Pada kuarter pertama, Pelita Jaya membuat asa mereka untuk dapat memenangi duel ini. Mereka sempat unggul 10-4 pada lima menit pertama. Namun mereka belum mampu membawa timnya menang di kuarter awal.menjaga keunggulan. Justru SM mampu menyalip dan berbalik memimpin dengan kedudukan 17-13.
Permainan semakin ketat dan keras pada kuarter berikutnya. Beberapa kali benturan-benturan kedua pemain mewarnai laga ini. Absennya Brandon Jawato dan Ponsianus Nyoman Indrawan, membuat permainan Pelita Jaya di sektor paint area kurang begitu dominan di game kali ini. SM menang di kuarter kedua dengan 28-24.
Setelah menutup kuarter ketiga dengan 42-36, SM kembali menunjukkan tajinya di babak akhir. Pertandingan pun berjalan sengit. Apalagi setelah Pelita Jaya menemukan bentuk permainan terbaiknya. Adalah kapten tim SM, Christian Ronaldo Sitepu yang membuat pertandingan harus dilanjut ke babak over time.
Sayangnya tidak ada lagi keajaiban yang berhasil SM pada masa ini. Pelita Jaya pun akhirnya mampu menyudahi perlawanan Satria Muda dengan skor 72-68.
"Setiap lawan SM, saya selalu semangat 45 dan ingin membuktikan juga kepada mereka. Saya puas dengan kemenangan ini. Pelita Jaya merupakan tim yang matang. Jadi, walau tanpa Koming dan Brandon, kami bisa saling mengisi dan bermain kolektif," kata Faisal Julius Achmad, pengatur permainan Pelita Jaya.
"Tentu saja saya kecewa dengan kekalahan ini. Tapi saya apresiasi dengan permainanan Satria Muda. Begitu juga dengan Pelita Jaya. Game plan sebenarnya berjalan dengan baik, namun kami kurang konsisten," komentar Cokorda Raka Satrya Wibawa, pelatih SM.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelita Jaya Masih Aman di Posisi Dua
Basket 10 April 2016, 19:41
-
Satria Muda Kocar-kacir Dihempaskan Pelita Jaya
Basket 10 April 2016, 08:08
-
CLS Knights Dekati Sapu Bersih Seri Bandung
Basket 10 April 2016, 08:04
-
Pelita Jaya Kembali ke Jalur Kemenangan
Basket 14 Maret 2016, 23:55
-
Satria Muda Susah Payah Kalahkan Pacific
Basket 14 Maret 2016, 20:38
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR