
Bola.net - Unai Emery kembali membuktikan dirinya sebagai sosok paling dominan dalam sejarah Liga Europa. Pelatih asal Spanyol itu sukses membawa Aston Villa menjuarai Liga Europa 2025/2026 usai menang telak 3-0 atas Freiburg di partai final.
Keberhasilan tersebut membuat Emery kini mengoleksi lima trofi Liga Europa sepanjang karier kepelatihannya. Catatan itu semakin menegaskan status Emery sebagai spesialis kompetisi kasta kedua Eropa yang belum mampu disaingi pelatih lain.
Aston Villa tampil luar biasa pada laga final yang digelar di Tupras Stadyumu, Kamis (21/5) dini hari WIB. Gol-gol dari Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers memastikan Villa mengangkat trofi Eropa pertama mereka sejak 1982.
Bagi Emery, pencapaian ini bukan hanya soal trofi semata. Gelar bersama Aston Villa menjadi bukti bahwa sentuhan magisnya di Liga Europa tetap hidup, bahkan ketika ia bekerja bersama klub yang tidak selalu difavoritkan menjadi juara.
Unai Emery, Penguasa Liga Europa yang Sulit Ditandingi

Tidak ada nama yang lebih identik dengan Liga Europa selain Unai Emery. Pelatih berusia 54 tahun itu kini tercatat sebagai manajer dengan jumlah gelar terbanyak dalam sejarah kompetisi tersebut.
Emery pertama kali mencuri perhatian ketika membawa Sevilla meraih tiga gelar Liga Europa secara beruntun. Ia membawa klub Andalusia itu juara pada musim 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016 dalam era yang sangat dominan.
Kehebatan Emery berlanjut ketika menangani Villarreal pada musim 2020/2021. Saat itu, ia sukses mempersembahkan trofi Liga Europa usai mengalahkan Manchester United lewat drama adu penalti di final.
Kini, Aston Villa menjadi klub terbaru yang merasakan magis Emery di kompetisi Eropa. Menariknya, ini menjadi kali pertama Emery memenangkan Liga Europa bersama klub Premier League setelah sebelumnya gagal bersama Arsenal pada final musim 2018/2019.
Rekor Emery Sulit Dikejar Para Rival

Dengan lima trofi Liga Europa, Emery kini unggul jauh dibanding nama-nama besar lain dalam sejarah kompetisi tersebut. Tidak ada pelatih lain yang mampu menyamai pencapaiannya hingga musim 2025/2026.
Giovanni Trapattoni berada di posisi kedua dengan tiga gelar Liga Europa. Sementara pelatih-pelatih elite seperti Jose Mourinho, Rafael Benitez, Diego Simeone, hingga Juande Ramos masing-masing baru mengoleksi dua trofi.
Kekalahan bersama Arsenal di final 2018/2019 melawan Chelsea masih menjadi satu-satunya noda Emery di final Liga Europa. Selebihnya, pria Spanyol itu selalu mampu membawa timnya keluar sebagai juara saat mencapai partai puncak.
Dominasi Emery juga memperlihatkan kualitas taktik dan mentalitasnya di kompetisi sistem gugur Eropa. Aston Villa menjadi bukti terbaru bahwa sentuhan Emery mampu mengubah klub menjadi kekuatan yang disegani di panggung kontinental.
Baca Ini Juga
- Butuh Bantuan MU dan Liverpool, Begini Cara Chelsea Lolos ke Liga Champions Musim Depan
- Klaim Ray Parlour: Arsenal Era Arteta tak Akan Pernah Lampaui The Invincibles!
- Manchester United Butuh 6 Pemain Baru Demi Liga Champions Musim Depan, Siapa Saja?
- Gawat! Ousmane Dembele Cedera 13 Hari Sebelum Final Liga Champions
- Daftar 24 Klub yang Sudah Lolos ke Liga Champions 2026/2027: Dari Manchester United hingga Lille
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aston Villa Juara, Pangeran William Menggila!
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 09:00
-
Bangganya Unai Emery Sampai Tak Berhenti Tersenyum
Liga Eropa UEFA 21 Mei 2026, 08:21
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR