Bola.net - Brasil menghadapi Venezuela dalam pertandingan ketiga Grup C Copa America 2015. Pertandingan ini digelar di Estadio Monumental David Arellano, Santiago de Chile pada Senin (22/06).
Bermain tanpa Neymar yang dihukum empat laga, Brasil berhasil mendapatkan kemenangan penting. Gol-gol dari Thiago Silva dan Roberto Firmino hanya bisa dibalas satu lewat Nicolas Fedor.
Tak butuh waktu lama bagi Brasil untuk menunjukkan superioritas mereka atas tetangganya itu. Brasil hanya butuh sembilan menit untuk unggul lewat gol dari Thiago Silva.
Brasil mendapatkan tendangan sudut di sisi kanan. Bola diambil oleh Robinho dan diangkat ke depan kotak penalti. Thiago Silva menyambut bola kiriman pemain Santos itu dengan dengan voli first time. laju bola yang cepat membuat Baroja tak mampu menghentikannya dan berbuah gol.
Brasil terus mendominasi permainan dan menciptakan peluang demi peluang. Robinho nyaris menambah kedudukan beberapa menit berselang namun tembakannya masih melenceng tipis di atas gawang Jefferson.
Brasil bukan cuma berbahaya ketika mengatur permainan. Bahkan ketika melakukan serangan balik pun, Brasil terlihat sangat efektif. Brasil mengancam lewat serangan balik yang bagus tetapi finishing kapten tim Joao Miranda masih melenceng dari gawang.
Meski Brasil sepenuhnya mendominasi, tetapi mereka tak mampu menambah gol hingga babak pertama usai. Memasuki jeda, gol Thiago Silva masih menjadi satu-satunya pembeda.
Brasil tidak mengendurkan serangan mereka memasuki babak kedua. Intensitas serangan Brasil masih tinggi dan Venezuela harus melakukan penyesuaian karena melakukan dua pergantian pemain saat jeda.
Brasil akhirnya sukses menambah gol pada menit ke-51 lewat Roberto Firmino. Memanfaatkan pertahanan Venezuela yang terbuka karena mengejar gol, Brasil bisa mencetak gol kedua mereka.
Willian menyisir dari sayap kiri dan mengirim umpan silang ke depan gawang dengan kaki luarnya. Bola disambut dengan tap in yang cukup mudah oleh Roberto Firmino untuk membawa Brasil unggul 2-0.
Tertinggal semakin jauh, Venezuela mau tak mau mulai tampil menyerang. Di sisi lain, Pelatih Brasil Carlos Dunga mulai melakukan pergantian yang lebih defensif untuk mengamankan kemenangan mereka.
Usaha keras Venezuela menunjukkan hasil pada menit ke-84. Berawal dari skema bola mati tendangan bebas, Venezuela mampu mengurangi defisit gol lewat pemain pengganti, Miku.
Juan Arango melepas tendangan bebas terarah dan menukik. Namun bola masih mampu dihalau oleh Jefferson yang menepisnya. Bola muntah segera disambar oleh Miku untuk membuat kedudukan menjadi 2-1.
Venezuela terus menyerang namun gagal mendapat gol penyeimbang. Dengan hasil ini, Brasil lolos ke perempat final sebagai juara Grup C. Sementara itu, Venezuela tersingkir dari Copa America karena menghuni posisi buncit di klasemen. Hasil ini juga membuat Kolombia yang berada di posisi tiga masih berkesempatan untuk lolos ke 16 besar.
Susunan Pemain Brasil: Jefferson; Dani Alves, Thiago Silva, Miranda, Filipe Luis; Fernandinho, Elias; Willian, Coutinho, Robinho (Marquinhos, 76'); Firmino (David Luiz, 67').
Susunan Pemain Venezuela: Baroja; Rosales, Tunez, Vizcarrondo, Cichero; Rincon, Seijas (Martinez, 46'); Guerra (Miku, 72'), Arango, Vargas (Gonzalez, 46'); Rondon.
*Berita ini sudah melalui proses editing karena ada kesalahan fakta. Untuk itu kami mohon maaf. (bola/hsw)
Bermain tanpa Neymar yang dihukum empat laga, Brasil berhasil mendapatkan kemenangan penting. Gol-gol dari Thiago Silva dan Roberto Firmino hanya bisa dibalas satu lewat Nicolas Fedor.
Tak butuh waktu lama bagi Brasil untuk menunjukkan superioritas mereka atas tetangganya itu. Brasil hanya butuh sembilan menit untuk unggul lewat gol dari Thiago Silva.
Brasil mendapatkan tendangan sudut di sisi kanan. Bola diambil oleh Robinho dan diangkat ke depan kotak penalti. Thiago Silva menyambut bola kiriman pemain Santos itu dengan dengan voli first time. laju bola yang cepat membuat Baroja tak mampu menghentikannya dan berbuah gol.
Brasil terus mendominasi permainan dan menciptakan peluang demi peluang. Robinho nyaris menambah kedudukan beberapa menit berselang namun tembakannya masih melenceng tipis di atas gawang Jefferson.
Brasil bukan cuma berbahaya ketika mengatur permainan. Bahkan ketika melakukan serangan balik pun, Brasil terlihat sangat efektif. Brasil mengancam lewat serangan balik yang bagus tetapi finishing kapten tim Joao Miranda masih melenceng dari gawang.
Meski Brasil sepenuhnya mendominasi, tetapi mereka tak mampu menambah gol hingga babak pertama usai. Memasuki jeda, gol Thiago Silva masih menjadi satu-satunya pembeda.
Brasil tidak mengendurkan serangan mereka memasuki babak kedua. Intensitas serangan Brasil masih tinggi dan Venezuela harus melakukan penyesuaian karena melakukan dua pergantian pemain saat jeda.
Brasil akhirnya sukses menambah gol pada menit ke-51 lewat Roberto Firmino. Memanfaatkan pertahanan Venezuela yang terbuka karena mengejar gol, Brasil bisa mencetak gol kedua mereka.
Willian menyisir dari sayap kiri dan mengirim umpan silang ke depan gawang dengan kaki luarnya. Bola disambut dengan tap in yang cukup mudah oleh Roberto Firmino untuk membawa Brasil unggul 2-0.
Tertinggal semakin jauh, Venezuela mau tak mau mulai tampil menyerang. Di sisi lain, Pelatih Brasil Carlos Dunga mulai melakukan pergantian yang lebih defensif untuk mengamankan kemenangan mereka.
Usaha keras Venezuela menunjukkan hasil pada menit ke-84. Berawal dari skema bola mati tendangan bebas, Venezuela mampu mengurangi defisit gol lewat pemain pengganti, Miku.
Juan Arango melepas tendangan bebas terarah dan menukik. Namun bola masih mampu dihalau oleh Jefferson yang menepisnya. Bola muntah segera disambar oleh Miku untuk membuat kedudukan menjadi 2-1.
Venezuela terus menyerang namun gagal mendapat gol penyeimbang. Dengan hasil ini, Brasil lolos ke perempat final sebagai juara Grup C. Sementara itu, Venezuela tersingkir dari Copa America karena menghuni posisi buncit di klasemen. Hasil ini juga membuat Kolombia yang berada di posisi tiga masih berkesempatan untuk lolos ke 16 besar.
Susunan Pemain Brasil: Jefferson; Dani Alves, Thiago Silva, Miranda, Filipe Luis; Fernandinho, Elias; Willian, Coutinho, Robinho (Marquinhos, 76'); Firmino (David Luiz, 67').
Susunan Pemain Venezuela: Baroja; Rosales, Tunez, Vizcarrondo, Cichero; Rincon, Seijas (Martinez, 46'); Guerra (Miku, 72'), Arango, Vargas (Gonzalez, 46'); Rondon.
*Berita ini sudah melalui proses editing karena ada kesalahan fakta. Untuk itu kami mohon maaf. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Brasil vs Venezuela: Skor 2-1
Amerika Latin 22 Juni 2015, 06:53
-
Hasil Kolombia vs Peru: Skor 0-0
Amerika Latin 22 Juni 2015, 04:02
-
Hasil Argentina vs Jamaika: Skor 1-0
Amerika Latin 21 Juni 2015, 06:35
-
Hasil Chile vs Bolivia: Skor 5-0
Amerika Latin 20 Juni 2015, 08:31
-
Hasil Brasil vs Kolombia: Skor 0-1
Amerika Latin 18 Juni 2015, 09:05
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR