
Bola.net - Timnas Indonesia bakal menghadapi tantangan berat di Piala Asia 2023 mendatang. Skuad Shin Tae-yong mendapatkan hasil drawing fase grup yang cukup sulit.
Perjuangan Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023 tidak mudah. Babak kualifikasi berjalan panjang dan sulit, skuad Shin Tae-yong harus menjaga fokus dalam waktu panjang.
Juni 2022, Indonesia mengalahkan Nepal 7-0 di babak kualifikasi. Kemenangan itu memastikan posisi Timnas Indonesia sebagai runner-up Grup A dan merebut satu tiket lolos.
Nah setelah melewati perjuangan panjang, Indonesia harus kembali berjuang di fase grup Piala Asia 2023 mendatang. Vietnam, Irak, dan Jepang faktanya berada di level yang lebih tinggi daripada Indonesia.
Di antara tiga lawan tersebut, Jepang bisa jadi ancaman terbesar untuk Indonesia. Kualitas skuad dan level permainan Jepang sekarang harus diwaspadai. Mereka konsisten bermain di level tertinggi.
Hasil drawing fase grup
Indonesia berada di Pot 4 drawing Piala Asia 2023. Drawing sudah dilangsungkan beberapa bulan lalu, tepatnya pada 11 Mei 2023 di Doha, Qatar.
Hasil drawing menempatkan skuad Garuda di Grup D, bersama Jepang, Irak, dan Vietnam. Jelas tiga lawan tersebut adalah lawan berat untuk timnas.
Berikut hasil drawing fase grup Piala Asia 2023 selengkapnya:
- Grup A: Qatar, China, Tajikistan, Lebanon
- Grup B: Australia, Uzbekistan, Suriah, India
- Grup C: Iran, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Palestina
- Grup D: Jepang, Indonesia, Irak, Vietnam
- Grup E: Korea Selatan, Malaysia, Yordania, Bahrain
- Grup F: Arab Saudi, Thailand, Kirgistan, Oman
Di antara tiga lawan Indonesia di Grup D, Jepang bisa disebut sebagai lawan paling berat. Skuad Jepang punya pengalaman tampil di Piala Dunia, lebih solid, dan lebih berkualitas.
Paling tidak, ada tiga alasan performa Jepang mampu guncang dunia di Piala Asia 2023 mendatang. Apa saja?
1. Kualitas individu oke

Jepang mengalami perkembangan pesat dalam gaya main sepak bola. Sekarang mereka mengutamakan penguasaan bola, umpan akurat, dan etos kerja tinggi di lapangan.
Di Piala Dunia 2022 lalu, Samurai Biru sudah membuktikan bahwa mereka bisa beradaptasi. Jepang membiarkan lawan menguasai bola, lalu siap membalas lewat serangan balik cepat.
Taktik itu berhasil mengejutkan Jerman dan Spanyol di fase grup Piala Dunia 2022, Jepang jadi salah satu tim Asia dengan performa luar biasa.
Nah, taktik tersebut bisa berjalan lancar karena Jepang punya individu-individu berkualitas. Mereka punya Kaoru Mitoma, Takefusa Kubo, dan Kyogo Furuhashi yang dikenal gesit.
2. Kedalaman skuad mumpuni

Selain kualitas individu yang lebih tinggi, Jepang juga unggul dalam hal kedalaman skuad. Mereka punya banyak pemain yang ada di level sama untuk satu posisi.
Bahkan pemain seperti Takefusa Kubo pun tidak dapat jaminan untuk jadi starter. Padahal dia pernah beberapa kali dinobatkan sebagai pemain terbaik La Liga.
Jepang sekarang punya banyak permain berbakat dengan kualitas mereka. Performa mereka tidak akan merosot hanya karena beberapa pemain inti absen.
3. Masih ditangani Hajime Moriyasu

Hajime Moriyasu berhasil menuntun Jepang sampai ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar. Tidak seperti pelatih sebelumnya, dia memutuskan bertahan dan meneken kontrak baru sampai 2026.
Artinya, di Piala Asia 2023 nanti, Jepang tidak akan mengalami perubahan pelatih. Ini membuat skuad mereka lebih solid dan permainan lebih stabil.
Terbukti, di beberapa laga uji coba internasional tahun ini, jepang bermain luar biasa dan konsisten. Mereka bisa mengalahkan Jerman pada September lalu dan menundukkan Kanada Oktober ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Timnas Brunei Darussalam vs Timnas Indonesia: Hokky Caraka
Tim Nasional 17 Oktober 2023, 21:35
LATEST UPDATE
-
Apa Rahasia Kebangkitan Manchester United, Benarkah Carrick Lebih Baik dari Amorim?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 08:21
-
Pulang Kerja Langsung Tarawih? Grooming Sat-Set Ini Bikin Cowok Tetap Rapi
Lain Lain 20 Februari 2026, 08:00
-
Fenerbahce vs Nottingham Forest: Debut Indah Vitor Pereira, Pesta Gol di Istanbul
Liga Eropa UEFA 20 Februari 2026, 07:51
-
Nama Harry Kane Dibawa-bawa Jelang Pemilihan Presiden Barcelona
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 07:38
-
Pengakuan Deco: Barcelona Nyaris Dapatkan Jonathan Tah Sebelum Disalip Bayern Munich
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 06:25
-
Setelah Piala Dunia 2026, Julian Alvarez Gabung Barcelona
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 06:16
-
Drama Belum Berakhir! Benfica Laporkan Fede Valverde ke UEFA, Bakal Absen di Bernabeu?
Liga Champions 20 Februari 2026, 06:00
-
Bukan Rudiger, Real Madrid Mantap Tendang Bintang Ini Keluar dari Bernabeu
Liga Spanyol 20 Februari 2026, 05:37
-
Lautaro Martinez Cedera Betis, Inter Milan Terancam Tanpa Sang Kapten Selama Sebulan
Liga Champions 20 Februari 2026, 04:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
























KOMENTAR