
Bola.net - Banyak yang tak yakin LA Lakers bisa memenangi NBA ketika musim 2019-2020 dimulai. Keputusan manajemen membuang Magic Johnson dan mengangkat pelatih baru menjadi alasannya. Namun di akhir musim, LA Lakers membuktikan hal sebaliknya.
Beberapa hari setelah Magic Johnson dipecat dari jabatannya sebagai pelatih dan mengangkat Luke Walton, plus memberi kesempatan Jason Kidd sebagai asisten pelatih. ESPN menulis bahwa langkah ini bakal mengirim LA Lakers ke jurang kegagalan.
Sebuah kritikan yang sesuai fakta, karena sejak 2014, Lakers selalu gagal melangkah ke babak play-off. Tak hanya itu, gelar NBA juga sudah lama sekali tak kunjung datang, tepatnya 9 tahun saat itu. Namun, manajemen Lakers bergeming.
Obsesi mengarungi 2019-2020 yang ingin berujung juara, membuat manajemen berbenah. Sinyal 'bahagia' itu datang ketika manajemen Lakers bersepakat dengan Klutch Sports. Nmaa terakhir adalah perusahaan yang memiliki LeBron James, bintang NBA yang kala itu keluar dari Cleveland Cavaliers.
Sepakat bergabung, LeBron James memberi peringatan kepada kubu Lakers agar mereka mau mengubah gaya permainan. Berpikir keras, Lakers membuat trade yang melibatkan mereka, New Orleans dan Washington Wizards.
Tak Sempat Terpikir
Gila dan tak sempat terpikirkan. Itulah sebagian besar reaksi warganet melihat model trade Lakers. Yup, demi seorang Anthony Davis, yang dianggap bisa memerkuat sisi high-post bersama LeBron James, mereka melepas beberapa pemain muda berpotensi, plus hak draft-pick.
Bagaimana tidak, Lakers sepakat melepas ke New Orleans beberapa pemain menjanjikan, seperti Lonzo Ball, Josh Hart dan si anak muda cemerlang, Brandon Ingram. Selain itu, Lakers juga mengirim draft 2019, De'Andre Hunter, yang kini berkostum Atlanta Hawks.
Belum cukup, demi Davis, Lakers rela melepas kesempatan memilih pemain baru pada putaran pertama draft NBA tahun 2021 dan hak first-round pada 2023. Sementara itu, Lakers juga mengirim tiga pemain ke Washington Wizards, yakni Isaac Bonga, Jemerrio Jones dan Moritz Wagner.
Keruan saja, keputusan tersebut sempat mendapat kritikan tajam dari para fan. Apalagi tiga nama pertama, yakni Ball, Ingram dan Josh Hart sudah melekat dengan masa depan Lakers.
Tapi, manajemen Lakers justru menjawab semua itu dengan bekal kegilaan lain, yakni mengontrak pelatih yang berpotensi gagal. Yup, Frank Vogel memang muda, tapi latar belakang nasib bersama Orlando Magic dianggap bisa menghadirkan mimpi buruk.
Status Dipecat
Semua itu berlatar status 'dipecat' Vogel dari Magic. Kegagalan mengangkat performa Orlando, memberi pil pahit terhadap pelatih yang kini berusia 47 tahun itu.
Namun, dengan keberadaan sederet asisten pelatih berpengalaman seperti Jason Kidd, Lionel Hollins dan Phil Handy, manajamen Lakers meneruskan langkah. Hasilnya, Lakers dominan di Wilayah Barat, unggul dari rekan sekota, LA Clippers.
Roster yang menawan, terutama masuknya LeBron James, Anthony Davis, Dwight Howard, DeMarcus Cousins dan dua jagoan tembakan tiga angka, Danny Green serta J.R Smith, memberi sinyal kuat. Yup, mereka sanggup lolos ke play-off sebagai tim terbaik, sehingga mendapat benefit.
Satu Dekade
Setelah menunggu satu dekade, kepastian gelar tersebut memberi jawaban atas apa yang sempat tersemat sebagai 'trade gila' pada awal musim 2019-2020. Manajemen merealisasikan janji mereka ketika mendatangkan Vogel, LeBron, Anthony Davis dan beberapa pemain bintang lain.
Kini, publik Staples Center bergembira, meski cincin juara mereka tercipta pada masa prihatin akibat pandemi COVID-19. Sekali lagi, jika bukan karena strategi 'aneh' pada awal musim, bisa saja kebahagiaan justru hadir di kota lain.
Disadur dari: Bola.com (Nurfahmi Budi)
Published: 12/10/2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
VIDEO: Aksi-aksi Terbaik di Gim 6 Final NBA, LA Lakers vs Miami Heat
Open Play 12 Oktober 2020, 15:10
-
Video: Para Pencetak Poin Tertinggi di Gim 6 Final NBA
Open Play 12 Oktober 2020, 15:03
-
LA Lakers dan Daftar Juara NBA: Lakers dan Celtics Berbagi Tempat di Puncak
Basket 12 Oktober 2020, 12:10
-
Ada Kobe Bryant dalam Setiap Langkah LA Lakers Hingga Juara NBA
Basket 12 Oktober 2020, 12:01
-
LA Lakers Juara NBA Setelah Awalnya Diragukan dan Diprediksi Masuk Jurang Kegagalan
Basket 12 Oktober 2020, 11:45
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR