Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray

Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Para pemain, wasit, dan anak-anak pendamping memasuki lapangan sebelum laga fase liga Liga Champions antara Monaco vs Juventus di Monaco, Rabu, 28 Januari 2026 (c) AP Photo/Philippe Magoni

Bola.net - Pertandingan Galatasaray vs Juventus pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025-2026 akan berlangsung di Rams Park, Istanbul. Laga ini dijadwalkan kick-off Rabu, 18 Februari 2026, pukul 00.45 WIB.

Juventus datang dengan beban tekanan besar karena harus tampil tanpa beberapa penyerang utama. Akan tetapi, pelatih Luciano Spalletti menilai laga ini sebagai kesempatan untuk menguji mental dan kualitas timnya di atmosfer stadion yang terkenal panas.

Spalletti menegaskan timnya tidak akan datang markas Galatasaray hanya untuk bertahan. “Kami tidak ingin bersembunyi, kami ingin memainkan pertandingan dan mencoba menang,” ujar Spalletti dalam sesi konferensi pers.

Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.

1 dari 4 halaman

Tantangan Besar di Istanbul

Penyerang Galatasaray, Victor Osimhen saat tampil di Liga Champions melawan Atletico Madrid, 22 Januari 2026. (c) AP Photo/Emrah Gurel

Penyerang Galatasaray, Victor Osimhen saat tampil di Liga Champions melawan Atletico Madrid, 22 Januari 2026. (c) AP Photo/Emrah Gurel

Galatasaray memiliki kekuatan ofensif dengan kehadiran Victor Osimhen, Mauro Icardi, dan Noa Lang di lini depan. Juventus menyadari tekanan suporter tuan rumah di Istanbul dapat memengaruhi jalannya pertandingan sejak menit awal.

Spalletti menilai kedua leg sama pentingnya karena kesalahan kecil dapat berakibat fatal. “Kami harus bermain sebagai tim dan tidak menderita karena tekanan lawan, memainkan sepak bola kami,” katanya.

Ia juga mengingatkan para pemain untuk siap menghadapi gaya bermain agresif Galatasaray. “Kami harus siap dengan pilihan mereka yang bisa menciptakan kebingungan dan kekacauan, dan kami tidak boleh terintimidasi oleh ferositas mereka,” ujar Spalletti.

2 dari 4 halaman

Masalah Cedera dan Opsi Lini Depan

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti. (c) AP Photo/Philippe Magoni

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti. (c) AP Photo/Philippe Magoni

Juventus kehilangan Jonathan David, Dusan Vlahovic, dan Arkadiusz Milik yang dipastikan absen pada laga ini. Situasi tersebut memaksa Spalletti mencari alternatif untuk mengisi posisi penyerang tengah.

Lois Openda menjadi salah satu nama yang berpeluang tampil sejak menit awal. “Ini bisa menjadi titik balik bagi siapa pun, Openda sudah mendapat kesempatan dan yang lain juga akan mendapatkannya,” kata Spalletti.

Weston McKennie juga masuk dalam pertimbangan sebagai penyerang darurat. “Dia punya karakter bermain membelakangi gawang dan mampu berbalik cepat karena cepat dan teknis,” ujar Spalletti.

3 dari 4 halaman

Kondisi Fisik dan Mental Pemain

Starting XI Juventus saat melawan AS Monaco di Liga Champions. (c) AP Photo/Philippe Magoni

Starting XI Juventus saat melawan AS Monaco di Liga Champions. (c) AP Photo/Philippe Magoni

Jadwal padat membuat Juventus hanya memiliki satu sesi latihan sebelum laga ini. Spalletti mengakui ada beberapa pemain yang masih perlu evaluasi kebugaran.

“Kami harus menilai kondisi Thuram dan beberapa situasi lain yang masih kami bawa,” katanya. Ia menambahkan bahwa kelelahan mental menjadi tantangan tersendiri bagi skuadnya.

Menurut Spalletti, kesiapan mental sama pentingnya dengan taktik. Stadion besar seperti Rams Park menjadi ujian nyata bagi karakter pemain Juventus.

4 dari 4 halaman

Target Juventus di Leg Pertama

Selebrasi pemain Juventus, Weston McKennie bersama rekan setimnya saat melawan Parma di Serie A, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Selebrasi pemain Juventus, Weston McKennie bersama rekan setimnya saat melawan Parma di Serie A, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. (c) Massimo Paolone/LaPresse via AP

Kemenangan tandang akan memberi keuntungan besar bagi Juventus sebelum leg kedua di Allianz Stadium. Namun, Spalletti menilai hasil di Istanbul belum tentu cukup untuk memastikan kelolosan.

“Kami tahu kesulitan yang kami hadapi karena kami telah melihat pertandingan Galatasaray,” ujarnya. Ia menilai laga ini sebagai ukuran kualitas dan ketahanan mental timnya.

Pertandingan Galatasaray vs Juventus bukan hanya tentang skor, tetapi juga tentang keberanian bermain sesuai identitas tim. Juventus datang ke Istanbul dengan misi jelas untuk tidak sekadar bertahan, melainkan berusaha menguasai permainan dan meraih hasil maksimal.

Sumber: Football Italia


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL