
Bola.net - Ruben Amorim, pelatih Manchester United mengungkapkan bahwa kesulitan Kobbie Mainoo dalam aspek bertahan menjadi alasan perubahan perannya dalam kemenangan 2-0 atas FCSB di Liga Europa.
Mainoo, yang biasanya ditempatkan sebagai gelandang tengah dalam formasi 3-4-2-1 Amorim, dipindahkan ke posisi gelandang serang dan menunjukkan performa gemilang.
Perubahan posisi ini membuahkan hasil positif, dengan Mainoo memberikan assist untuk gol pembuka yang dicetak Diogo Dalot, sebelum akhirnya mencetak gol kedua sendiri.
Kemenangan ini memastikan United finis di delapan besar dan berhak lolos langsung ke babak 16 besar Liga Europa.
Perubahan Peran Kobbie Mainoo
Kobbie Mainoo, yang baru berusia 19 tahun, biasanya ditempatkan sebagai salah satu dari dua gelandang tengah dalam formasi 3-4-2-1 yang digunakan Amorim.
Namun, dalam laga melawan FCSB, Mainoo dipindahkan ke posisi gelandang serang, sementara Bruno Fernandes turun ke lini tengah.
Perubahan ini ternyata membawa dampak positif. Mainoo tampil lebih bebas dan kreatif, terlihat dari assist-nya untuk gol Diogo Dalot dan gol yang ia cetak sendiri delapan menit kemudian.
Performanya menunjukkan bahwa ia mampu beradaptasi dengan peran baru dan memanfaatkan kebebasan yang diberikan.
Kata Amorim Soal Mainoo
Amorim mengakui bahwa keputusan ini diambil setelah melihat Mainoo kesulitan dalam menjalankan tugas defensifnya sebagai gelandang tengah.
"Saya menempatkan Kobbie Mainoo di posisi itu karena dia kesulitan bertahan sebagai gelandang tengah," ujar Amorim dalam konferensi pers.
"Saya pikir Kobbie Mainoo bermain sangat baik di posisi itu. Dia memiliki lebih banyak kebebasan tanpa harus terus-menerus berlari mundur untuk bertahan."
Kebebasan Mainoo
Amorim juga menekankan bahwa tim membutuhkan waktu untuk memahami karakteristik setiap pemain dan menemukan posisi terbaik bagi mereka.
"Sebagai gelandang serang, dia sangat bebas bermain di dekat kotak penalti. Kami butuh waktu untuk bekerja dengan para pemain dan memahami posisi terbaik untuk mereka," tambahnya.
Klasemen Liga Europa 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eksperimen Sukses, Ruben Amorim Pertimbangkan Ubah Posisi Kobbie Mainoo
Liga Inggris 31 Januari 2025, 21:49
-
Manchester United vs Crystal Palace, Luke Shaw Sudah Bisa Comeback?
Liga Inggris 31 Januari 2025, 21:39
-
Barcelona Putuskan Mundur dari Perburuan Marcus Rashford
Liga Inggris 31 Januari 2025, 20:17
-
Meski Sulit, AS Roma Tetap Coba Datangkan Casemiro?
Liga Inggris 31 Januari 2025, 20:04
-
Diam-diam, Chelsea Bakal Tawar Alejandro Garnacho?
Liga Inggris 31 Januari 2025, 19:53
LATEST UPDATE
-
Menyala Bersama Kanada, John Herdman Dinilai Cocok Nahkodai Timnas Indonesia
Tim Nasional 6 Januari 2026, 18:07
-
Resmi! Chelsea Perkenalkan Liam Rosenior Sebagai Manajer Baru
Liga Inggris 6 Januari 2026, 17:42
-
Live Streaming Lecce vs Roma - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 6 Januari 2026, 17:00
-
AC Milan Cari Bek Baru, Nathan Ake Jadi Peluang atau Sekadar Mimpi?
Liga Italia 6 Januari 2026, 15:28
-
Prediksi West Ham vs Nottingham Forest 7 Januari 2026
Liga Inggris 6 Januari 2026, 15:19
-
Luapan Emosi Gonzalo Garcia Usai Cetak Hattrick di Laga Madrid vs Betis
Liga Spanyol 6 Januari 2026, 14:57
-
Prediksi Pisa vs Como 6 Januari 2026
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40























KOMENTAR