Bola.net - - Tidak ada nama Eden Hazard dalam daftar pemain inti Chelsea pada laga melawan Dynamo Kiev. Sebagai gantinya, pelatih Maurizio Sarri memainkan Ruben Loftus-Cheek sebagai pengatur serangan The Blues.
Hasilnya, Loftus-Cheek tidak bermain buruk. Dia bermain bagus dengan memberi satu assist. Chelsea pun menang dengan skor 5-0 pada laga leg kedua babak 16 Besar Liga Europa, Jum'at (15/3) dini hari WIB itu.
Loftus-Cheek memang bukan pemain yang paling bersinar di laga tersebut. Ada nama Olivier Giroud yang mencetak tiga gol dan satu assist. Tapi, performa Loftus-Cheek mendapat apresiasi tinggi dari Sarri.
Simak pujian Sarri kepada Loftus-Cheek selengkapnya di bawah ini.
Gelandang Terbaik Eropa
Ruben Loftus-Cheek memang diprediksi akan jadi salah satu pemain masa depan Chelsea dan timnas Inggris. Dia ambil bagian di skuat Inggris pada Piala Dunia 2018 lalu. Tapi, belakangan dia jarang bermain di tim utama Chelsea.
Sarri menilai ada kemajuan yang pesat pada diri Loftus-Cheek. Dengan talenta yang dimiliki, manajer asal Italia cukup yakin bahwa pemain berusia 23 tahun bisa jadi salah satu yang terbaik di Eropa.
"Dia sudah melakukannya dengan sangat baik, lebih baik dari bulan lalu," buka Sarri dikutip dari BT Sport.
"Dia berlatih dengan keras usai punya cedera punggung. Dia bermain dengan bagus dan senang melihatnya bermain 90 menit. Potensi sebagai pemain sangat, sangat, sangat besar. Dia akan jadi salah satu gelandang terbaik, bukan hanya di Inggris, tapi Eropa," papar Sarri.
Soal Performa Chelsea
Kemenangan dengan skor 5-0 atas Dynamo Kiev membuat Chelsea melenggang ke babak perempat final. The Blues unggul agregat yang telak yakni 8-0. Hasil gemilang ini tentu saja membuat Sarri merasa cukup puas, terutama atas hasil leg kedua.
"Kami memulai pertandingan dengan sangat baik. Kami selalu ingin mengawali laga seperti ini," ucap Sarri.
"Kami ingin mencetak gol setelah menit ke-5 yang merupakan momen sangat sulit bagi pihak lawan. Kami bermain dengan indah di babak pertama dan menguasai jalannya laga di babak kedua," tandas Sarri.
Berita Video
Berita video wawancara eksklusif bersama Carles Puyol dalam acara UEFA Champions League Trophy Tour 2019 presented by Heineken di Surabaya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Drawing Perempat Final Liga Europa: Napoli vs Arsenal
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2019, 19:22
-
Alasan Mengapa Giroud Tetap Dipanggil Timnas Prancis
Liga Inggris 15 Maret 2019, 10:42
-
Olivier Giroud Hattrick, Sarri: Saya Sangat Puas!
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2019, 09:29
-
Sarri: Loftus-Cheek Bisa jadi Gelandang Terbaik di Eropa
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2019, 09:04
-
Daftar Lengkap Tim yang Lolos Perempat Final Liga Europa
Liga Eropa UEFA 15 Maret 2019, 08:33
LATEST UPDATE
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR