Kedua tim langsung menekan di menit-menit awal babak pertama, namun mereka masih belum beruntung dalam penyelesaian akhir, Porto yang bertindak sebagai tuan rumah belum mampu membobol gawang Sevilla yang dijaga oleh Helton, yang menyelamatkan Sevilla dari kekalahan berat.
Meskipun begitu Sevilla mampu menguasai jalannya pertandingan sampai 70 menit pertandingan berjalan, namun kedua tim harus bermain dengan 10 pemain, karena wasit menghadiahkan kartu merah pada kedua tim, yang hanya berselang 5 menit dari kartu merah pertama.
Pemain Porto, Alvaro Pereira menjadi pemain pertama yang mendapatkan kartu di menit ke-72, sedangkan Sevilla mendapatkan kartu merah di menit ke-77 yang diterima oleh Alexis.
Sevilla mendapatkan peluang emas melalui tembakan Kanoute pada menit ketiga namun tendangannya masih melebar.
Beberapa menit kemudian terjadi kemelut di depan gawang Sevilla, pemain Porto, Hulk merasa dirinya dilanggar oleh Fernando Navarro, dan meminta kepada wasit untuk memberikan tendangan penalti, namun wasit Howard Webb mengabaikan hal itu.
Setelah itu Hulk dan Navarro terlibat perseteruan namun tidak sampai terjadi hal yang lebih buruk.
Sampai 15 menit berjalan tidak banyak peluang yang terjadi dan hanya insiden antara Hulk dan Navarro yang membuat pertandingan menarik.
Pada menit ke-20, Porto hampir saja mencetak gol, Belluschi melepaskan tembakan ke arah namun masih melebar.
Berulang kali melakukan serangan dan mendapatkan peluang namun tidak dapat menghasilkan gol, membuat Sevilla semakin tertekan, karena mereka harus mengurangi defisit gol, sehingga membuka harapan untuk lolos ke babak berikutnya.
Di menit-menit akhir babak pertama, Porto memanfaatkan sisa pertandingan dengan bermain bertahan, hal ini untuk mengamankan posisinya agar bisa lolos ke babak selanjutnya.
Meskipun dominasi Porto, babak pertama berakhir tanpa gol. Sevilla belum mendapatkan keberuntungannya, meskipun mereka cukup beruntung karena pelanggaran di kotak penalti Sevilla tidak digubris oleh Wasit.
Di babak kedua kedua tim tidak mengubah tempo permainannya, mereka bermain cepat dan terbuka, namun Sevilla yang mampu mengendalikan permainan.
Pada menit ke-58, Falcao mencoba untuk keluar menyerang, namun pertahanan Sevilla yang baik masih mampu menggagalkan usahanya untuk membuat gawang Sevilla bergetar, karena tendangan yang ditembakkannya masih melintas di atas gawang.
Setelah itu Moutinho memperoleh kesempatan untuk mencetak gol namun sayang tendangannya masih melebar.
Secara tak terduga melalui serangan balik, Alvaro Negredo yang menguasai bola di lini tengah, memberikan umpan terobosan kepada rekannya di lini depan, Luis Fabiano, dengan melewati dua pemain belakang Porto, Fabiano melesatkan tendangan yang tak mampu ditangkap oleh kiper Porto, dan gol 1-0 untuk Sevilla.
Unggul satu gol membuat Sevilla semakin bernafsu untuk membalikkan keadaan dan lolos ke babak berikutnya, apalagi di menit ke-72 Porto harus bermain dengan 10 orang karena Alvaro pereira mendapatkan kartu merah.
Namun, keunggulan jumlah pemain membuat Sevilla lupa diri, berselang lima menit Sevilla harus mendapatkan kartu merah untuk pemainnya Alexis karena mendapatkan kartu kuning kedua.
Tidak ingin harapannya pupus, Porto berusaha untuk mengejar ketinggalan gol, Hulk menjadi ancaman bagi Sevilla selama pertandingan berlangsung.
Tusukan-tusukan dan tendangan terarahnya mampu membuat pertahanan Sevilla bekerja keras dalam satu menit Hulk mampu mengancam gawang Sevilla di menit ke 78 dan 79.
Di menit-menit akhir babak kedua, Porto kembali memainkan negatif football, mereka ingin mengamankan skor agregat 2-2 untuk bisa lolos ke babak berikutnya.
Sevilla yang bermain baik namun tidak dapat mencetak tambahan gol. Kegagalan di leg pertama sangat mengecewakan bagi pendukung Sevilla karena timnya tidak mampu membalas di leg kedua. Meskipun mengalami kekalahan, Porto yang berhak melaju ke babak berikutnya karena unggul agregat gol. (bola/hen)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Head to Head Arsenal vs Man United: Tuan Rumah Unggul, tapi Ada Catatan Menarik
Liga Inggris 24 Januari 2026, 13:48
-
Marc Marquez Alami Kecelakaan di Sirkuit Aspar saat Latihan Jelang MotoGP 2026
Otomotif 24 Januari 2026, 12:56
-
Pergeseran Taktik dan Budaya: Cara Alvaro Arbeloa Menyatukan Real Madrid
Liga Spanyol 24 Januari 2026, 12:54
-
Arsenal vs Manchester United: Meriam London Superior, Setan Merah Terancam
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:44
-
Tempat Menonton Malut United vs Persik Kediri: Apakah Disiarkan TV Nasional?
Bola Indonesia 24 Januari 2026, 12:15
-
Baru Cetak 9 Gol dari 27 Laga, Gyokeres Flop di Arsenal? Ini Kata Arteta
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:11
-
Man City vs Wolves: Menanti Debut Marc Guehi, Obat Pusing Guardiola
Liga Inggris 24 Januari 2026, 12:02
-
Michael Carrick Puji Kualitas Kobbie Mainoo Jelang Ujian Berat Kontra Arsenal
Liga Inggris 24 Januari 2026, 11:57
LATEST EDITORIAL
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
















KOMENTAR