
Bola.net - Pelita Jaya Energi-MP Jakarta menyusul menjadi tim pemenang dalam ronde pertama Championship Series Speedy NBL Indonesia 2012-2013, Sabtu (18/5). Berhadapan dengan Hangtuah Sumsel IM, Kelly Purwanto dan kawan-kawan membungkus kemenangan dengan skor telak 70-53 di GOR UNY Jogjakarta.
Prediksi bahwa laga akan berjalan ketat seperti halnya kuarter pertama tidak terjadi. Hangtuah yang hanya tertinggal 17-14 di kuarter pertama, mulai keteteran di kuarter kedua, dan semakin tertinggal cukup jauh di kuarter ketiga, 50-36.
Variasi serangan Pelita Jaya yang mengombinasikan kecepatan para guard dan kekuatan big man di bawah ring berjalan dengan sangat baik. Hingga akhir kuarter ketiga, Dimas Aryo Dewanto telah mencetak 14 poin dan Ponsianus "Komink" Indrawan menambah dengan sembilan poin. Rata-rata field goals keduanya bahkan sangat baik. Dimas 45 persen, dan Komink 75 persen.
Dari kubu Hangtuah, tidak ada performa pemain yang menonjol. Poin tertinggi dari pemain Hangtuah hanya tujuh poin dan dicetak oleh Hardianus, Ary Sapto, Tony Sugiharto, dan Ngurah Teguh. Poin terbanyak Pelita Jaya dicetak oleh Dimas dengan 14 poin. Daniel Wenas dan Komink terbanyak kedua dengan masing-masing 11 poin.
Menyusul kemenangan ini, Pelita Jaya melaju ke babak selanjutnya. Lawan yang dihadapi Pelita Jaya pada game Senin (20/5) besok adalah Satria Muda BritAma Jakarta yang sukses membungkus kemenangan usai menundukkan Stadium Jakarta pada game sebelumnya.
”Ini bakal menjadi game yang menarik. Karena tim kami dan mereka (Satria Muda) sudah terbiasa tampil di Championship Series,” ujar Nathaniel Canson, head coach Pelita Jaya. (nbl/kny)
Prediksi bahwa laga akan berjalan ketat seperti halnya kuarter pertama tidak terjadi. Hangtuah yang hanya tertinggal 17-14 di kuarter pertama, mulai keteteran di kuarter kedua, dan semakin tertinggal cukup jauh di kuarter ketiga, 50-36.
Variasi serangan Pelita Jaya yang mengombinasikan kecepatan para guard dan kekuatan big man di bawah ring berjalan dengan sangat baik. Hingga akhir kuarter ketiga, Dimas Aryo Dewanto telah mencetak 14 poin dan Ponsianus "Komink" Indrawan menambah dengan sembilan poin. Rata-rata field goals keduanya bahkan sangat baik. Dimas 45 persen, dan Komink 75 persen.
Dari kubu Hangtuah, tidak ada performa pemain yang menonjol. Poin tertinggi dari pemain Hangtuah hanya tujuh poin dan dicetak oleh Hardianus, Ary Sapto, Tony Sugiharto, dan Ngurah Teguh. Poin terbanyak Pelita Jaya dicetak oleh Dimas dengan 14 poin. Daniel Wenas dan Komink terbanyak kedua dengan masing-masing 11 poin.
Menyusul kemenangan ini, Pelita Jaya melaju ke babak selanjutnya. Lawan yang dihadapi Pelita Jaya pada game Senin (20/5) besok adalah Satria Muda BritAma Jakarta yang sukses membungkus kemenangan usai menundukkan Stadium Jakarta pada game sebelumnya.
”Ini bakal menjadi game yang menarik. Karena tim kami dan mereka (Satria Muda) sudah terbiasa tampil di Championship Series,” ujar Nathaniel Canson, head coach Pelita Jaya. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Do or Die, CLS Knights Bekuk Bimasakti
Basket 19 Mei 2013, 22:40
-
Febri Tembus 1000 Poin di NBL Indonesia
Basket 19 Mei 2013, 22:30
-
Pelita Jaya Bungkus Kemenangan atas Hangtuah
Basket 19 Mei 2013, 14:22
-
Tak Berdaya, CLS Knights Tumbang di Tangan Garuda
Basket 19 Mei 2013, 14:15
-
Satria Muda Sukses Bekuk Stadium 82-60
Basket 19 Mei 2013, 14:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss 12 Juli 2026
Piala Dunia 9 Juli 2026, 21:37
-
Generasi Baru Spanyol vs Pilar-pilar Senior Belgia
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:35
-
Thibaut Courtois: Dibesarkan Belgia, Ditempa Spanyol
Piala Dunia 9 Juli 2026, 19:26
-
Brahim Diaz, Harapan Maroko untuk Membongkar Lini Pertahanan Prancis
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:56
-
Piala Dunia 2026: Fakta-fakta Seputar Babak Perempat Final
Piala Dunia 9 Juli 2026, 18:25
-
8 Besar Piala Dunia 2026: Prancis Terdepan di Ranking FIFA
Piala Dunia 9 Juli 2026, 17:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR