
Bola.net - Pelatih Gian Piero Gasperini memberikan peringatan keras secara terbuka kepada striker muda AS Roma, Evan Ferguson.
Pelatih kawakan tersebut menilai pemain pinjaman dari Brighton itu telah gagal memanfaatkan peluang emas yang diberikan.
Bukan sekadar masalah teknis di lapangan, Gasperini secara spesifik menyoroti masalah mentalitas dan attitude sang pemain.
Komentar pedas ini terlontar jelang laga krusial Liga Europa melawan Celtic di Glasgow, Kamis malam waktu setempat.
Ultimatum untuk Ferguson

Lini depan Giallorossi memang sedang dalam sorotan tajam setelah gagal tampil tajam di Serie A.
Absennya Artem Dovbyk karena cedera seharusnya menjadi panggung pembuktian bagi Ferguson.
Namun, performanya dinilai jauh dari harapan, bahkan muncul rumor Roma siap memulangkannya lebih cepat ke Inggris.
Gasperini menegaskan bahwa minimnya kontribusi Ferguson bukan karena kurangnya menit bermain.
"Saya tidak ada masalah pribadi dengannya, ini murni soal performa," tegas Gasperini.
"Ferguson sudah dapat banyak kesempatan," lanjutnya.
Kritik Sikap dan Mentalitas

Sorotan Gasperini kian tajam ketika membahas detail apa yang hilang dari permainan striker mudanya itu.
Sang pelatih menuntut adanya perubahan radikal, tidak hanya dari skill olah bola.
Ia bahkan membandingkan etos kerja Ferguson dengan pemain senior di skuad Serigala Ibu Kota.
"Kami ingin menunggu dia berkembang, tapi dia harus berbuat lebih baik," tuntut sang pelatih.
"Bukan cuma pada level teknis, tapi juga dalam hal sikap (attitude)," tambahnya.
"Contohnya Mario Hermoso, dia adalah pilar di ruang ganti, seseorang yang memberi contoh nyata di lapangan," sebut Gasperini.
Masalah Kolektif Tim

Selain menyoroti individu, Gasperini juga mengakui timnya sedang kesulitan mencetak gol.
Kekalahan beruntun dari Napoli dan Cagliari menjadi tamparan keras bagi skuad Roma.
Namun, ia menolak anggapan bahwa kelelahan fisik menjadi penyebab utama tumpulnya lini depan.
"Kami memang tidak pernah terlalu produktif, tapi kami tampil bagus pada momen-momen tertentu," akui pelatih berusia 66 tahun itu.
"Kami kurang mampu menciptakan peluang di beberapa laga terakhir, tapi ini bukan masalah individu, ini soal satu tim," jelasnya.
"Saya tidak mau dengar saran atau alasan soal kelelahan," potong Gasperini.
"Kami main empat hari sekali, jadi punya waktu recovery. Tim ini akan berlari sampai akhir," serunya.
Angin Segar dari Dybala

Di tengah kritik terhadap lini serang, ada kabar baik yang dibawa Gasperini ke Skotlandia.
Bintang utama mereka, Paulo Dybala, dipastikan siap tempur setelah sempat terserang flu.
Kehadiran La Joya diharapkan bisa memecah kebuntuan di Celtic Park nanti.
"Dybala sudah pulih dari flu, dia sudah berlatih beberapa lama," buka Gasperini dalam konferensi pers.
"Jadi, semua pemain yang ada di sini siap untuk bermain," sambungnya.
Waspada Atmosfer Glasgow
Laga melawan Celtic diprediksi akan berjalan dengan intensitas tinggi.
Gasperini mewaspadai perubahan taktik Celtic yang kini mengadopsi skema tiga bek, mirip dengan filosofi Roma.
Apalagi, dukungan suporter tuan rumah di Celtic Park terkenal sangat militan.
"Sistem permainan sekarang sangat bervariasi, detail kecil yang akan membuat perbedaan," analisis eks pelatih Atalanta itu.
"Dulu cuma Atalanta saya yang main tiga bek di Eropa, sekarang makin banyak yang pakai pendekatan ini," kenangnya.
"Saya suka Celtic, mereka punya mentalitas menyerang yang sangat mengesankan di laga terakhir," pungkas Gasperini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Celtic vs Roma 12 Desember 2025
Liga Eropa UEFA 10 Desember 2025, 15:46
-
Jadwal Liga Europa Pekan Ini Live di SCTV, 12 Desember 2025
Liga Eropa UEFA 10 Desember 2025, 13:04
-
Jadwal Siaran Langsung Liga Europa 2025/26 Matchday 6 di Vidio
Liga Eropa UEFA 10 Desember 2025, 12:00
LATEST UPDATE
-
Hasil UCL: Sejarah Bodo/Glimt dan Kekalahan Atletico Madrid di Metropolitano
Liga Champions 29 Januari 2026, 08:31
-
Klasemen Akhir Liga Champions: Arsenal Perkasa dengan Poin Sempurna
Liga Champions 29 Januari 2026, 08:05
-
Momen Gila Mourinho: Benfica Kalahkan Real Madrid Lewat Gol Kiper di Menit 98!
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:59
-
Dortmund vs Inter: Apa Rahasia Kemenangan Nerazzurri di Tanah Jerman, Chivu?
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:51
-
Man of the Match Arsenal vs Kairat: Viktor Gyokeres
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:48
-
Napoli Tersingkir dari Liga Champions, Ini Penjelasan Antonio Conte
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:43
-
Man of the Match PSG vs Newcastle: Vitinha
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:38
-
Napoli vs Chelsea 2-3: Pembeda itu Bernama Joao Pedro
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:37
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang Dramatis di Markas Napoli: Joao Pedro Fantastis
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:31
-
Man of the Match PSV vs Bayern: Luis Diaz
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:29
-
Juventus yang Loyo di Markas Monaco
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:28
-
Daftar Tim Lolos 16 Besar Liga Champions: 8 Klub Dipastikan Lolos Langsung
Liga Champions 29 Januari 2026, 07:15
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04

























KOMENTAR