Bola.net - Lionel Messi, pesepak bola yang disebut terbaik sepanjang masa itu kembali gagal di panggung internasional. Messi boleh jadi sudah memberikan segalanya untuk Barcelona, pun meraih segudang trofi. Namun, Messi adalah kegagalan Argentina.
Rabu (3/7) pagi WIB, keajaiban Messi tidak bisa menolong Argentina. Bermain melawan Brasil di semifinal Copa America 2019, La Albiceleste takluk 0-2. Trofi impian Messi kembali melayang, lagi-lagi gagal.
Messi adalah Barcelona. Dia dianggap sebagai pemain terbaik yang pernah membela raksasa Catalan itu. Bahkan, Messi membentuk identitas baru Barcelona. Pengaruhnya begitu besar untuk publik Barcelona, baik yang mencintai sepak bola maupun yang sekadar tahu saja.
Terbukti, sejak Messi memulai debutnya beberapa tahun silam, statistik membuktikan ada begitu banyak bayi yang dinamai Leo - nama depan Messi. Publik Barcelona tak akan pernah berhenti menyanyikan nama Messi.
Sayangnya, Argentina tidak pernah memandang Messi demikian. Tanah tempat Messi dilahirkan justru bersatu mengkritik sang megabintang. Publik Argentina cemburu pada Barcelona, yang seakan-akan memetik semua buah manis yang dihasilkan Messi.
Messi sudah tiga kali membawa Argentina ke partai final. Dua di Copa America, dan satu di Piala Dunia. Artinya, dia nyaris mewujudkan mimpi itu dan membayar lunas kritikan rakyat Argentina. Namun, nyaris saja tak pernah memuaskan.
Kini, Messi kembali gagal. Dia tidak lagi bisa meminta maaf pada publik Argentina. Mereka tidak butuh maaf, hanya butuh trofi. Kegagalan ini bisa jadi yang terakhir, Messi bakal gantung sepatu.
Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Sudah Berkorban
Kritik dari rakyat Argentina itu ternyata sangat menyakitkan untuk Messi. Beberapa pekan lalu, Sergio Aguero menegaskan langsung betapa besarnya cinta Messi untuk Argentina. Kepada Marca, Aguero menjelaskan pentingnya Argentina untuk La Pulga.
Messi telah melakukan segalanya untuk Argentina. Pada edisi Copa America 2019 ini, dia rela menjajal peran berbeda dari biasanya demi memaksimalkan kekuatan Argentina. Bos Argentina, Lionel Scaloni menjelaskan langsung.
"Kita sudah terbiasa melihat dia [Messi] mencetak tiga gol di setiap pertandingan dan menggiring bola melewati lima pemain lawan, tetapi kami meminta dia melakukan sesuatu yang berbeda dan kami lebih dari puas dengan pekerjaannya," kata Scaloni kepada ESPN.
Alhasil, kegagalan yang sekarang ini mungkin yang paling mengecewakan untuk Messi. Messi diduga bakal gantung sepatu dari sepak bola internasional, sama seperti keputusannya beberapa tahun silam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kunci Brasil Kalahkan Argentina: Matikan Sang Alien, Lionel Messi
Amerika Latin 3 Juli 2019, 18:40
-
Frustrasi Argentina Kalah, Lionel Messi Salahkan Wasit
Amerika Latin 3 Juli 2019, 13:30
-
Tidak Pensiun, Lionel Messi Bersumpah Terus Membantu Argentina
Amerika Latin 3 Juli 2019, 13:00
-
Gagal Bantu Argentina, Lionel Messi Pensiun Jilid 3?
Amerika Latin 3 Juli 2019, 11:00
-
Pembelaan, Statistik Bicara Lionel Messi yang Terbaik
Amerika Latin 3 Juli 2019, 10:53
LATEST UPDATE
-
Persib Lepas Andrew Jung dengan Nilai Transfer Sangat Tinggi
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:33
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:18
-
Rekam Jejak Balsa Sekulic, Striker Timnas Montenegro Milik Persib
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:12
-
7 Pembalap Yamaha Borong IMI Awards 2026
Otomotif 7 Juli 2026, 19:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko 10 Juli 2026
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:10
-
Belgia Sindir Donald Trump dan FIFA Usai Singkirkan Amerika Serikat
Piala Dunia 7 Juli 2026, 18:06
-
Amerika Serikat Kesulitan Mengimbangi Permainan Belgia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:40
-
Azzedine Ounahi, Bocah Casablanca yang Kini Jadi Harapan Maroko
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:29
-
Bagaimana Didier Deschamps Mengubah Wajah Prancis
Piala Dunia 7 Juli 2026, 17:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR