
Bola.net - Melalui pertarungan yang ketat, CLS Knights Surabaya harus terjungkal di hadapan publiknya sendiri dalam lanjutan NBL Preseason Tournament 2012. Mereka harus mengakui keunggulan Garuda Bandung 65-62 di DBL Arena Surabaya.
CLS kembali menerapkan permainan cepat 'run and gun' ala mereka. Sementara Garuda meredamnya dengan defense ketat disertai fastbreak. Hasilnya, permainan ketat dan balas membalas terjadi di kuarter pertama ini. Namun, CLS lebih unggul di kuarter ini 20-17.
Skor sama kuat 22-22 sempat terjadi di kuarter selanjutnya. Adalah Sandy Febiansyakh yang menjadi pembeda. Tiga kali three points shooter CLS ini membuat timnya jauh meninggalkan Garuda. Meski begitu, Garuda mencoba mengejar melalui Fadlan Minallah. Skor 37-32 untuk CLS mengantar kedua tim menuju ruang ganti.
Garuda kehilangan mesin skor mereka, Diftha Pratama yang harus terkena foul out di kuarter ketiga. Meski begitu, kejar mengejar angka kembali terjadi di kuarter ini. Drama kemudian terjadi penghujung kuarter. Dengan back shoot, Andrie Ekayana melepaskan tembakan dari luar area. Bola masuk tepat saat alarm berbunyi. Sayang wasit tak mengesahkan tiga angka Yayan itu dan kuarter ini diakhiri dengan skor untuk CLS.
Skor sama kuat kembali terjadi di kuarter keempat. Skor 50-50 tercipta dan bertahan selama dua menit sebelum diubah jump shoot Sandy dan Tony Agus. Garuda akhirnya berbalik memimpin 55-54 melalui three points Christ Gideon. Kejar mengejar angka terus terjadi.
Derita bagi CLS terjadi saat laga tersisa dua menit. Dua pemain mereka harus terkena foul out, yakni Rachmat Febri Utomo dan Andrie Ekayana. Chandistira Pranatyo dan Christ Gideon pun dengan leluasa menguasai area defense CLS. Dua kali tembakan tiga angka Ernest Koswara untuk membalas seolah tak berarti. CLS harus rela kalah dan mengucapkan selamat pada Garuda yang menang 65-62. (fjr/kny)
CLS kembali menerapkan permainan cepat 'run and gun' ala mereka. Sementara Garuda meredamnya dengan defense ketat disertai fastbreak. Hasilnya, permainan ketat dan balas membalas terjadi di kuarter pertama ini. Namun, CLS lebih unggul di kuarter ini 20-17.
Skor sama kuat 22-22 sempat terjadi di kuarter selanjutnya. Adalah Sandy Febiansyakh yang menjadi pembeda. Tiga kali three points shooter CLS ini membuat timnya jauh meninggalkan Garuda. Meski begitu, Garuda mencoba mengejar melalui Fadlan Minallah. Skor 37-32 untuk CLS mengantar kedua tim menuju ruang ganti.
Garuda kehilangan mesin skor mereka, Diftha Pratama yang harus terkena foul out di kuarter ketiga. Meski begitu, kejar mengejar angka kembali terjadi di kuarter ini. Drama kemudian terjadi penghujung kuarter. Dengan back shoot, Andrie Ekayana melepaskan tembakan dari luar area. Bola masuk tepat saat alarm berbunyi. Sayang wasit tak mengesahkan tiga angka Yayan itu dan kuarter ini diakhiri dengan skor untuk CLS.
Skor sama kuat kembali terjadi di kuarter keempat. Skor 50-50 tercipta dan bertahan selama dua menit sebelum diubah jump shoot Sandy dan Tony Agus. Garuda akhirnya berbalik memimpin 55-54 melalui three points Christ Gideon. Kejar mengejar angka terus terjadi.
Derita bagi CLS terjadi saat laga tersisa dua menit. Dua pemain mereka harus terkena foul out, yakni Rachmat Febri Utomo dan Andrie Ekayana. Chandistira Pranatyo dan Christ Gideon pun dengan leluasa menguasai area defense CLS. Dua kali tembakan tiga angka Ernest Koswara untuk membalas seolah tak berarti. CLS harus rela kalah dan mengucapkan selamat pada Garuda yang menang 65-62. (fjr/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketat, Garuda Jungkalkan CLS di Surabaya
Basket 14 Oktober 2012, 21:25
-
Sikat Pelita Jaya, Aspac Belum Terbendung
Basket 14 Oktober 2012, 18:35
-
Eksklusif: Denny Sumargo Serius Main Basket Berkat Beasiswa
Basket 14 Oktober 2012, 14:30
-
NBL Indonesia Sediakan Live Stream Laga Pramusim Secara Gratis
Basket 10 Oktober 2012, 16:45
-
Bandung Gantikan Jakarta Jadi Kota Pembuka NBL Indonesia
Basket 2 Oktober 2012, 20:30
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Bhayangkara FC 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:02
-
Bruno Fernandes On Fire, Siap Bawa MU Menang di Kandang Chelsea
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 18:00
-
Jorge Martin Nekat Balapan di MotoGP Malaysia 2026 dengan Kondisi Patah Tulang
Otomotif 29 Oktober 2026, 17:51
-
Sir Jim Ratcliffe Pantau Langsung Laga Chelsea vs MU, Tekanan untuk Michael Carrick?
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:34
-
Tangan Dingin Carlos Pena Bikin Persita Tangerang Sulit Ditaklukkan
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:34
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:30
-
3 Pemain Muda Borneo FC yang Mencuri Perhatian di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 17:27
-
Rafael Struick Tegaskan Siap Kembali Perkuat Timnas Indonesia
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:20
-
Terungkap, Roy Keane Nyaris jadi Staff Pelatih Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 17:17
-
Update Nasib Piala Asia 2027, Erick Thohir Ungkap Jadwal Rapat Exco AFC
Tim Nasional 29 Oktober 2026, 17:12
-
Terus Cadangkan Estevao, Ini Penjelasan Xabi Alonso
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 16:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR