
Bola.net - Tim basket Indonesia meraih gelar juara di Seri Asia Pasific-Oceania, FIBA 3X3 World Tour, pada 21 Juli lalu. Di babak final, Indonesia yang diperkuat Fandi Andika Ramadhani, Rizky Effendi (Aspac Jakarta), Wijaya Saputra (CLS Knights Surabaya), dan Vinton Nolland (Garuda Bandung) mengalahkan tim Nagoya (Jepang), di Jepang dengan skor 15-16.
Selanjutnya, mereka akan menghadapi babak grand final FIBA 3X3 World Tour di Istanbul, Turki yang digelar pada 4-5 Oktober, demikian yang dikatakan pelatih tim Indonesia, Anthony Gunawan.
Dalam pandangannya, keberhasilan Indonesia meraih kemenangan di Seri Asia Pasific-Oceania tersebut bukanlah tanpa kekurangan. Pasalnya, mereka terus mempersiapkan diri dengan berbagai latihan.
"Kami akan mematangkan pergerakan dan pola permainan. Selain itu, tetap mempertahankan disiplin yang tinggi. Namun, para pemain kini kembalikan ke tim mereka masing-masing untuk persiapan Preseason Tournament NBL Indonesia," ujarnya.
Dalam grand final di Istanbul, FIBA masih menunggu hasil dari rangkaian FIBA 3X3 World Tour selanjutnya, yaitu Seri San Juan di Puerto Rico pada 10-11 Agustus, Seri Praha di Ceko pada 24-25 Agustus, Seri Laussane di Swiss pada 30-31 Agustus, dan Seri Rio de Janerio di Brasil pada 14-15 September.
"Ini prestasi yang sangat mengagumkan. Sebab, kita berada di zona Asia Pasific-Oceania mengalahkan China, Jepang, dan beberapa pemain lainnya. Menghadapi partai grand final, kami perlu persiapan yang jauh lebih maksimal. Apalagi, di sana akan ada banyak tim-tim yang kuat," ucap Sekjen Perbasi, Agus Mauro. (esa/kny)
Selanjutnya, mereka akan menghadapi babak grand final FIBA 3X3 World Tour di Istanbul, Turki yang digelar pada 4-5 Oktober, demikian yang dikatakan pelatih tim Indonesia, Anthony Gunawan.
Dalam pandangannya, keberhasilan Indonesia meraih kemenangan di Seri Asia Pasific-Oceania tersebut bukanlah tanpa kekurangan. Pasalnya, mereka terus mempersiapkan diri dengan berbagai latihan.
"Kami akan mematangkan pergerakan dan pola permainan. Selain itu, tetap mempertahankan disiplin yang tinggi. Namun, para pemain kini kembalikan ke tim mereka masing-masing untuk persiapan Preseason Tournament NBL Indonesia," ujarnya.
Dalam grand final di Istanbul, FIBA masih menunggu hasil dari rangkaian FIBA 3X3 World Tour selanjutnya, yaitu Seri San Juan di Puerto Rico pada 10-11 Agustus, Seri Praha di Ceko pada 24-25 Agustus, Seri Laussane di Swiss pada 30-31 Agustus, dan Seri Rio de Janerio di Brasil pada 14-15 September.
"Ini prestasi yang sangat mengagumkan. Sebab, kita berada di zona Asia Pasific-Oceania mengalahkan China, Jepang, dan beberapa pemain lainnya. Menghadapi partai grand final, kami perlu persiapan yang jauh lebih maksimal. Apalagi, di sana akan ada banyak tim-tim yang kuat," ucap Sekjen Perbasi, Agus Mauro. (esa/kny)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tim 3X3 Indonesia Optimis Tatap Babak Grand Final
Basket 24 Juli 2013, 01:36
-
Batam dan Ruslan Pertahankan Gelar di NBL All Stars
Basket 29 Juni 2013, 21:00
-
Grant-Alston Tak Sabar Ramaikan NBL Indonesia All Star 2013
Basket 26 Juni 2013, 21:30
-
Enam Pemain Ikuti Three Point Shootout NBL All Star 2013
Basket 25 Juni 2013, 20:00
-
Ruslan Kembali Ikuti Slam Dunk Contest NBL All Star 2013
Basket 25 Juni 2013, 20:00
LATEST UPDATE
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
-
Napoli Cari Pelatih Anyar, Andoni Iraola Masuk Radar
Liga Italia 25 Mei 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR