
Bola.net - Starting XI terbaik Copa America 2021 versi CONMEBOL. Argentina mengirim tiga pemain dalam daftar starting XI terbaik. Namun, tidak ada nama Angel Di Maria dalam daftar tersebut.
Di Maria mencetak gol pada final Copa America 2021. Gol itulah yang membawa Argentina menang atas Brasil dan menjadi juara. Di Maria pun terpilih sebagai Man of the Match final Copa America 2021.
Walau menjadi Man of the Match laga final, Di Maria tidak masuk dalam starting XI terbaik. Sebab, Di Maria memang jarang menjadi pemain inti. Dari enam laga, Di Maria hanya dua kali tampil sebagai pemain inti.
Lantas, siapa saja pemain yang masuk starting XI terbaik Copa America 2021? Simak di bawah ini ya Bolaneters.
Penjaga gawang - Emiliano Martinez

Momen terbaik Martinez terjadi pada laga semifinal. Argentina berhadapan dengan Kolombia dan laga harus dilanjutkan ke babak adu penalti. Martinez jadi bintang dengan menggagalkan tiga tendangan penalti.
Martinez hanya kebobolan dua gol dari enam laga yang dimainkan di Copa America 2021.
Bek kiri - Mauricio Isla
Terhenti di Perempat Final bukan capaian yang bagus bagi Chile. Akan tetapi, ada satu pemain yang patut mendapat sorotan. Bek senior Isla tampil sangat bagus sepanjang turnamen.
Isla bermain sangat agresif bagi Chile. Pemain 33 tahun itu melepas 15,2 umpan di sepertiga akhir lapangan per laga. Isla benar-benar penting bagi Chile di Copa America 2021.
Bek tengah - Cristian Romero

Jika di lini depan punya Lionel Messi, maka Argentina punya Romero di belakang. Pemain 23 tahun tampil sangat bagus. Romero melakukan 4,7 kali pemulihan bola per laga.
Argentina tidak pernah kebobolan ketika Romero berada di lapangan dan bermain penuh.
Bek tengah - Marquinhos

Marquinhos membuat Brasil begitu solid di lini belakang. Salah satu kelebihan bek tengah asal PSG itu adalah duel udara. Marquinhos memenangkan 2,8 kali duel udara per laga.
Selain itu, Marquinhos juga bisa melakukan build-up dengan sangat baik. Marquinhos mampu merampungkan 344 umpan sukses di Copa America, paling banyak dibanding pemain belakang lainnya.
Bek kanan - Pervis Estupinan
Langkah Ekuador terhenti pada babak Perempat Final. Tapi, ada satu pemain yang patu mendapat perhatian yakni bek kanan Estupinan. Pemain 23 tahun itu tampil sangat bagus.
Estupinan bukan hanya kokoh dalam tugas menjaga pertahanan. Dia juga piawai membangun serangan. Estupinan mampu membuat 2,4 peluang per laga, paling banyak dibanding pemain belakang lainnya.
Gelandang - Casemiro

Brasil memang gagal juara, tapi bukan berarti performa Casemiro buruk. Pemain 27 tahun itu tampil sangat bagus. Casemiro menjadi penyeimbang bagi Brasil yang banyak dihuni pemain ofensif.
Casemiro memenangkan 36 kali duel udara, paling banyak dibanding pemain lain. Casemiro juga membuat 8,3 kali pemulihan bola per pertandingan.
Gelandang - Rodrigo De Paul

De Paul hanya kalah dari Messi dalam hal kreasi peluang. Pemain milik Atletico Madrid itu punya kemampuan yang lengkap sebagai gelandang, baik untuk peran bertahan maupun menyerang.
De Paul memberikan umpan yang istimewa pada Angel Di Maria pada final Copa America 2021. Momen ini memastikan Argentina menjadi juara.
Gelandang - Yoshimar Yotun
Yotun menjadi pemain yang paling sentral di lini tengah Peru. Yotun punya kemampuan memutus serangan sekaligus melakukan distribusi bola. Peru pun melaju hingga babak semifinal.
Yotun melakukan 63 kali pemulihan bola, paling banyak dibanding pemain lain. Yotun juga melepas 420 umpan sukses bagi Peru dari semua laga yang dimainkan.
Winger kiri - Lionel Messi

Lionel Messi bukan hanya membawa Argentina juara. Messi juga menjadi pemain terbaik Copa America 2021. Messi benar-benar sangat dominan bagi La Celeste di Copa America.
Messi mencetak empat gol dan lima assist. Tidak ada yang meragukan bahwa ini adalah momen terbaik Messi bersama timnas Argentina.
Penyerang - Neymar

Neymar menjadi pemain yang sangat sentral bagi Brasil di Copa America 2021. Neymar adalah kapten sekaligus andalan di lini depan. Neymar mencetak tiga gol sepanjang turnamen.
Neymar membuat 3,5 peluang per laga. Catatan itu menjadi bukti betapa penting dan apiknya performa Neymar di Copa America.
Winger kanan - Luis Diaz

Luis Diaz tampil sangat bagus di Copa America 2021. Walau gagal membawa Kolombia lolos ke final, winger berusia 24 tahun mendapat banyak pujian atas performanya sepanjang turnamen.
Luis Diaz mencetak gol yang membuat Kolombia menjadi juara ketiga Copa America. Total gol yang dicetak pemain milik FC Porto itu mencapai empat.
Sumber: Copa America
Baca Ini Juga:
- Menangi Copa America, Messi Kian Dekat Raih Rekor Anyar
- Kelas! Messi Stop Aksi De Paul Ejek Brasil Usai Juara Copa America 2020!
- 20 Pemain Menuju Ballon d'Or 2021: Jorginho Oke, tapi Trofi Milik Lionel Messi?
- Juara Euro dan Copa America, Italia dan Argentina Bentrok di Maradona Super Cup?
- Momen Terindah dari Tuhan untuk Lionel Messi: Argentina Juara Copa America 2021 di Brasil
- Terungkap, Lionel Messi Tahan Cedera di Final Copa America 2021
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rela Berkorban! Messi Potong Gaji 50 Persen Demi Barcelona!
Liga Spanyol 14 Juli 2021, 21:24
-
Demi Messi! Barcelona Akan Jual Pemain dan Potong Gaji Hingga 40 Persen
Liga Spanyol 14 Juli 2021, 14:20
-
Masalah Utama Barcelona Bukan Lagi Lionel Messi, Tapi Sergio Aguero dkk
Liga Spanyol 14 Juli 2021, 13:15
-
Lionel Messi Belum Bisa Disamakan dengan Diego Maradona, Kenapa?
Amerika Latin 14 Juli 2021, 13:00
-
Selama Ada Messi, Peluang Jorginho Raih Ballon d'Or Kecil
Liga Champions 14 Juli 2021, 08:58
LATEST UPDATE
-
Jadwal Pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026: Semua Laga Dimulai Pukul 20.30 WIB
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:15
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 21:10
-
Arne Slot Ungkap Kondisi Alexander Isak, Masuki Tahap Akhir Rehabilitasi
Liga Inggris 19 Februari 2026, 20:44
-
AC Milan Gagal Pangkas Jarak, Inter Unggul 7 Poin dalam Perburuan Gelar Serie A
Liga Italia 19 Februari 2026, 20:25
-
Milan vs Como, Davide Bartesaghi: Sudah Main Bagus, Tapi Ada yang Kurang
Liga Italia 19 Februari 2026, 19:14
-
Drama Milan vs Como, Allegri Siapkan Aksi Balasan: Bakal Saya Sleding!
Liga Italia 19 Februari 2026, 18:49
-
Prediksi BRI Super League: Semen Padang vs Malut United 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:34
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs PSM 20 Februari 2026
Bola Indonesia 19 Februari 2026, 18:21
-
Live Streaming Brann vs Bologna - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Fenerbahce vs Nottm Forest - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:46
-
Live Streaming PAOK vs Celta Vigo - Link Nonton Liga Europa/UEL di Vidio
Liga Eropa UEFA 19 Februari 2026, 17:45
-
Milan vs Como Hanya Seri karena Blunder Maignan, Gabbia: Jangan Fokus pada Satu Kesalahan
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:41
-
Milan vs Como: 2 Poin yang Hilang Terasa Menyakitkan Bagi Gabbia
Liga Italia 19 Februari 2026, 17:27
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48























KOMENTAR