Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya

Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola merayakan kemenangan timnya di final Carabao Cup, 23 Maret 2026 lalu melawan Arsenal. (c) AP Photo/Richard Pelham

Bola.net - Pep Guardiola disebut segera mengakhiri perjalanannya bersama Manchester City setelah satu dekade penuh kesuksesan di Etihad Stadium. Keputusan itu menandai akhir dari salah satu era paling dominan dalam sejarah sepak bola Inggris.

Pelatih asal Spanyol tersebut datang ke Manchester City pada 2016 setelah sukses bersama Bayern Munchen. Setelah satu musim adaptasi, Guardiola langsung membawa City mencatat musim 100 poin pertama di Premier League.

Manchester City kemudian berkembang menjadi kekuatan besar di Inggris dan Eropa di bawah arahannya. City bahkan menjadi tim Inggris pertama yang mampu menjuarai Premier League empat kali beruntun.

Musim 2022-23 menjadi puncak kejayaan Guardiola bersama City setelah meraih treble winners. Mereka menyamai pencapaian Manchester United yang sebelumnya menjadi satu-satunya tim Inggris dengan prestasi tersebut.

Meski masih berpeluang menutup musim dengan gelar tambahan, masa depan Guardiola tetap menjadi sorotan. Sejumlah negara dan klub besar kini mulai dikaitkan sebagai tujuan berikutnya bagi salah satu pelatih terbaik dunia tersebut.

1 dari 7 halaman

1. Paris Saint-Germain

Selebrasi skuad PSG dalam laga versus Lens di Ligue 1, Kamis (14/5/2026). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Selebrasi skuad PSG dalam laga versus Lens di Ligue 1, Kamis (14/5/2026). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Paris Saint-Germain menjadi salah satu sedikit klub yang dinilai realistis untuk Guardiola jika ia tetap melatih di level klub. PSG memiliki kekuatan finansial dan ambisi besar untuk terus mendominasi Eropa.

Situasi di Ligue 1 juga dianggap lebih ringan dibanding tekanan kompetisi Inggris atau Spanyol. Hal itu bisa menjadi faktor penting bagi Guardiola yang beberapa kali mengaku lelah dengan intensitas sepak bola elite.

Kesempatan mencatat sejarah baru juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi Guardiola. Ia berpeluang menjadi pelatih pertama yang memenangkan Liga Champions bersama tiga klub berbeda jika menangani PSG.

2 dari 7 halaman

2. Timnas Spanyol

Mikel Oyarzabal merayakan gol pembuka dalam laga uji coba internasional antara Spanyol vs Serbia di Estadio de la Ceramica, 28 Maret 2026 (c) AP Photo/Alberto Saiz

Mikel Oyarzabal merayakan gol pembuka dalam laga uji coba internasional antara Spanyol vs Serbia di Estadio de la Ceramica, 28 Maret 2026 (c) AP Photo/Alberto Saiz

Timnas Spanyol menjadi destinasi yang paling sering dikaitkan dengan Guardiola dalam beberapa tahun terakhir. Ia memiliki hubungan emosional dengan La Roja setelah mencatat 47 penampilan sebagai pemain.

Guardiola juga pernah membawa Spanyol meraih medali emas Olimpiade 1992 di Barcelona sebagai kapten tim. Pengalaman dan pemahamannya terhadap filosofi sepak bola Spanyol menjadi nilai tambah besar.

Namun ada faktor politik yang diyakini bisa menjadi penghalang. Dukungan Guardiola terhadap gerakan separatis Catalan membuat peluangnya melatih Spanyol masih menyisakan tanda tanya.

3 dari 7 halaman

3. Timnas Italia

Starting XI Timnas Italia saat melawan Timnas Bosnia-Herzegovina di final playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026 di Zenica. (c) AP Photo/Armin Durgut

Starting XI Timnas Italia saat melawan Timnas Bosnia-Herzegovina di final playoff Piala Dunia 2026, 1 April 2026 di Zenica. (c) AP Photo/Armin Durgut

Italia dapat menjadi tantangan menarik bagi Guardiola setelah kegagalan mereka kembali ke Piala Dunia. Negara tersebut sedang mencari cara untuk mengembalikan kejayaan sepak bola nasional mereka.

Meski sempat menjuarai Euro 2020, performa Italia di level global terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Federasi sepak bola Italia diyakini akan tertarik jika Guardiola tersedia di pasar.

Guardiola juga bukan sosok asing bagi sepak bola Italia. Ia pernah bermain bersama Brescia dan AS Roma pada akhir karier profesionalnya sebagai pemain.

4 dari 7 halaman

4. Timnas Inggris

Starting XI Timnas Inggris saat melawan Jepang di laga uji coba, 1 April 2026 di Wembley. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Starting XI Timnas Inggris saat melawan Jepang di laga uji coba, 1 April 2026 di Wembley. (c) AP Photo/Kirsty Wigglesworth

Inggris menjadi opsi lain yang cukup masuk akal untuk Guardiola. Selama hampir satu dekade terakhir, Inggris sudah menjadi rumah keduanya di luar Barcelona.

Saat ini Timnas Inggris masih ditangani Thomas Tuchel hingga Euro 2028. Namun situasi bisa berubah jika Inggris gagal memenuhi ekspektasi di Piala Dunia 2026.

Guardiola juga diyakini memahami kultur sepak bola Inggris dengan sangat baik. Pengalaman panjangnya di Premier League dapat membantu Three Lions membangun tim yang lebih stabil di turnamen besar.

5 dari 7 halaman

5. Timnas Meksiko

Starting XI Meksiko dalam laga uji coba melawan Portugal jelang Piala Dunia 2026 pada 28 Maret 2026 lalu. (c) AP Photo/Fernando Llano

Starting XI Meksiko dalam laga uji coba melawan Portugal jelang Piala Dunia 2026 pada 28 Maret 2026 lalu. (c) AP Photo/Fernando Llano

Meksiko dikenal sebagai negara dengan gairah sepak bola yang sangat besar. Namun prestasi mereka di level internasional belum berkembang signifikan dalam beberapa dekade terakhir.

El Tri tercatat tujuh kali tersingkir di babak 16 besar dalam delapan edisi Piala Dunia terakhir. Mereka juga belum mencapai perempat final sejak 1986.

Guardiola dinilai bisa menjadi sosok yang membawa perubahan besar bagi sepak bola Meksiko. Ia juga punya kedekatan dengan negara tersebut setelah pernah bermain untuk Dorados pada 2006.

6 dari 7 halaman

6. Uni Emirat Arab

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola di laga melawan Real Madrid pada duel 16 besar Liga Champions, 18 Maret 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola di laga melawan Real Madrid pada duel 16 besar Liga Champions, 18 Maret 2026. (c) AP Photo/Dave Thompson

Uni Emirat Arab memiliki ambisi besar untuk berkembang di dunia sepak bola internasional. Namun mereka masih kesulitan bersaing di level tertinggi Asia maupun dunia.

Negara kaya minyak tersebut belum pernah tampil lagi di Piala Dunia sejak 1990. Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026 membuat kebutuhan akan perubahan semakin mendesak.

Hubungan Manchester City dengan keluarga kerajaan Abu Dhabi juga dapat membuka peluang besar bagi Guardiola. Ia dianggap mampu membangun fondasi jangka panjang untuk perkembangan sepak bola UEA.

7 dari 7 halaman

7. Amerika Serikat

Starting XI Timnas Amerika Serikat saat menghadapi Belgia, 29 Maret 2026. (c) AP Photo/Mike Stewart

Starting XI Timnas Amerika Serikat saat menghadapi Belgia, 29 Maret 2026. (c) AP Photo/Mike Stewart

Amerika Serikat bisa menjadi destinasi menarik bagi Guardiola jika ingin mencari suasana berbeda. Ia pernah tinggal di New York selama setahun ketika mengambil jeda dari sepak bola setelah meninggalkan Barcelona.

Guardiola beberapa kali mengaku menikmati kehidupan yang lebih tenang di Amerika Serikat. Faktor tersebut dapat menjadi pertimbangan penting setelah tekanan panjang di Eropa.

Timnas Amerika Serikat juga mungkin membutuhkan pelatih baru setelah Piala Dunia 2026. Federasi sepak bola mereka diketahui siap menginvestasikan dana besar demi meningkatkan level sepak bola nasional.

Sumber: Sports Illustrated


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL