Bola.net - Dell Aspac Jakarta belum terbendung di Speedy NBL Preseason Tournament 2012. Pada laga keduanya, mereka sukses menyikat Pelita Jaya Esia (PJE) Jakarta di DBL Arena Surabaya, Minggu (14/10).
Pada awal kuarter pertama PJE memang unggul terlebih dahulu melalui empat angka sumbangan Fidyan Dini. Tapi balasan tiga angka dari Fandi Andika Ramadhani membuat mental anak-anak Aspac langsung bangkit. Masuknya pemain yang baru turun gunung, Wahyu Widayat Jati membuat Aspac tak terbendung. Lima angka dicetak Wahyu dan membuat Aspac unggul di kuarter pertama ini 16-9.
Wahyu kembali on fire di kuarter berikutnya. Kembali pemain yang sempat pensiun sejak tahun 2009 lalu itu memberondong jaring PJE dengan jump shoot mematikannya. Total ia sumbangkan 11 angka dan tujuh rebound hingga kuarter ini. PJE kian terpuruk ketika di akhir kuarter kedua Xaverius Prawiro bertubi-tubi mencetak angka. Aspac pun kian jauh meninggalkan PJE 38-21.
PJE baru bisa bangkit di kuarter ketiga. Masuknya Dimas Aryo Dewanto membuat permainan PJE mulai hidup kembali. Drive dan jump shoot Dimas total menghasilkan delapan angka di kuarter ini. Namun, usaha PJE ini harus dihentikan oleh aksi gemilang Andakara Prastawa Dhyaksa. Point guard muda ini menyumbangkan 10 angka di kuarter ini. Skor 57-43 mengakhiri kuarter ketiga, tetap untuk keunggulan Aspac.
Satu three points serta dua kali lay up Kelly Purwanto di kuarter keempat sempat memperkecil ketertinggalan PJE menjadi enam angka saja. Akan tetapi Prastawa kembali mampu menjawab tantangan Kelly. Aspac pun menyudahi perlawanan PJE dengan skor kemenangan 68-60. (fjr/kny)
Pada awal kuarter pertama PJE memang unggul terlebih dahulu melalui empat angka sumbangan Fidyan Dini. Tapi balasan tiga angka dari Fandi Andika Ramadhani membuat mental anak-anak Aspac langsung bangkit. Masuknya pemain yang baru turun gunung, Wahyu Widayat Jati membuat Aspac tak terbendung. Lima angka dicetak Wahyu dan membuat Aspac unggul di kuarter pertama ini 16-9.
Wahyu kembali on fire di kuarter berikutnya. Kembali pemain yang sempat pensiun sejak tahun 2009 lalu itu memberondong jaring PJE dengan jump shoot mematikannya. Total ia sumbangkan 11 angka dan tujuh rebound hingga kuarter ini. PJE kian terpuruk ketika di akhir kuarter kedua Xaverius Prawiro bertubi-tubi mencetak angka. Aspac pun kian jauh meninggalkan PJE 38-21.
PJE baru bisa bangkit di kuarter ketiga. Masuknya Dimas Aryo Dewanto membuat permainan PJE mulai hidup kembali. Drive dan jump shoot Dimas total menghasilkan delapan angka di kuarter ini. Namun, usaha PJE ini harus dihentikan oleh aksi gemilang Andakara Prastawa Dhyaksa. Point guard muda ini menyumbangkan 10 angka di kuarter ini. Skor 57-43 mengakhiri kuarter ketiga, tetap untuk keunggulan Aspac.
Satu three points serta dua kali lay up Kelly Purwanto di kuarter keempat sempat memperkecil ketertinggalan PJE menjadi enam angka saja. Akan tetapi Prastawa kembali mampu menjawab tantangan Kelly. Aspac pun menyudahi perlawanan PJE dengan skor kemenangan 68-60. (fjr/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketat, Garuda Jungkalkan CLS di Surabaya
Basket 14 Oktober 2012, 21:25
-
Sikat Pelita Jaya, Aspac Belum Terbendung
Basket 14 Oktober 2012, 18:35
-
Eksklusif: Denny Sumargo Serius Main Basket Berkat Beasiswa
Basket 14 Oktober 2012, 14:30
-
NBL Indonesia Sediakan Live Stream Laga Pramusim Secara Gratis
Basket 10 Oktober 2012, 16:45
-
Bandung Gantikan Jakarta Jadi Kota Pembuka NBL Indonesia
Basket 2 Oktober 2012, 20:30
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR