
Bola.net - Siapa yang tidak mengenal Luka Doncic? Pemain basket berbakat asal Slovenia ini telah mencuri perhatian dunia sejak muda. Lahir di Ljubljana pada 28 Februari 1999, Doncic langsung menonjol di dunia basket.
Nama lengkapnya adalah Luka Doncic, yang memiliki darah basket dari sang ayah, Sasa Doncic, seorang mantan pemain basket profesional. Ibu Doncic, Mirjam Poterbin, juga berperan besar dalam mendukung kariernya.
Karier profesionalnya dimulai di Eropa sebelum ia di-draft oleh Atlanta Hawks pada 2018, lalu diperdagangkan ke Dallas Mavericks. Di sinilah keajaiban perjalanan kariernya dimulai!
Setelah enam musim bersama Mavericks, Doncic menjadi salah satu bintang terbesar di NBA. Namun, kejutan besar terjadi pada 2 Februari 2025 ketika ia resmi bergabung dengan Los Angeles Lakers dalam sebuah transaksi yang menghebohkan.
Dari Mavericks ke Lakers: Sebuah Kejutan Besar

Selama di Mavericks, Doncic mencetak rata-rata poin, rebound, dan assist yang memukau. Ia terpilih lima kali sebagai NBA All-Star dan pernah menjadi Scoring Champion, yang menunjukkan bakatnya yang luar biasa.
Kejutan datang ketika Lakers melepas Anthony Davis demi mendapatkan Doncic. Pertukaran ini melibatkan Mavericks dan Utah Jazz, dengan Lakers menyerahkan Davis, Max Christie, dan draft pick putaran pertama tahun 2029.
Dengan kedatangan Doncic, harapan baru muncul bagi Lakers. Fans tim ini tentu sangat menantikan kontribusinya di lapangan untuk mengembalikan kejayaan tim.
Prestasi yang Mengesankan
Selama di Mavericks, Doncic membawa timnya ke babak playoff beberapa kali. Meskipun belum meraih gelar juara NBA, kontribusinya sangat signifikan untuk perkembangan tim.
Secara individu, Doncic mengumpulkan banyak penghargaan bergengsi. Lima kali terpilih sebagai NBA All-Star dan satu kali menjadi Scoring Champion adalah bukti nyata dari dominasinya di lapangan.
Di musim 2024-2025, ia mencatat rata-rata 28,1 poin, 8,3 rebound, dan 7,8 assist per pertandingan. Statistik ini menggambarkan konsistensinya yang tinggi dan dampaknya bagi tim.
Gaya Permainan Doncic yang Unik
Doncic bukan hanya sekadar pencetak angka; ia adalah playmaker ulung dengan visi lapangan yang luar biasa. Kemampuannya dalam mencetak poin, mengatur serangan, dan fleksibilitas di lapangan menjadikannya pemain yang sangat lengkap.
Ia memiliki insting tajam di lapangan dan komitmen tinggi untuk meraih kemenangan. Kemampuannya dalam membaca permainan dan mengambil keputusan yang tepat membuatnya menjadi ancaman serius bagi tim lawan.
Dengan tinggi 201 cm, Doncic memiliki postur yang ideal untuk seorang guard. Ia mampu menembak dari berbagai posisi dan melakukan penetrasi ke area ring dengan mudah.
Luka Doncic: Harapan Baru Lakers?
Dengan bergabungnya Doncic, harapan Los Angeles Lakers untuk meraih gelar juara NBA semakin menguat. Ia diharapkan dapat memimpin tim dan mengembalikan Lakers ke puncak performa.
Namun, tantangan tetap ada. Doncic perlu beradaptasi dengan tim barunya dan membangun chemistry yang baik dengan rekan-rekannya.
Masa depan Doncic dan Lakers masih panjang. Kita sebagai penggemar basket hanya bisa menunggu aksi-aksi gemilangnya di lapangan dan berharap ia bisa memberikan dampak positif bagi tim barunya!.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Profil Luka Doncic, Penyihir Baru LA Lakers
Basket 5 Februari 2025, 13:52
-
Jadwal Live Streaming Pertandingan Pekan 16 NBA 2024/2025 di Vidio
Basket 4 Februari 2025, 09:00
-
Jadwal Live Streaming Pertandingan Pekan 2 NBA Cup 2024/2025 di Vidio, 20-23 November 2024
Basket 21 November 2024, 15:00
-
Jadwal Live Streaming Pertandingan NBA Season 2024/25 Week 5 Pekan Ini di Vidio
Basket 19 November 2024, 22:21
-
Jadwal Live Streaming Pertandingan Pekan 1 NBA Cup 2024/2025 di Vidio, 13-16 November 2024
Basket 13 November 2024, 16:16
LATEST UPDATE
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Inter 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:43
-
Prediksi Qarabag FK vs Newcastle 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 10:29
-
Imlek Pertama Ketemu Calon Mertua, Detail Kecil Ini Bisa Menentukan Hasil Akhir
Lain Lain 17 Februari 2026, 09:45
-
Prediksi Persib vs Ratchaburi FC 18 Februari 2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 09:21
-
Rating Pemain Barcelona usai Kalah 1-2 di Markas Girona: Semua Lini di Bawah Standar
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:52
-
Barcelona Bertahan dengan Sangat Buruk
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:40
-
Kalah Menyakitkan, Barcelona Pantas Mendapatkannya
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:34
-
3 Pelajaran Pahit Barcelona usai Kalah dari Girona di La Liga 2025-2026
Liga Spanyol 17 Februari 2026, 08:22
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

























KOMENTAR