Bola.net - Teknologi garis gawang kembali mendapat 'serangan'. Kali ini kepala wasit Jerman, Herbert Fandel yang mempertanyakan mengenai teknologi tersebut.
Fandel mengaku bahwa dirinya sedikit meragukan keakuratan teknologi garis gawang. Pasalnya, pihak FIFA sendiri memberikan margin error sebesar tiga sentimeter untuk penggunaan alat tersebut.
Pria 48 tahun ini mengacu pada insiden yang terjadi pada Euro 2012 kala wasit tidak mengesahkan gol yang dibuat Ukraina saat melawan Inggris. Menurutnya gol tersebut sangat tipis menyeberangi garis gawang. Hal semacam ini lah yang ditakutkan oleh Fandel.
"Ada keraguan apakah teknologi garis gawang bekerja 100 persen. Margin error tiga sentimeter masih terlalu tinggi, khususnya ketika anda mempertimbangkan bahwa bola pada laga Inggris di Euro 2012 melawan Ukraina yang mana bola hanya beberapa sentimeter di belakang garis gawang," terang Fandel.
Akan tetapi, pihak FIFA menyatakan bahwa margin error tiga sentimeter adalah teknologi yang mereka cobakan tahun lalu. Teknologi baru yang akan mereka gunakan saat ini memiliki selisih yang lebih sedikit dari pada sistem yang lama. (gn/bgn)
Fandel mengaku bahwa dirinya sedikit meragukan keakuratan teknologi garis gawang. Pasalnya, pihak FIFA sendiri memberikan margin error sebesar tiga sentimeter untuk penggunaan alat tersebut.
Pria 48 tahun ini mengacu pada insiden yang terjadi pada Euro 2012 kala wasit tidak mengesahkan gol yang dibuat Ukraina saat melawan Inggris. Menurutnya gol tersebut sangat tipis menyeberangi garis gawang. Hal semacam ini lah yang ditakutkan oleh Fandel.
"Ada keraguan apakah teknologi garis gawang bekerja 100 persen. Margin error tiga sentimeter masih terlalu tinggi, khususnya ketika anda mempertimbangkan bahwa bola pada laga Inggris di Euro 2012 melawan Ukraina yang mana bola hanya beberapa sentimeter di belakang garis gawang," terang Fandel.
Akan tetapi, pihak FIFA menyatakan bahwa margin error tiga sentimeter adalah teknologi yang mereka cobakan tahun lalu. Teknologi baru yang akan mereka gunakan saat ini memiliki selisih yang lebih sedikit dari pada sistem yang lama. (gn/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kepala Wasit Jerman Ragukan Teknologi Garis Gawang
Bola Dunia Lainnya 1 Januari 2013, 23:21
-
La Nyalla Ancam Tindak Tegas Wasit ISL Yang Nakal
Bola Indonesia 24 November 2012, 18:28
-
Tak Dibayar, Wasit Divisi I Datangi Kantor PSSI
Bola Indonesia 31 Juli 2012, 18:30
-
Media Portugal Curigai Konspirasi Wasit
Piala Eropa 27 Juni 2012, 08:02
-
Wasit Turki Pimpin Semifinal Pertama Euro
Piala Eropa 26 Juni 2012, 08:47
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Man of the Match Bologna vs Milan: Samuel Mbangula
Liga Spanyol 29 Oktober 2026, 07:06
-
Hasil Drawing Perempat Final Carabao Cup: Ini Lawan Liverpool dan Manchester City
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 06:11
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Liverpool vs Chelsea: The Reds Singkirkan The Blues Lewat Adu Penalti
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 05:26
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR