
Bola.net - Pevoli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, menghadapi tantangan menarik jelang Proliga 2026. Ia mengakui status Jakarta Pertamina Enduro (JPE) sebagai juara bertahan menghadirkan beban tersendiri.
Tekanan tersebut dirasakan karena ekspektasi publik terhadap performa tim makin tinggi. Mega menilai mempertahankan prestasi juara jauh lebih sulit dibandingkan saat pertama kali meraihnya.
Situasi ini makin terasa karena Mega baru kembali memperkuat JPE musim ini. Pada Proliga 2024, ia sendiri menyabet gelar juara pertamanya bersama Jakarta BIN, sebelum pindah ke Gresik Petrokimia pada 2025.
Mempertahankan Gelar Dinilai Lebih Sulit

Mega secara terbuka mengungkapkan beratnya beban yang ia rasakan sebagai bagian dari tim juara bertahan. Ia menilai tekanan tersebut muncul karena target yang dipasang otomatis berada di level tertinggi.
"Tentunya berat karena mempertahankan juara. Tahun lalu aku nggak ikut di Pertamina, aku di tim Petro dan dapat juara tiga, terus Pertamina juara satu. Jadi mungkin mempertahankan lebih susah, pasti ada beban tersendiri," kata Mega via Antara, Senin (22/12/2025).
Pemain berjuluk 'Megatron' ini menegaskan bahwa target tim tetap berorientasi pada prestasi terbaik. "Targetnya tentu yang terbaik, mempertahankan juga, karena mempertahankan itu lebih sulit daripada meraih," ujarnya.
Kenang Debut Proliga Bareng Jakarta Pertamina Enduro
Tekanan yang dirasakan Mega juga dipengaruhi oleh fakta bahwa pada musim lalu ia membela Gresik Petrokimia. Bersama tim tersebut, ia menutup kompetisi dengan finis di peringkat ketiga.
Meski demikian, pevoli asal Jember tersebut menilai keputusannya kembali ke JPE sebagai hal yang wajar. Ia menyebut klub tersebut memiliki peran penting dalam perjalanan kariernya di Proliga.
"Aku lahir di Proliga, debut juga di Pertamina. Nggak ada alasan juga sih, karena aku free juga setiap tahunnya, jadi mau ikut mana saja bisa," pungkas pemain berusia 26 tahun ini.
Sumber: Antara
Baca Juga:
- Para Pembalap Mulai Keluhkan Jadwal MotoGP, 22 Seri dan 44 Balapan Dinilai Terlalu Banyak
- Veda Ega Pratama Tekad Belajar dari Zen Mitani Jelang 2026 Karena Lebih Dulu 3 Kali Balapan di Moto3
- Veda Ega Pratama Soal Impian Balapan di MotoGP, Ingin Fokus di Moto3 Lebih Dulu
- Veda Ega Pratama Prediksi Debutnya di Moto3 2026 Menantang, Lawan Banyak Rider Berpengalaman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PBVSI Siapkan Aturan Salary Cap Proliga demi Tambah Peserta dan Jaga Ketatnya Persaingan
Voli 27 Desember 2025, 16:12
-
Proliga 2026 Tayang di MOJI: 12 Klub Terbaik, Format Baru, dan Musim Paling Kompetitif
Voli 22 Desember 2025, 18:17
-
Daftar Peraih Medali Emas Voli Putra SEA Games, Akankah Indonesia Pertahankan Dominasi?
Voli 19 Desember 2025, 09:01
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Voli SEA Games 2025 Thailand, 10-19 Desember 2025
Voli 19 Desember 2025, 09:00
LATEST UPDATE
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Popsivo Polwan di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 10:24
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 3 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 09:56
-
Daftar Pemain Voli Putri Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 09:43
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini Sabtu 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 09:37
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43




















KOMENTAR