Aksi Kontroversial Lionel Messi: Menanduk Pemain Lawan, Terhindar dari Kartu Merah di Piala Dunia Antarklub 2025

Bola.net - Lionel Messi kembali menjadi sorotan. Namun kali ini bukan karena performa gemilangnya di atas lapangan, melainkan tindakan kontroversial yang dianggap tidak mencerminkan jiwa sportivitas seorang legenda.
Dalam laga pembuka Piala Dunia Antarklub 2025 antara Inter Miami menghadapi Al Ahly, Messi tertangkap kamera melakukan tindakan yang tak pantas: menanduk pemain lawan.
Pertandingan yang digelar di Hard Rock Stadium pada Minggu (15/6/2025) itu berlangsung sengit dan berakhir dengan skor kacamata. Messi tampil penuh selama 90 menit, melepaskan lima tembakan, tetapi gagal mencetak gol.
Namun, bukan hasil akhir yang menjadi perbincangan hangat, melainkan insiden panas yang melibatkan Messi dan bek Al Ahly, Yasser Ibrahim. Dalam momen tersebut, Messi melakukan aksi yang jarang ia perlihatkan: menanduk pemain lawan.
Ketegangan Terjadi Saat Tendangan Sudut
Insiden tersebut terjadi ketika Inter Miami mendapatkan tendangan penjuru. Messi terlihat melontarkan ucapan kepada Ibrahim sebelum situasi memanas.
Kapten Timnas Argentina itu kemudian mendekati Ibrahim dan menempelkan wajahnya ke wajah sang bek. Gerakan tersebut oleh banyak pihak dinilai sebagai tindakan menanduk, yang biasanya berujung hukuman.
Tomas Aviles wasn’t the only Inter Miami player who could have earned a red card va Al Ahly yesterday.
— Franco Panizo (@FrancoPanizo) June 15, 2025
Lionel Messi had a great second half, but what exactly was he thinking here? 🤦🏽♂️ #InterMiamiCF #Messi #ClubWorldCuppic.twitter.com/Xfh20BKCn1
VAR sempat meninjau tayangan ulang insiden itu, tetapi wasit tetap memutuskan untuk tidak memberikan sanksi. Kedua pemain tidak menerima kartu, baik kuning maupun merah, bahkan peringatan pun tidak dijatuhkan. Keputusan ini langsung memicu reaksi keras dari publik sepak bola dunia.
Status Legenda Tak Seharusnya Jadi Tameng

Baik Messi maupun Ibrahim sama-sama tidak mendapatkan hukuman usai kejadian tersebut. Banyak penggemar sepak bola meluapkan kekecewaan mereka di media sosial. Mereka menilai Messi diperlakukan secara istimewa oleh wasit maupun otoritas pertandingan.
"Messi adalah pemain yang paling dilindungi sepanjang masa. Tidak mungkin orang lain melakukan itu dan lolos begitu saja," tulis seorang warganet.
Pengguna lainnya juga berpendapat bahwa tindakan Messi seharusnya diganjar kartu merah. "Eh... ini biasanya kartu merah," komentar seorang pengguna X (sebelumnya Twitter).
Tak dapat dimungkiri bahwa Lionel Messi merupakan salah satu pesepak bola terbaik dalam sejarah. Namun demikian, status tersebut tidak semestinya membuatnya diperlakukan dengan standar yang berbeda di atas lapangan.
Sumber: Givemesport
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Wayne Rooney Kirim Pesan untuk Marcus Rashford: Ini yang Harus Diubah
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 21:01
-
Manchester United Terancam Gagal Dapatkan Pengganti Luke Shaw
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 20:06
-
Barcelona Sempat Hubungi Inter Milan soal Lautaro Martinez
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:36
-
6 Transfer Besar yang Bisa Meledak Sepekan Jelang Premier League 2026/2027 Dimulai
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 19:21
-
Barcelona Siap Dengarkan Tawaran untuk Raphinha, Al-Hilal Mengintai
Liga Spanyol 19 Agustus 2026, 19:06
-
Arsenal Selangkah Lagi Dapatkan Ezri Konsa dari Aston Villa
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:36
-
Aston Villa Boyong Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri: Transfer Ganda Pasukan Unai Emery
Liga Inggris 19 Agustus 2026, 18:33
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus: Bali ke Turin, Bakal jadi Kiper Pelapis?
Tim Nasional 19 Agustus 2026, 17:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR