Bronckhorst akhirnya diangkat jadi manajer tetap Feyenoord itahun 2015 menggantikan Fred Rutten.
Bersama Feyenoord ini karir kepelatihannya melejit dengan cepat. Di musim debutnya ia berhasil membawa Feyenoord menjuarai KNVB Cp dan di musim keduanya ia berhasil membawa Feyenoord menjuarai Eredivisie.
Namun di tahun 2019 setelah empat musim menangani Feyenoord ia memutuskan pergi di tengah musim. Di tahun 2020 ia menerima pinangan klub China, Guangzhou R&F namun karena hanya finish di peringkat 11 ia mengundurkan diri dari jabatannya.
Baru di November 2021 kemarin ia menerima pinangan Rangers. Ia menggantikan Steven Gerrard yang pindah ke Aston Villa.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Tumbalkan Pemain Ini untuk Dapatkan Robert Lewandowski
Liga Spanyol 18 Mei 2022, 19:00
-
Dilepas Manchester City, Barcelona Siap Amankan Jasa Ilkay Gundogan
Liga Spanyol 18 Mei 2022, 17:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR