- Chelsea berhasil mengalahkan PAOK dengan skor tipis 1-0 di laga pembuka Grup L Liga Europa 2018/19, Jumat (21/9) dini hari WIB. Satu-satunya gol kemenangan Chelsea hadir melalui aksi Willian saat laga baru berjalan tujuh menit.
Meski menang, pelatih Chelsea, Maurizio Sarri ternyata tak begitu puas. Dia menyayangkan banyaknya peluang yang dibuang para pemainnya. Sarri merasa skor tersebut tidak menggambarkan jalannya pertandingan.
Sarri menilai The Blues seharusnya mampu menang dengan skor lebih besar dan mengakhiri pertandingan lebih cepat. Sebab, saat masih tertinggal satu gol, PAOK terus berusaha menyamakan kedudukan. Kondisi inilah yang menurut Sarri berbahaya.
Bagaimanapun Sarri merasa para pemainnya sudah melakukan yang terbaik. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Mengakhiri Pertandingan
Menurut Sarri, timnya benar-benar mengontrol pertandingan selama 90 menit penuh. Hanya saja meski menciptakan banyak peluang, pemain Chelsea juga tak efektif memaksimalkan peluang tersebut. Sarri tak puas karena timnya tidak mengakhiri laga lebih cepat.
Kami mengontrol pertandingan selama 90 menit. Kami punya banyak kesempatan, kami melewatkannya, jadi saya senang dengan tiga poin ini dan performa kami, tapi tidak dengan hasilnya, ungkap Sarri di laman resmi chelseafc.
Karena pada saatnya mengakhiri pertandingan, kami seharusnya mengakhiri pertandingan itu.
Bermain Baik

Meski demikian, Sarri tetap berpikir timnya sudah bermain baik. Dia menilai pertandingan itu memang berjalan sulit untuk kedua tim. Oleh sebab itu, Sarri berharap kemenangan itu datang karena penampilan apik Chelsea dan bukan karena PAOK bermain buruk.
Saya ingin berpikir kami sudah bermain sangat baik. Saya mengharapkan Prijovic (striker PAOK) untuk bermain hari ini tetapi mungkin dia cedera beberapa hari lalu.
Kami bermain sangat baik, kami mengontrol pertandingan dan saya pikir pertandingan ini sulit untuk kedua tim. Saya harap kami tampil sangat baik dan ini bukanlah kesalahan dari PAOK, tandasnya.
Berita Video
Berita video Time Out kali ini tentang manajer-manajer di Premier League yang posisinya terancam pada musim 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gianfranco Zola: Eden Hazard Belum 100 Persen
Liga Inggris 21 September 2018, 23:00
-
Statistik Laga PAOK Salonika vs Chelsea: The Blues Kuasai Liga Europa
Liga Eropa UEFA 21 September 2018, 17:26
-
Minta Istirahat, Hazard Dinilai Tak Akan Samai Level Ronaldo dan Messi
Liga Eropa UEFA 21 September 2018, 15:09
-
Mainkan Tim Kuat Lawan PAOK, Maurizio Sarri Dapat Kritikan Keras
Liga Eropa UEFA 21 September 2018, 15:00
-
Minta Istirahat, Hazard Dinilai Tak Akan Samai Level Ronaldo dan Messi
Liga Eropa UEFA 21 September 2018, 14:00
LATEST UPDATE
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
-
Tersingkir dari Carabao Cup, Xabi Alonso Sebut Chelsea Mainnya Gak Jelek-jelek Amat!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:41
-
Habis Diobok-obok, Manchester United Ingin Bajak Super Star Como Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:32
-
Kabar Baik untuk MU! Satu Pemain Lagi Pulih dari Cedera
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:21
-
Duh! MU Tanpa Benjamin Sesko Hingga Tahun 2027
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 15:11
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR