- Arsenal berhasil meraih hasil maksimal di Liga Europa 2018/19. Menjamu Vorskla Poltava di laga awal Grup E, Jumat (21/9) dini hari WIB, The Gunners menang dengan skor telak 4-2. Gol-gol Arsenal disumbangkan oleh dua aksi Pierre-Emerick Aubameyang, Danny Welbeck dan Mesut Ozil.
Arsenal sempat kesulitan di babak pertama karena pertahanan ketat yang ditampilkan Vorskla Poltava, beruntung Aubameyang berhasil mencuri gol di akhir babak pertama dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Arsenal.
Setelah itu, permainan berjalan lebih terbuka di babak kedua. Arsenal berhasil menyarangkan tiga gol lagi sebelum dibalas dua gol Vorskla Poltava melalui Volodymyr Chesnakov dan Vyacheslav Sharpar.
Penyerang sayap Arsenal, Henrikh Mkhitaryan merasa timnya bisa bermain lebih baik melawan tim yang bermain terbuka. Baca penjelasannya di bawah ini:
Bermain Terbuka
Menurut Mkhitaryan, permainan Arsenal di laga tersebut terbagi dalam dua babak. Di babak pertama, skuat Arsenal kesulitan mengembangkan permainan karena pertahanan rapi Vorskla Poltava.
Namun di babak kedua Vorskla Poltava mulai berani menyerang, dan hal ini membuat skuat Arsenal bisa bermain lebih nyaman dan mencuri gol. Permainan seperti inilah yang lebih disukai Mkhitaryan.
"Ini adalah kemenangan penting dan laga ini berjalan cukup sulit di babak pertama namun untungnya kami mencetak gol sebelum menuju ruang ganti di akhir babak pertama," kata Mkhitaryan di laman resmi arsenal.
"Di babak kedua laga berjalan lebih mudah karena mereka mulai bermain sepak bola, mulai menguasai bola dan mulai menyerang, jadi kami mendapat lebih banyak ruang di belakang lini pertahanan mereka."
"Kami bisa saja menciptakan lebih banyak peluang," lanjutnya.
Rekan

Lebih lanjut, laga tersebut juga terasa lebih spesial bagi Mkhitaryan. Sebab dia mengenal beberapa pemain Vorskla Poltava. Namun selama pertandingan Mkhitaryan mencoba bersikap profesional dan melupakan pertemanan.
"Saya memiliki beberapa teman di tim mereka, tetapi saya melupakan soal itu selama pertandingan. Walau demikian sekarang kami bisa duduk bersama dan berbicara satu sama lain," tutupnya.
Berita Video
Berita video Time Out kali ini tentang manajer-manajer di Premier League yang posisinya terancam pada musim 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Catatan Laga Arsenal vs Vorskla Poltava: Aubameyang Panas di Eropa!
Bola Indonesia 21 September 2018, 17:38
-
Cristian Pavon Dinilai Sempurna untuk Arsenal
Liga Inggris 21 September 2018, 14:30
-
Emery Jelaskan Pentingnya Bernd Leno dan Torreira
Liga Inggris 21 September 2018, 13:00
-
Aubameyang Resmi Jadi Pelatih Timnas Gabon
Bola Dunia Lainnya 21 September 2018, 12:09
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



















KOMENTAR