
Bola.net - Kebangkitan dramatis Manchester United menyisakan sebuah fakta yang mengejutkan. Striker andalan Setan Merah, Matheus Cunha, akhirnya buka suara.
Rentetan hasil positif memang sedang menyelimuti publik Old Trafford. Taktik racikan manajer interim, Michael Carrick sukses membuat ruang ganti kondusif.
Namun, ada narasi liar yang terus menyudutkan Ruben Amorim. Mantan pelatih asal Portugal itu dianggap sebagai biang kehancuran sebelum Carrick datang.
Narasi negatif tersebut langsung dibantah keras oleh Cunha. Publik dinilai terlalu cepat melupakan fondasi warisan manajer sebelumnya.
Warisan Amorim
Michael Carrick sukses menghadirkan kemenangan krusial atas Manchester City. Skema formasi baru membuat ritme permainan Setan Merah tajam.
Perubahan taktik ini dianggap kunci utama kebangkitan skuad utama. Padahal, fondasi skuad saat ini sejatinya dibangun oleh Amorim.
"Saya selalu berterima kasih atas dedikasi Ruben selama ini," ujar Matheus Cunha.
"Sangat mudah melihat masa lalu sebagai masalah saat berubah. Padahal kenyataannya justru sebaliknya, dia adalah sosok luar biasa," tambahnya.
Taktik Siluman Skuad Setan Merah
Karier Amorim memang harus berakhir tragis usai rentetan blunder. Tekanan berat membuat publik hanya fokus pada sisi negatif.
Cunha menyebut perdebatan soal taktik Setan Merah terlalu dilebih-lebihkan. Sang pemain merasa skema permainan mereka tidak banyak berubah.
"Tekanan taktik itu sangat besar hingga kita melupakan konteks," ungkap pemain berusia 26 tahun tersebut.
"Sejujurnya, saya pikir angka di atas lapangan sangat menipu," jelasnya.
"Kami bertahan dengan formasi yang disebut sebagai taktik Ruben," tandas Cunha.
Dukungan Penuh Legenda Klub
Laju impresif membawa Setan Merah menembus empat besar klasemen. Momentum positif ini memperkuat posisi Carrick sebagai manajer permanen.
Gelombang dukungan untuk Carrick terus berdatangan. Satu dukungan krusial datang dari legenda hidup, Wayne Rooney.
"Kita sudah mencoba manajer berbeda, penunjukan Carrick sangat logis," ucap Wayne Rooney.
"Bukan karena berteman, dia benar-benar memberi pengaruh yang menenangkan. Michael mengelola seluruh skuad dan menanganinya dengan sangat baik," tutupnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jelang Everton vs Man Utd, Michael Carrick Ungkap Kondisi Mason Mount
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:54
-
Michael Carrick Ungkap Momen Dapat Tawaran Latih Manchester United
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:39
-
Jadi Manajer Interim Man United, Carrick Ogah Tiru Hairdryer Treatment Sir Alex Ferguson
Liga Inggris 20 Februari 2026, 20:08
-
Penerus Casemiro di Manchester United Berasal dari Jerman?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 15:15
LATEST UPDATE
-
David Raya Ajak Arsenal Nikmati Kesempatan Besar di Liga Champions
Liga Champions 7 April 2026, 20:05
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Real Madrid vs Bayern Munchen?
Liga Champions 7 April 2026, 18:26
-
Live Streaming UCL: Sporting vs Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
























KOMENTAR