Bola.net - Maurice Cheeks, mantan point guard yang membantu Philadelphia 76ers memenangi gelar NBA pada 1983, ditunjuk sebagai pelatih Detroit Pistons.
Cheeks, yang menghabiskan empat musim terakhir sebagaia asisten pelatih Oklahoma City Thunder, setelah sebelumnya sempat melatih Philadelphia dan Portland.
Cheeks (56), yang menandatangani kesepakatan multi-tahun dengan Pistons, memiliki rekor 284-286 dari musim 2001-2005 dengan Portland dan 2005-2009 dengan Philadelphia, namun ia hanya menembus playoff sebanyak tiga kali dalam delapan musim dan tidak pernah berhasil menembus putaran pertama.
"Setelah menghabiskan beberapa waktu dengan Maurice, saya sangat terkesan bukan hanya dengan pengetahuan bola basketnya, namun terhadap kemampuan komunikasi dan kepemimpinannya," kata pemilik Pistons Tom Gores.
"Kami sangat senang bisa memiliki seseorang dengan pengalaman dan bakat seperti dia, yang membantu klub ini menuju masa depan." Pistons, yang memecat pelatih Lawrence Frank pada April setelah mencatatkan rekor 29-53 pada musim lalu, absen dari babak playoff selama empat musim berturut-turut dan memenangi tidak lebih dari 30 dari 82 pertandingan pada masa-masa itu.
Cheeks lima kali terpilih menjadi anggota tim bertahan terbaik NBA selama 15 tahun karirnya sebagai pemain, dan merupakan asisten pelatih saat 76ers melaju ke final NBA 2001.
"Kepemimpinan dan kualitas perkembangan pemain yang bawa sebagai mantan pemain dan pelatih berpadu dengan indah dengan tim yang bangun untuk masa depan," kata presiden operasi bola basket Joe Dumars. (ant/opw)
Cheeks, yang menghabiskan empat musim terakhir sebagaia asisten pelatih Oklahoma City Thunder, setelah sebelumnya sempat melatih Philadelphia dan Portland.
Cheeks (56), yang menandatangani kesepakatan multi-tahun dengan Pistons, memiliki rekor 284-286 dari musim 2001-2005 dengan Portland dan 2005-2009 dengan Philadelphia, namun ia hanya menembus playoff sebanyak tiga kali dalam delapan musim dan tidak pernah berhasil menembus putaran pertama.
"Setelah menghabiskan beberapa waktu dengan Maurice, saya sangat terkesan bukan hanya dengan pengetahuan bola basketnya, namun terhadap kemampuan komunikasi dan kepemimpinannya," kata pemilik Pistons Tom Gores.
"Kami sangat senang bisa memiliki seseorang dengan pengalaman dan bakat seperti dia, yang membantu klub ini menuju masa depan." Pistons, yang memecat pelatih Lawrence Frank pada April setelah mencatatkan rekor 29-53 pada musim lalu, absen dari babak playoff selama empat musim berturut-turut dan memenangi tidak lebih dari 30 dari 82 pertandingan pada masa-masa itu.
Cheeks lima kali terpilih menjadi anggota tim bertahan terbaik NBA selama 15 tahun karirnya sebagai pemain, dan merupakan asisten pelatih saat 76ers melaju ke final NBA 2001.
"Kepemimpinan dan kualitas perkembangan pemain yang bawa sebagai mantan pemain dan pelatih berpadu dengan indah dengan tim yang bangun untuk masa depan," kata presiden operasi bola basket Joe Dumars. (ant/opw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Maurice Cheeks Pelatih Anyar Detroit Pistons
Basket 11 Juni 2013, 16:01
-
Grizzlies Enggan Perpanjang Kontrak Hollins
Basket 11 Juni 2013, 15:31
-
NBL Indonesia All-Star 2013 Bakal Hadirkan Eks Pemain NBA
Basket 10 Juni 2013, 18:15
-
Sikat Spurs, Heat Buat Kedudukan Final NBA 1-1
Basket 10 Juni 2013, 17:30
-
Jadi Pelatih Terbaik, Karl Didepak dari Nuggets
Basket 7 Juni 2013, 18:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Prancis vs Maroko: Kylian Mbappe
Piala Dunia 10 Juli 2026, 05:14
-
Tempat Menonton Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026, 10 Juli 2026
Piala Dunia 10 Juli 2026, 01:45
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Prancis vs Maroko, 10 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:30
-
Jorge Jesus Capai Kesepakatan Latih Portugal
Piala Dunia 9 Juli 2026, 23:08
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR