
Bola.net - Kemenangan krusial dipetik Bimasakti Nikko Steel Malang. Tim asuhan Bill McCommon ini memenangi laga hidup mati menghadapi Satya Wacana LBC Angsapura Salatiga, 81-70, dalam lanjutan Speedy NBL Indonesia 2012-2013 Seri VI Surabaya di DBL Arena, Minggu (21/4).
Bima Rizky, Yanuar Priasmoro, dan Heryanto Gunawan menjadi trisula maut yang merepotkan Satya Wacana. Kemenangan itu membuka lebar-lebar peluang Bimasakti untuk lolos ke babak Championship Series.
Perang tembakan-tembakan jauh terjadi sejak kuarter pertama. Shooting guard Satya Wacana, Respati Ragil melepaskan tembakan-tembakan akurat untuk mengimbangi kehebatan duo Yanuar dan Bima Rizky. Bersama Eko Nasution, Ragil membawa Satya Wacana mengimbangi raihan Bimasakti 40 sama di akhir kuarter kedua.
Kuarter ketiga berjalan super ketat. Setiap tembakan berbalas tembakan penghasil angka. Kedua tim sama-sama ngotot dan menutup kuarter ini dengan raihan masih sama, 55.
Saat para pemain Satya Wacana mulai terlihat kelelahan, para pemain Bimasakti justru seperti masih mampu meningkatkan akselerasi. Ancaman pencetak poin bertambah dengan ketajaman Heryanto Gunawan. Heryanto memasukkan 15 dari 26 poin Bimasakti di kuarter terakhir. Sebaliknya, Ragil dan Eko tak lagi mampu mencetak angka.
Bima Rizky menjadi pendulang angka tertinggi dengan mencetak 32 poin. Disusul Yanuar dengan tambahan 19 poin, dan Heryanto Gunawan (17 poin) menjadi tiga pendekar penyelamat harga diri Bimasakti. Sementara itu, Ragil memimpin dengan 24 poin bagi Satya Wacana.
Dengan kemenangan itu, Bimasakti makin mantap di posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 38 poin dari 28 game. Unggul satu angka dari Satya Wacana yang harus puas bertahan di urutan kesembilan.
”Kami kecolongan pada tiga menit terakhir. Khususnya dari tembakan tiga angka pemain nomor 7 (Heryanto Gunawan),” ujar Efri Meldy, asisten pelatih Satya Wacana. ”Saya bukan tipe orang yang suka hilang harapan. Namun dengan kekalahan ini, akan sangat berat peluang kami lolos ke Championship Series,” sambungnya. (nbl/kny)
Bima Rizky, Yanuar Priasmoro, dan Heryanto Gunawan menjadi trisula maut yang merepotkan Satya Wacana. Kemenangan itu membuka lebar-lebar peluang Bimasakti untuk lolos ke babak Championship Series.
Perang tembakan-tembakan jauh terjadi sejak kuarter pertama. Shooting guard Satya Wacana, Respati Ragil melepaskan tembakan-tembakan akurat untuk mengimbangi kehebatan duo Yanuar dan Bima Rizky. Bersama Eko Nasution, Ragil membawa Satya Wacana mengimbangi raihan Bimasakti 40 sama di akhir kuarter kedua.
Kuarter ketiga berjalan super ketat. Setiap tembakan berbalas tembakan penghasil angka. Kedua tim sama-sama ngotot dan menutup kuarter ini dengan raihan masih sama, 55.
Saat para pemain Satya Wacana mulai terlihat kelelahan, para pemain Bimasakti justru seperti masih mampu meningkatkan akselerasi. Ancaman pencetak poin bertambah dengan ketajaman Heryanto Gunawan. Heryanto memasukkan 15 dari 26 poin Bimasakti di kuarter terakhir. Sebaliknya, Ragil dan Eko tak lagi mampu mencetak angka.
Bima Rizky menjadi pendulang angka tertinggi dengan mencetak 32 poin. Disusul Yanuar dengan tambahan 19 poin, dan Heryanto Gunawan (17 poin) menjadi tiga pendekar penyelamat harga diri Bimasakti. Sementara itu, Ragil memimpin dengan 24 poin bagi Satya Wacana.
Dengan kemenangan itu, Bimasakti makin mantap di posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 38 poin dari 28 game. Unggul satu angka dari Satya Wacana yang harus puas bertahan di urutan kesembilan.
”Kami kecolongan pada tiga menit terakhir. Khususnya dari tembakan tiga angka pemain nomor 7 (Heryanto Gunawan),” ujar Efri Meldy, asisten pelatih Satya Wacana. ”Saya bukan tipe orang yang suka hilang harapan. Namun dengan kekalahan ini, akan sangat berat peluang kami lolos ke Championship Series,” sambungnya. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Hidup Mati, Bimasakti Bekuk Satya Wacana
Basket 21 April 2013, 23:50
-
Gagalkan Kemenangan Garuda, SM Kokoh di Peringkat Tiga
Basket 21 April 2013, 21:10
-
Kalahkan Hangtuah, Aspac Makin Dekati Gelar Reguler
Basket 21 April 2013, 20:57
-
Andy Batam Dedikasikan 1000 Poin untuk Keluarga
Basket 21 April 2013, 17:55
-
Bimasakti Tundukkan NSH GMC 79-49
Basket 20 April 2013, 23:15
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR