
Bola.net - AC Milan mungkin tengah menjalani musim terbaik mereka dalam beberapa tahun terakhir. Pasukan Stefano Pioli tangguh, terus menang, dan mulai menemukan jati diri mereka.
Milan masih belum merasakan kekalahan di Serie A dengan 7 kemenangan dan 2 hasil imbang sejauh ini. Mereka memimpin klasemen dengan 23 poin
Tak hanya itu, Milan pun tampil apik di Liga Europa. Meski sudah sekali kalah, teranyar mereka memastikan langkah ke fase gugur usai menaklukkan Celtic 4-2, Jumat (4/12/2020).
We had to fight back, but what a fight back it was! ❤️🖤
— AC Milan (@acmilan) December 3, 2020
Dopo una falsa partenza, reazione fantastica dei ragazzi! ❤️🖤#MilanCeltic #SempreMilan#UEL pic.twitter.com/81y7RPJR1p
Kemenangan inilah yang menunjukkan potensi Rossoneri sebagai calon juara. Apa maksudnya? Scroll e bawah ya, Bolaneters!
Laga alot, pembuktian mental
Kemenangan atas Celtic ini tidak datang dengan mudah. Mungkin skor menunjukkan Milan menang besar, tapi sebenarnya laga berjalan alot bagi pasukan Pioli.
Betapa tidak, Milan sudah tertinggal dua gol ketika laga belum genap berjalan 15 menit. Mereka tertekan, Celtic mendapatkan momentum.
08': AC Milan 0-1 Celtic
— Squawka News (@SquawkaNews) December 3, 2020
14': AC Milan 0-2 Celtic
24': AC Milan 1-2 Celtic
26': AC Milan 2-2 Celtic
A goal-frenzy start at the San Siro in the #UEL. pic.twitter.com/eSQbZX36wg
Meski begitu, Milan bisa menjaga pijakan mereka di pertandingan, lalu akhirnya mencetak dua gol balasan beruntun hanya dalam rentang dua menit.
Lalu Milan memberikan pukulan pemungkas dengan dua gol berikutnya di babak kedua. Come back tuntas, kemenangan sempurna.
Bukan yang dulu lagi
Come back seperti ini mungkin dinilai mudah karena lawannya sekelas Celtic, tim yang terpuruk di dasar klasemen Grup H Liga Europa hanya dengan 1 poin dari 5 pertandingan.
Meski begitu, sebenarnya come back Milan kali ini membuktikan banyak hal. Milan dua tahun lalu tidak akan bisa melakukannya, akan langsung tertunduk lesu, kehilangan semangat, dan akhirnya benar kalah.
1 - #ACMilan have won a match after being two goals behind for the first time in the Europa League and Champions League. Devil.#MilanCeltic #UEL pic.twitter.com/H7GXEfdyzJ
— OptaPaolo (@OptaPaolo) December 3, 2020
Milan beberapa tahun lalu tidak cukup percaya diri untuk tetap mencoba menyerang meski sudah tertinggal -- apalagi kebobolan kali ini karena blunder bek.
Milan yang dulu mungkin akan menerima kekalahan, sekarang tidak.
Bukti calon juara?
Sekarang berbeda, Milan kembali punya mental juara - mungkin Zlatan Ibrahimovic patut dipuji untuk menularkan mentalitas seperti ini.
Permainan Milan kian matang, komposisi skuad apik dan dalam dengan pelapis yang mumpuni.
Jika terus seperti ini, Milan bisa saja jadi juara Eropa -- meski masih Eropa kasta kedua.
Sumber: Berbagai sumber
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kekaguman Pada Nesta Membuat Romagnoli Pilih Nomor 13 di AC Milan
Liga Italia 4 Desember 2020, 22:16
-
Cita-cita Romagnoli di Milan: Dikenang Sebagai Pemenang Oleh Milanisti
Liga Italia 4 Desember 2020, 21:26
-
Jens Petter Hauge: AC Milan Seperti Sebuah Keluarga Besar
Liga Eropa UEFA 4 Desember 2020, 17:26
-
Girangnya Hauge Sukses Bawa Milan Balikkan Skor Lawan Celtic
Liga Eropa UEFA 4 Desember 2020, 16:45
LATEST UPDATE
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR