Bola.net - Jepang memutuskan mengakhiri kerja sama dengan pelatih Javier Aguirre. Alasannya bukan karena pria berusia 56 tahun itu gagal mempertahankan trofi Piala Asia, melainkan karena dituduh terlibat dalam kasus pengaturan skor selama melatih di Spanyol.
Pelatih asal Meksiko itu sedang diselidiki sebagai bagian dari penyelidikan skala besar di Spanyol dalam kasus pengaturan skor di kompetisi La Liga. Kala itu Aguirre menjabat sebagai pelatih Real Zaragoza dan diduga terlibat praktik kotor dalam pertandingan antara Levante vs Zaragoza di tahun 2011 lalu untuk menghindari timnya dari ancaman degradasi.
Pihak Federasi Sepakbola Jepang (JFA) tak ingin kasus yang sedang menimpa Aguirre ini berimbas pada keikutsertaan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2018. Oleh karena itu, JFA langsung mengambil keputusan untuk memberhentikan Aguirre.
"Kami telah mencapai keputusan untuk mengakhiri kontrak dengan pelatih Aguirre saat ini," ujar Presiden JFA Kuniya Daini dalam konferensi pers.
"Kami mencapai kesimpulan bahwa kami harus menghindari resiko seperti ini akan mempengaruhi kualifikasi Piala Dunia Asia."
Aguirre sendiri bisa menerima keputusan bahwa dirinya diberhentikan sebagai pelatih timnas Jepang. Ia pun tak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada para fans dan mendoakan yang terbaik untuk Keisuke Honda dkk.
"Saya senang memiliki kesempatan bekerja dengan Jepang. Saya menghargai sorak-sorai pendukung Jepang dan semoga tim ini sukses di masa mendatang." (afp/ada)
Pelatih asal Meksiko itu sedang diselidiki sebagai bagian dari penyelidikan skala besar di Spanyol dalam kasus pengaturan skor di kompetisi La Liga. Kala itu Aguirre menjabat sebagai pelatih Real Zaragoza dan diduga terlibat praktik kotor dalam pertandingan antara Levante vs Zaragoza di tahun 2011 lalu untuk menghindari timnya dari ancaman degradasi.
Pihak Federasi Sepakbola Jepang (JFA) tak ingin kasus yang sedang menimpa Aguirre ini berimbas pada keikutsertaan mereka di kualifikasi Piala Dunia 2018. Oleh karena itu, JFA langsung mengambil keputusan untuk memberhentikan Aguirre.
"Kami telah mencapai keputusan untuk mengakhiri kontrak dengan pelatih Aguirre saat ini," ujar Presiden JFA Kuniya Daini dalam konferensi pers.
"Kami mencapai kesimpulan bahwa kami harus menghindari resiko seperti ini akan mempengaruhi kualifikasi Piala Dunia Asia."
Aguirre sendiri bisa menerima keputusan bahwa dirinya diberhentikan sebagai pelatih timnas Jepang. Ia pun tak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada para fans dan mendoakan yang terbaik untuk Keisuke Honda dkk.
"Saya senang memiliki kesempatan bekerja dengan Jepang. Saya menghargai sorak-sorai pendukung Jepang dan semoga tim ini sukses di masa mendatang." (afp/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diduga Terlibat Pengaturan Skor, Jepang Pecat Aguirre
Asia 3 Februari 2015, 19:08
-
Highlights Piala Asia 2015: Irak 0-1 Jepang
Asia 16 Januari 2015, 19:21
-
Piala Asia 2015: Penalti Honda Menangkan Jepang
Asia 16 Januari 2015, 18:33
-
Honda: Ronaldo Cuma Manusia Biasa
Liga Spanyol 14 Januari 2015, 15:46
-
Setelah Kramaric, Leicester Incar Bintang Jepang
Liga Inggris 13 Januari 2015, 23:26
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR