
Bola.net - Legenda NBA, Horace Grant, yang merupakan pemegang empat cincin juara NBA akan turut meramaikan Speedy NBL Indonesia All Star 2013 bersama eks pemain NBA lainnya, Rafer Alston di DBL Arena, Surabaya, Sabtu (29/6).
Grant dan Alston akan membela dua tim berbeda dalam laga yang juga akan diikuti bintang-bintang basket nasional. Grant yang pernah berkiprah bersama Chicago Bulls, Orlando Magic dan Los Angeles Lakers akan membela Red All Star Team yang dilatih oleh Antonius Ferry Rinaldo Sinaga (Garuda Kukar Bandung) dan Aprijadi (Hangtuah Sumsel IM).
Sementara Alston yang juga dikenal sebagai legenda streetball akan tergabung bersama Blue All Star Team yang dilatih Rastafari Horongbala (Dell Aspac Jakarta) dan Abdurrachman Padang (Stadium Jakarta).
"Sejak 2008 kami sudah mendatangkan 20 pemain besar NBA. Tentu saja bangga. Selain itu, pemain-pemain ini bisa berbagi ilmu," kata Komisioner NBL Indonesia Azrul Ananda, saat jumpa pers, Rabu (26/6).
Grant yang mempunyai julukan The General merupakan mantan pemain bintang yang menjadi bagian penting dari kisah sukses tiga gelar juara Chicago Bulls pada tahun 1991-1993. Baginya, bisa tampil Indonesia merupakan suatu kehormatan.
"Kehormatan bagi saya untuk berada di Indonesia. Saya baru tahu bahwa orang Indonesia punya passion tinggi terhadap basket. Saya ingin kembali berlari di lapangan, bermain bersama teman-teman menikmati pertandingan," kata pria berusia 47 tahun itu.
Grant juga yakin pertandingan nanti akan berlangsung kompetitif. "Saya juga sudah tidak sabar. Saya yakin pemain-pemain nanti akan sangat kompetitif dan fans pasti juga excited," ujarnya. "Tapi jangan bermain terlalu serius. Jika kalian terlalu serius, saya akan menjegal kalian," selorohnya kepada para pemain NBL Indonesia yang juga menghadiri jumpa pers.
Berbeda dengan Grant, Alston tak pernah meraih cincin juara. Akan tetapi sebagai legenda streetball, ia begitu populer karena kerap menyebarkan gaya bermain yang atraktif di NBA.
"Saya belum memikirkan gaya apa yang akan saya perlihatkan. Lihat saja nanti. Apapun yang saya lakukan nanti, pasti akan membuat kalian kagum," ujar pemain yang memiliki julukan Skip 2 My Lou itu. (ant/kny)
Grant dan Alston akan membela dua tim berbeda dalam laga yang juga akan diikuti bintang-bintang basket nasional. Grant yang pernah berkiprah bersama Chicago Bulls, Orlando Magic dan Los Angeles Lakers akan membela Red All Star Team yang dilatih oleh Antonius Ferry Rinaldo Sinaga (Garuda Kukar Bandung) dan Aprijadi (Hangtuah Sumsel IM).
Sementara Alston yang juga dikenal sebagai legenda streetball akan tergabung bersama Blue All Star Team yang dilatih Rastafari Horongbala (Dell Aspac Jakarta) dan Abdurrachman Padang (Stadium Jakarta).
"Sejak 2008 kami sudah mendatangkan 20 pemain besar NBA. Tentu saja bangga. Selain itu, pemain-pemain ini bisa berbagi ilmu," kata Komisioner NBL Indonesia Azrul Ananda, saat jumpa pers, Rabu (26/6).
Grant yang mempunyai julukan The General merupakan mantan pemain bintang yang menjadi bagian penting dari kisah sukses tiga gelar juara Chicago Bulls pada tahun 1991-1993. Baginya, bisa tampil Indonesia merupakan suatu kehormatan.
"Kehormatan bagi saya untuk berada di Indonesia. Saya baru tahu bahwa orang Indonesia punya passion tinggi terhadap basket. Saya ingin kembali berlari di lapangan, bermain bersama teman-teman menikmati pertandingan," kata pria berusia 47 tahun itu.
Grant juga yakin pertandingan nanti akan berlangsung kompetitif. "Saya juga sudah tidak sabar. Saya yakin pemain-pemain nanti akan sangat kompetitif dan fans pasti juga excited," ujarnya. "Tapi jangan bermain terlalu serius. Jika kalian terlalu serius, saya akan menjegal kalian," selorohnya kepada para pemain NBL Indonesia yang juga menghadiri jumpa pers.
Berbeda dengan Grant, Alston tak pernah meraih cincin juara. Akan tetapi sebagai legenda streetball, ia begitu populer karena kerap menyebarkan gaya bermain yang atraktif di NBA.
"Saya belum memikirkan gaya apa yang akan saya perlihatkan. Lihat saja nanti. Apapun yang saya lakukan nanti, pasti akan membuat kalian kagum," ujar pemain yang memiliki julukan Skip 2 My Lou itu. (ant/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Grant-Alston Tak Sabar Ramaikan NBL Indonesia All Star 2013
Basket 26 Juni 2013, 21:30
-
Nuggets Gaet Brian Shaw Sebagai Pelatih Baru
Basket 25 Juni 2013, 17:35
-
Diving Konyol Bintang NBA, Dirk Nowitzki Hasilkan Gol Via Penalti
Video Unik 25 Juni 2013, 16:30
-
Empat Tim Beradu di Shooting Stars NBL Indonesia All Star 2013
Basket 24 Juni 2013, 18:30
-
Para Artis Ramaikan Celebrity Game NBL Indonesia All Star 2013
Basket 24 Juni 2013, 18:00
LATEST UPDATE
-
4 Pemain yang Berpotensi Dilepas Arsenal pada Musim Panas 2026/2027
Liga Inggris 20 Agustus 2026, 00:27
-
Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
Bola Indonesia 19 Agustus 2026, 23:25
-
Tijjani Reijnders Resmi Gabung Al-Qadsiah dengan Mahar Rp1,1 Triliun
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 22:50
-
Timnas Voli Putra Indonesia Menang 3-0 atas Kamboja, Modal Positif Jelang Asian Games 2026
Voli 19 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala AFF 2026: Vietnam Tantang Thailand, Leg Pertama Digelar di Bangkok
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 22:17
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR