Bola.net - - Pelatih Arsenal, Unai Emery, sudah memberi peringatan akan bahaya cedera yang bisa menimpa Aaron Ramsey. Namun pemain asal Wales tersebut tidak mengindahkannya, sehingga harus menyaksikan laga final Liga Europa dari bangku penonton.
Ramsey terpaksa mendekam di ruang perawatan setelah mengalami cedera dalam laga leg kedua semifinal kontra Napoli bulan April lalu. Untungnya, Arsenal mampu menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan tipis 1-0.
Cedera tersebut memaksanya menepi dari lapangan untuk waktu yang lama. Sehingga, laga kontra Napoli tersebut menjadi yang terakhir untuknya berseragam Arsenal karena ia harus hengkang ke Juventus pada musim depan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Emery Minta Ramsey Istirahat
Sebelum menghadapi Napoli, Emery sudah memprediksi bahwa akan terjadi sesuatu kepada gelandang berumur 28 tahun tersebut. Oleh karena itu, kala menghadapi Watford, ia meminta Ramsey untuk menepi sementara.
"Terkadang anda tak bisa bermain di setiap pertandingan dengan pemain yang sama, sebab beberapa pemain beresiko mengalami cedera. Saat menghadapi Napoli, ia mengalami cedera," tutur Emery seperti yang dikutip dari Metro.
"Hari Senin [waktu setempat] sebelum kami menghadapi Watford, di mana kami menang 1-0, dan saya ingin dia tak bermain. Saya berkata, 'Aaron, kami memainkan banyak pertandingan sekarang. Saya pikir anda butuh beristirahat'," lanjutnya.
Ramsey Membangkang
Tapi, Ramsey tidak mengindahkan permintaan dari pelatih asal Spanyol tersebut. Ia memaksakan diri untuk bermain karena menganggap laga-laga bersama Arsenal itu terasa penting bagi dirinya.
"Dia berkata: 'Tidak, tidak, pelatih. Saya ingin bermain, saya ingin bermain, saya ingin bermain, saya ingin bermain, ini sangat penting bagi saya, ini sangat penting bagi tim, saya ingin bermain," tambah Emery menirukan Ramsey.
"'Oke, bermainlah'," jawab Emery. "Dan kami menang. Setelahnya, Napoli. 'Anda OK?', 'Pelatih, saya bisa, saya bisa, saya bisa'. Dan seperti inilah prosesnya," tandasnya.
Cederanya Ramsey terbilang cukup merugikan Arsenal, sebab mereka juga harus ditinggal Henrikh Mkhitaryan yang menolak tampil di Baku Olympic Stadium karena masalah politik negara. Alhasil, di posisi gelandang serang, Arsenal hanya bisa berharap kepada Mesut Ozil.
Baca Juga:
- Chelsea vs Arsenal, Striker Manchester United Berpihak ke Siapa?
- Cita-cita Emery: Bantu Arsenal Jadi Salah Satu Tim Terbaik di Eropa
- Chelsea vs Arsenal, Sarri: Kondisi Kante Masih 50-50
- Sokratis Klaim Unai Emery Lebih Baik dari Jurgen Klopp
- Demi Dua Orang Ini, Azpilicueta Makin Termovitasi Menangkan Liga Europa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcos Alonso: Chelsea Lebih Terbiasa Juara Ketimbang Arsenal
Liga Eropa UEFA 29 Mei 2019, 22:30
-
Live Streaming Chelsea vs Arsenal di Vidio Premier
Liga Eropa UEFA 29 Mei 2019, 22:00
-
Arsenal Lanjutkan Perburuan Gelandang Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Mei 2019, 20:20
-
Lawan Chelsea, Petr Cech Diyakini akan Tampil Profesional
Liga Eropa UEFA 29 Mei 2019, 20:00
-
Final Liga Europa, Arsenal Tidak Berada Dalam Tekanan
Liga Eropa UEFA 29 Mei 2019, 19:40
LATEST UPDATE
-
Musuh Besar Timnas Inggris di Piala Dunia: Awas Mata-Mata!
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:49
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25






















KOMENTAR