Partai Final Copa America Centenario ini bisa dikatakan sebagai partai final Dejavu. Satu tahun yang lalu, kedua tim saling berhadapan di partai final Copa America 2015, di mana Chile yang pada saat itu berstatus sebagai tuan rumah sukses membekuk Argentina melalui babak adu penalti. Tidak ingin kejadian itu kembali terulang, La Albiceleste akan memastikan tampil habis-habisan semenjak menit awal untuk mengamankan gelar juara.
Seusai partai final tahun lalu, kedua negara tercatat sudah dua kali bertemu, di mana pertemuan terakhir keduanya terjadi pada fase grup Copa America Centenario saat Argentina mengalahkan Chile dengan skor 2-1. Pada pertandingan uji coba sebelumnya, anak asuh Tata Martino juga mengalahkan La Roja dengan skor identik 2-1. Oleh karenanya pada laga ini Argentina penuh kepercayaan diri saat menghadapi partai final ini.
Semenjak kalah dari Argentina di babak grup, perjalanan Chile di ajang Copa America Centenario tergolong sempurna. Anak asuh Juan Antonio Pizzi itu meraih kemenangan sempurna, di mana salah satu pertandingan terbaik mereka saat menghajar Mexico dengan skor telak 7-0. Meski memiliki catatan statistik yang buruk saat jumpa La Albiceleste, namun La Roja tetap punya modal yang bagus dalam laga ini.
Jelang partai final ini, pelatih Timnas Argentina Tata Martino masih tidak bisa memainkan Angel Di Maria yang mengalami cedera semenjak fase grup Copa America Centenario. Ditambah Ezequiel Lavezzi yang mengalami cedera di babak semi final, membuat Martino hanya punya sosok Erik Lamela untuk dimainkan di sisi sayap kiri La Albiceleste.
Dengan formasi 4-3-3, Lamela akan kembali menemani Gonzalo Higuain dan Lionel Messi di lini serang Argentina. Di lini tengah, ada trio Javier Mascherano, Fernandez dan Ever Banega yang siap mengatur aliran bola Argentina. Sergio Romero sendiri dipastikan akan kembali mengawal gawang Argentina, sedangkan duet Ramiro Funes Mori dan Nicholas Otamendi akan menjadi andalan Martino di jantung pertahanan La Albiceleste.
Berbeda dengan Argentina, Chile jelang laga final tidak punya masalah dengan cedera. Pelatih Juan Antonio Pizzi diprediksi bisa menurunkan susunan pemain terbaik mereka pada laga ini. Dengan skema 4-3-3, trisula maut Jose Fuenzalida, Eduardo Vargas, dan Alexis Sanchez akan menjadi pilihan utama Pizzi pada laga ini. Vidal yang absen pada babak semi final karena hukuman kartu juga sudah bisa dimainkan pada laga ini sedangkan di lini pertahanan Gary Medel dan Gonzalo Jara akan kembali menjadi dinding yang kokoh di pertahanan La Roja.
Perkiraan Susunan Pemain
Argentina (4-3-3): Romero; Mercado, Funes Mori, Otamendi, Rojo; Mascherano, Fernandez, Banega; Lamela, Higuain, Messi
Chile (4-3-3): Bravo; Isla, Medel, Jara, Beausejour; Aranguiz, Vidal, Hernandez; Fuenzalida, Vargas, Sanchez
Statistik Kedua Tim
Head to Head
07/06/16 Argentina 2 - 1 Chile (Kualifikasi PD)
25/03/16 Chile 1 - 2 Argentina (Uji Coba)
05/07/15 (P) 0 - 0 Argentina (Copa America)
17/10/12 Chile 1 - 2 Argentina (Kualifikasi PD)
08/10/11 Argentina 4 - 1 Chile (Kualifikasi PD)
Lima Pertandingan Terakhir Chile (K-M-M-M-M)
07/06/16 Argentina 2 - 1 Chile (Copa America)
11/06/16 Chile 2 - 1 Bolivia (Copa America)
15/06/16 Chile 4 - 2 Panama (Copa America)
19/06/16 Meksiko 0 - 7 Chile (Copa America)
23/06/16 Kolombia 0 - 2 Chile (Copa America)
Lima Pertandingan Terakhir Argentina (M-M-M-M-M)
07/06/16 Argentina 2 - 1 Chile (Copa America)
11/06/16 Argentina 5 - 0 Panama (Copa America)
15/06/16 Argentina 3 - 0 Bolivia (Copa America)
19/06/16 Argentina 4 - 1 Venezuela (Copa America)
22/06/16 Amerika Serikat 0 - 4 Argentina (Copa America)
Prediksi Skor
Partai Final yang digelar di MetLife Stadium ini akan menjadi laga yang tidak boleh Bolaneters sekalian lewatkan. Kentalnya aroma balas dendam dan panasnya tensi di antara kedua tim membuat laga ini akan berjalan dengan ketat semenjak wasit meniupkan peluit tanda dimulainya pertandingan.
Sebagai juara bertahan, Chile diprediksi akan kesulitan menghadapi Argentina pada laga ini. Pasalnay selama dua pertemuan terakhir, anak asuh Juan Antonio Pizzi ini menderita kekalahan atas La Albieleste. Namun absennya sejumlah pilar Argentina seperti Angel Di Maria bisa dimanfaatkan La Roja untuk kembali mempertahankan gelar juara mereka tahun ini.
Bolanet sendiri memprediksi gelar juara Copa America Centenario akan jatuh ke tangan , setelah mereka memenangkan pertandingan ini dengan skor 2-1. Bagaimana prediksi anda Bolaneters? Sampaikan prediksi anda pada kolom komentar.[initial]
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Argentina vs Chile 27 Juni 2016
Amerika Latin 26 Juni 2016, 05:30
-
Prediksi Wales vs Irlandia Utara 25 Juni 2016
Commercial 24 Juni 2016, 23:09
-
Prediksi Inggris vs Islandia 28 Juni 2016
Commercial 24 Juni 2016, 17:26
-
Prediksi Italia vs Spanyol 27 Juni 2016
Commercial 24 Juni 2016, 15:17
-
Prediksi Hungaria vs Belgia 27 Juni 2016
Commercial 24 Juni 2016, 12:26
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR