Instruksi yang diberikan Pekerman sangat jelas tergambar, Kolombia langsung menggeber serangan sejak dimulainya babak pertama. Skill menawan James Rodriguez dalam melewati lawan membuatnya dilanggar, tapi tendangan bebasnya dibuang Lobaton.
Lalu dari skema tendangan sudut, Falcao melepaskan tendangan ke arah gawang dari jarak dekat, Gallese sigap mengamankan gawang. Di menit ketujuh, Falcao kembali menyeruak dan memberi umpan pada Zapata, sayang eksekusinya tidak bagus.
Kolombia menguasai pertandingan dan mencengkeram Peru begitu rupa. Sementara sang lawan berusaha mati-matian agar tidak tertinggal lebih dulu. Lewat menit ke-25, kecepatan yang dikembangkan Kolombia mulai berkurang, dan setiap kali James maju menyerang, ia dikawal oleh dua pemain Peru.
Baru pada menit 33 Peru punya peluang. Sayangnya Ascues tidak bisa mengarahkan bola dengan baik, tendangannya hanya membuat si kulit bundar melayang di atas mistar Ospina.
Tiga menit menuju akhir waktu normal babak pertama lagi-lagi Peru membuang peluang. Dengan cermat Pizarro mengirim umpan ke pertahanan lawan, hanya saja Guerrero gagal menceploskan bola.
Sama-sama tumpul, kedua tim memasuki ruang ganti pemain dengan kedudukan tanpa gol. Setelah jeda antar babak, Peru berhasil melanjutkan momentum yang mereka raih di akhir babak pertama.
Kesalahan terjadi di pertahanan Los Cafeteros, Joel Sanchez muncul dan melepaskan tendangan first time, Ospina beraksi dan menepis bola di menit 52.
Jelang satu jam berjalannya laga, kedua pelatih sama-sama melakukan pergantian pemain dengan menurunkan penyerang. Victor Ibarbo masuk untuk Pablo Armero, sedangkan Jefferson Farfan menggantikan Claudio Pizarro.
Tak lama kemudian, Falcao yang tak banyak bergerak di babak kedua ditarik keluar dan digantikan Jackson Martinez. Pergantian ini hampir mengubah arah pertandingan.
Di menit 68, Kolombia melancarkan serangan balik. James mengarahkan sundulan untuk Gutierrez dan bola dikembalikan ke arah pemain Real Madrid itu. Tendangannya diblok sehingga peluang terbuka dari rebound, sayang Martinez tak mampu memaksimalkannya.
Di saat Farfan mencoba menembus pertahanan lewat kiri, James berusaha untuk memberi suplai yang dibutuhkan para penyerang Kolombia lainnya.
Konsentrasi dan fokus pertahanan Peru juga tidak menurun sedikit pun, empat menit sebelum bubar, Advincula memotong umpan Ibarbo ke tiang jauh yang dialamatkan untuk Martinez.
Di penghujung laga harapan untuk Kolombia kembali muncul. Sanchez menyodorkan bola untuk Martinez, tendangan voli dilepas dari sudut sempit, tapi bola mengarah tepat ke Gallese.
Wasit Argentina, Nestor Pitana meniupkan peluit panjang dan skor tetap 0-0. Hasil ini membuat Peru (4 poin) dipastikan lolos ke perempat final, namun Kolombia (4 poin, namun kalah agresivitas gol) harus membutuhkan bantuan Brasil, dengan kata lain Kolombia bisa lolos bila Brasil mengalahkan Venezuela beberapa saat lagi.
Susunan pemain
Kolombia : Ospina; Arias, Murillo, Zapata, Armero (Ibarbo 57); C. Sanchez, Valencia (Mejia 24); Cuadrado, James Rodriguez; Falcao (Jackson Martinez 66), Gutierrez.
Peru : Gallese; Advincula, Zambrano, Ascues, Vargas; J. Sanchez (Hurtado 81), Lobaton, Ballon, Cueva (Yotun 90); Pizarro (Farfan 56); Guerrero. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Brasil vs Venezuela: Skor 2-1
Amerika Latin 22 Juni 2015, 06:53
-
Hasil Kolombia vs Peru: Skor 0-0
Amerika Latin 22 Juni 2015, 04:02
-
Hasil Argentina vs Jamaika: Skor 1-0
Amerika Latin 21 Juni 2015, 06:35
-
Hasil Chile vs Bolivia: Skor 5-0
Amerika Latin 20 Juni 2015, 08:31
-
Hasil Brasil vs Kolombia: Skor 0-1
Amerika Latin 18 Juni 2015, 09:05
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Arsenal vs Bournemouth
Liga Inggris 11 April 2026, 14:07
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 11 April 2026, 13:50
-
Arsenal Merasa Gugup dan Itu Bukan Hal Buruk
Liga Inggris 11 April 2026, 13:43
-
Enzo Fernandez Bermasalah, Chelsea Lirik Bintang Stuttgart Angelo Stiller
Liga Inggris 11 April 2026, 13:13
-
Curhat, Begini Pengakuan Jujur Garnacho Soal Kejatuhannya di Man United
Liga Inggris 11 April 2026, 12:15
-
Lautaro Martinez Kembali Cedera, Inter Milan Kehilangan Striker Andalan
Liga Italia 11 April 2026, 11:52
-
Robert Lewandowski Merasa Tidak Dihargai di Barcelona
Liga Spanyol 11 April 2026, 11:47
-
Profil Timnas Maroko di Piala Dunia 2026: Pembuktian Sang Juara Afrika
Piala Dunia 11 April 2026, 11:29
-
Demi Comeback Lawan Atletico, Barcelona Ubah Hotel Sampai Menu Makanan
Liga Champions 11 April 2026, 10:46
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR