
Bola.net - Apa yang menimpa Timnas Arab Saudi di Piala Asia 2023 adalah sebuah ironi. Sebab, di tengah megahnya Saudi Pro League (SPL), Arab Saudi justru hanya mampu melaju hingga 16 Besar Piala Asia 2023.
Saudi Pro League mendapat sorotan lebih dalam dua musim terakhir. 'Campur tangan' Saudi Public Investment Fund (PIF) di beberapa klub memicu kedatangan banyak pemain bintang dari Eropa ke Saudi Pro League.
Pada awal musim 2023/2024 lalu, Al Hilal membeli Neymar dengan harga €90 juta. Bukan hanya Neymar, pada jendela transfer yang sama, mereka juga membeli Malcom (€60 juta), Ruben Neves (€55 juta), Sergej Milinkovic-Savic (€40 juta) dan Aleksandar Mitrovic (€52 juta).
Arab Saudi menjadi liga yang megah karena ada nama besar lain seperti N'Golo Kante, Karim Benzema, Cristiano Ronaldo, Sadio Mane, hingga Riyad Mahrez. Yuk simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Gagal di Piala Asia 2023

Timnas Arab Saudi punya segala aspek untuk disebut sebagai untuk disebut sebagai tim unggulan di Piala Asia 2023. Mereka punya liga paling megah di Asia. Arab Saudi juga punya pelatih dengan kualitas mumpuni macam Roberto Mancini.
Namun, langkah Arab Saudi di Piala Asia 2023 tidak bisa dibilang spesial. Arab Saudi memang mampu lolos dari fase grup, dengan tujuh poin dan tidak terkalahkan. Namun, mereka terhenti pada babak 16 Besar.
Arab Saudi harus mengakui keunggulan Korea Selatan pada babak 16 Besar. Bertanding di Stadion Education City, Arab Saudi bermain imbang 1-1 pada waktu normal usai kebobolan pada menit 90+9 dari aksi Cho Gue-sung.
Selanjutnya, Arab Saudi kalah pada babak adu penalti. Dua penendang Arab Saudi gagal, Sami Al Naji dan Abdulrahman Ghareeb. Arab Saudi kalah dengan skor 2-4 pada babak adu penalti lawan Korea Selatan.
Apa Kata Robero Mancini?

Roberto Mancini terlihat frustrasi saat adu penalti. Dia meninggalkan lapangan usai penendang keempat Arab Saudi gagal. Dia tidak berada di lapangan saat Hwang Hee-chan mampu bikin gol penalti dan membuat kepala pemain Arab Saudi tertunduk lesu.
"Dalam sepak bola Anda bisa kalah, Anda bisa menang. Anda bermain melawan tim yang sangat kuat dan para pemain saya melakukannya dengan sangat baik. Kami kalah dalam adu penalti, dan adu penalti adalah lotere," kata Mancini.
"Sekarang kami adalah satu tim. Jelas kami perlu lebih berkembang karena kami ingin bermain di level ini dan jika kami ingin menang melawan tim-tim ini kami harus bekerja lebih keras," ucapnya.
Sumber: AFC
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Ironi Roberto Mancini: Dibayar Mahal Arab Saudi, Memilih Kabur Saat Timnya Adu Penalti di Piala Asia 2023
- Tugas Bersama Timnas Indonesia Beres, Marc Klok Kini Siap Bela Persib Melawan Persis di BRI Liga 1
- Termasuk Yakob Sayuri, 3 Pemain Timnas Indonesia yang Layak Berkarier di Luar Negeri
- Ungkap Tawaran dari Tim Lain Saat Masih Terikat Kontrak, Shin Tae-yong Disebut Tak Etis
- Hasil Lengkap, Klasemen, dan Top Skor Piala Asia 2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cerita dari Arab Saudi: Liga Elit, Timnas Sulit!
Asia 31 Januari 2024, 08:08
-
Prediksi Piala Asia 2023: Arab Saudi vs Oman 17 Januari 2024
Asia 16 Januari 2024, 11:39
-
Roberto Mancini Prediksi Timnas Malaysia Bisa Lolos 16 Besar Piala Asia 2023
Tim Nasional 13 Desember 2023, 14:27
LATEST UPDATE
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR