Bola.net - Menjelang diterapkannya aturan Financial Fair Play, UEFA mulai menunjukkan sikap tegas. Organisasi sepakbola seluruh Eropa itu mulai memberlakukan sanksi kepada klub-klub yang dianggap tak patuh terhadap peraturan FFP.
Untuk kali ini, UEFA tidak melihat neraca laba-rugi klub. UEFA lebih menyoroti kewajiban-kewajiban penting sebuah klub. UEFA ingin memastikan bahwa seluruh klub telah menyelesaikan kewajiban mereka kepada klub lain (dalam hal transfer), kepada para karyawannya dan kepada pejabat pajak yang berwenang.
UEFA kini tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan bahwa tak ada klub yang bermasalah. Saat ini UEFA masih menahan uang hadiah bagi 23 klub yang berkompetisi di bawah kendali mereka.
Atletico Madrid yang menjadi juara Liga Europa juga menjadi korban ketegasan UEFA ini. Atleti harus memberikan laporan terbaru sebelum 30 September mendatang kepada komite khusus UEFA yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Belgia, Jean-Luc Dehaene.
Pernyataan resmi UEFA berbunyi: Tindakan ini (penahanan uang hadiah) akan terus berlaku hingga semua pos keuangan dilaporkan dengan jelas atau Komite khusus UEFA telah membuat keputusan final.
Selain Atleti dan Malaga dari Spanyol, ada nama-nama klub seperti Dinamo Bucharest dan Rapid Bucharest dari Rumania, Fenerbahce dari Turki dan Partizan Belgrade dari Serbia. Tak ada klub dari Prancis, Italia, Jerman dan Inggris yang masuk dalam daftar cekal hadiah UEFA ini. (foes/hsw)
Untuk kali ini, UEFA tidak melihat neraca laba-rugi klub. UEFA lebih menyoroti kewajiban-kewajiban penting sebuah klub. UEFA ingin memastikan bahwa seluruh klub telah menyelesaikan kewajiban mereka kepada klub lain (dalam hal transfer), kepada para karyawannya dan kepada pejabat pajak yang berwenang.
UEFA kini tengah melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan bahwa tak ada klub yang bermasalah. Saat ini UEFA masih menahan uang hadiah bagi 23 klub yang berkompetisi di bawah kendali mereka.
Atletico Madrid yang menjadi juara Liga Europa juga menjadi korban ketegasan UEFA ini. Atleti harus memberikan laporan terbaru sebelum 30 September mendatang kepada komite khusus UEFA yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Belgia, Jean-Luc Dehaene.
Pernyataan resmi UEFA berbunyi: Tindakan ini (penahanan uang hadiah) akan terus berlaku hingga semua pos keuangan dilaporkan dengan jelas atau Komite khusus UEFA telah membuat keputusan final.
Selain Atleti dan Malaga dari Spanyol, ada nama-nama klub seperti Dinamo Bucharest dan Rapid Bucharest dari Rumania, Fenerbahce dari Turki dan Partizan Belgrade dari Serbia. Tak ada klub dari Prancis, Italia, Jerman dan Inggris yang masuk dalam daftar cekal hadiah UEFA ini. (foes/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Beckham Berencana Beli Saham Malaga
Liga Spanyol 12 September 2012, 12:30
-
UEFA Tunda Pembagian Uang Hadiah Kompetisi Eropa
Liga Eropa UEFA 12 September 2012, 04:00
-
Barca Incar Talenta Muda Malaga
Liga Spanyol 11 September 2012, 14:00
-
Demichelis: Kurang Pengalaman, Malaga Akan Kesulitan
Liga Spanyol 4 September 2012, 23:15
-
Demichelis: Santa Cruz Seperti Adik bagi Saya
Liga Spanyol 4 September 2012, 21:45
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR