Bola.net - Klub raksasa Brasil Corinthians maju untuk pertama kalinya ke babak final Piala Libertadores, setelah menyisihkan Santos.
Tim kota Sao Paulo itu menang pada leg tandang 1-0 minggu lalu dan maju ke final setelah bermain imbang 1-1 pada leg kedua, hingga menang agregat 2-1.
Santos turun lapangan dengan tekad harus mencetak gol agar dapat mempertahankan gelar, tetapi Corinthians bertahan dengan keras.
Neymar yang disebut-sebut sebagai pemain terbaik di negeri itu, memiliki peluang masuk ke lini belakang lawan dan pemain berusia 20 tahun itu membuat Santos memimpin.
Sepuluh menit sebelum turun minum, ia mengirim bola kepada Alan Kardec dan Borges menyambarnya ketika Kardec mencoba mengoyak gawang lawan. Neymar menyambut bola liar dari penjaga gawang sehingga timnya memimpin.
Corinthians bangkit dari rasa kecewa mereka dan menyamakan kedudukan dua menit memasuki babak kedua, ketika Alex melakukan tendangan bebas dari sayap kiri dan Danilo yang tidak dikawal menembak dari ruang kosong, 1-1.
Santos nyaris menambah gol mereka, tetapi barisan bertahan Corinthians yang solid amat sulit ditembus.
Dengan hasil seri itu, berarti Corinthians belum pernah kalah dalam pertandingan kandang Piala Libertadores musim ini dan hanya kemasukan tiga gol dalam 12 pertandingan mereka.
"Pemain kami pantas mendapat itu, mereka bermain dengan baik dan manajemen juga pantas mendapatkannya," kata Danilo, yang mendapat gelar turnamen yang setara dengan Liga Champions itu, ketika bersama Sao Pulo pada 2005.
"Tapi kami tahu, kami masih belum memenangi apa pun. Kaki kami masih harus berada di tanah," katanya.
Corinthians akan bertemu dengan enam kali juara Boca Juniors dari Argentina atau Universidade de Chile pada laga final.
Kedua tim itu akan memainkan pertandingan leg kedua di Santiago pada Kamis (21/6). (afp/lex)
Tim kota Sao Paulo itu menang pada leg tandang 1-0 minggu lalu dan maju ke final setelah bermain imbang 1-1 pada leg kedua, hingga menang agregat 2-1.
Santos turun lapangan dengan tekad harus mencetak gol agar dapat mempertahankan gelar, tetapi Corinthians bertahan dengan keras.
Neymar yang disebut-sebut sebagai pemain terbaik di negeri itu, memiliki peluang masuk ke lini belakang lawan dan pemain berusia 20 tahun itu membuat Santos memimpin.
Sepuluh menit sebelum turun minum, ia mengirim bola kepada Alan Kardec dan Borges menyambarnya ketika Kardec mencoba mengoyak gawang lawan. Neymar menyambut bola liar dari penjaga gawang sehingga timnya memimpin.
Corinthians bangkit dari rasa kecewa mereka dan menyamakan kedudukan dua menit memasuki babak kedua, ketika Alex melakukan tendangan bebas dari sayap kiri dan Danilo yang tidak dikawal menembak dari ruang kosong, 1-1.
Santos nyaris menambah gol mereka, tetapi barisan bertahan Corinthians yang solid amat sulit ditembus.
Dengan hasil seri itu, berarti Corinthians belum pernah kalah dalam pertandingan kandang Piala Libertadores musim ini dan hanya kemasukan tiga gol dalam 12 pertandingan mereka.
"Pemain kami pantas mendapat itu, mereka bermain dengan baik dan manajemen juga pantas mendapatkannya," kata Danilo, yang mendapat gelar turnamen yang setara dengan Liga Champions itu, ketika bersama Sao Pulo pada 2005.
"Tapi kami tahu, kami masih belum memenangi apa pun. Kaki kami masih harus berada di tanah," katanya.
Corinthians akan bertemu dengan enam kali juara Boca Juniors dari Argentina atau Universidade de Chile pada laga final.
Kedua tim itu akan memainkan pertandingan leg kedua di Santiago pada Kamis (21/6). (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Copa Libertadores: Sisihkan Santos, Corinthians ke Final
Amerika Latin 21 Juni 2012, 15:08
-
Romario: Neymar dan Messi Beda Tipis
Liga Spanyol 19 Juni 2012, 05:01
-
Video: Ouch! Sakitnya Ketika Kepala Neymar Bertemu Kamera
Open Play 15 Juni 2012, 11:33 -
Alves : Saya Bahagia Jika Neymar Dikontrak Barca
Liga Spanyol 14 Juni 2012, 03:20
-
Liga Spanyol 14 Juni 2012, 00:50

LATEST UPDATE
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
-
Gagal ke Real Madrid, Enzo Fernandez Bakal Gabung Klub EPL Ini?
Piala Dunia 5 Juli 2026, 12:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR