Permainan agresif ditunjukkan oleh CLS Knights Surabaya. Setelah mengalami kekalahan akibat permainan buruk ketika melawan Garuda Kukar Bandung, Dimaz dan kawan-kawan benar-benar memanfaatkan laga hidup-mati menghadapi Bimasakti Nikko Steel Malang. CLS Knights menang 91-70 sekaligus mengirim Bimasakti menjadi tim pertama yang meninggalkan Championship Series.
Herman yang turun sebagai starter dan bermain kurang dari enam menit di kuarter pertama menjadi senjata utama CLS Knights. Operasi Herman di bawah ring Bimasakti sulit tertandingi. Herman mampu mencetak sembilan poin melengkapi poin-poin lain dari para penembak jitu. CLS Knights unggul 27-19 di kuarter pertama.
Setelah tertinggal di kuarter pertama, Bimasakti baru memberikan perlawanan di kuarter berikutnya. CLS Knights cukup kesulitan, namun mampu sedikit demi sedikit memperlebar selisih keunggulan. Kerja keras dan performa Rachmad Febri Utomo menggila. Selain mencetak angka, Febri mengacak-acak pertahanan Bimasakti dan membuka peluang terbuka bagi rekan-rekannya menambah angka. Bimasakti harus menerima kenyataan tertinggal 71-53 di akhir kuarter ketiga.
Dengan rata-rata field goals mencapai angka 51 persen, CLS Knights menunjukkan performa yang jauh berbeda dengan laga pertama mereka di Championship Series. Keputusan Coach Eduard Vergeire untuk banyak memainkan Sandy Febiyansyakh pun efektif. Sandy memasukkan lima dari sembilan tembakan tiga dan memasukkan total 17 poin. Sandy menjadi pencetak angka terbanyak bagi CLS Knights. Pada kubu Bimasakti, perjuangan Yanuar Priasmoro dengan 24 poin, serta Bima Rizky dengan 16 dan 11 rebound tak mampu menyelamatkan timnya.
”Anak-anak berhasil melupakan kekalahan dari Garuda dan tampil penuh percaya diri. Semua pemain punya kontribusi penting, baik defense maupun offense,” ujar Eduard Santos Vergeire, head coach CLS Knights.
Pelatih yang akrab disapa Coach Dong tersebut berharap kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan anak didiknya. Dia segera fokus menghadapi laga selanjutnya, dimana CLS bakal berhadapan dengan tim yang kalah dari laga Senin (20/5) antara Dell Aspac Jakarta versus Garuda Kukar Bandung. ”Siapapun lawan yang harus dihadapi, kami siap!” tegas Coach Dong.
Sementara itu, Bimasakti menjadi tim pertama yang harus angkat koper dari Championship Series. Pasalnya, tim asuhan William Fraizer Mc Cammon ini sudah menelan dua kekalahan. ”Saya belajar banyak sepanjang musim ini. Semoga para pemain juga banyak belajar atas kegagalan ini,” ujar pelatih berkebangsaan Amerika Serikat yang akrab disapa Coach Bill itu. (nbl/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Laga Do or Die, CLS Knights Bekuk Bimasakti
Basket 19 Mei 2013, 22:40
-
Febri Tembus 1000 Poin di NBL Indonesia
Basket 19 Mei 2013, 22:30
-
Pelita Jaya Bungkus Kemenangan atas Hangtuah
Basket 19 Mei 2013, 14:22
-
Tak Berdaya, CLS Knights Tumbang di Tangan Garuda
Basket 19 Mei 2013, 14:15
-
Satria Muda Sukses Bekuk Stadium 82-60
Basket 19 Mei 2013, 14:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR