Bola.net - Presiden UEFA Michel Platini bersikukuh menolak penggunaan teknologi garis gawang di Eropa, meski FIFA tengah mengujicoba Hawk-Eye dan GoalRef di Piala Dunia Klub yang sedang berlangsung di Jepang.
Pria Prancis itu mengatakan bahwa wasit-wasit untuk mengawasi garis gawang, yang telah digunakan di berbagai kompetisi UEFA sejak 2009, merupakan cara yang lebih murah untuk menentukan apakah bola sudah melintasi garis gawang atau belum, dan menentang penggunaan teknologi yang melampaui batas di sepak bola.
Ia berkata bahwa akan diperlukan 50 juta euro untuk memperkenalkan teknologi garis gawang di kompetisi-kompetisi internasional dan klub UEFA selama lima tahun ke depan.
"Saya memilih untuk memberikan 50 juta euro untuk rumput daripada teknologi garis gawang untuk selama satu atau dua tahun," ucapnya di konferensi pers di ibukota Malaysia Kuala Lumpur.
"Jika wasit garis gawang berada satu meter dari garis dan ia memiliki kacamata yang bagus, ia dapat melihat apakah bola masuk atau tidak."
Ketika penggemar sepak bola telah selama bertahun-tahun meminta penggunaan teknologi garis gawang untuk menghilangkan faktor kesalahan manusia, Platini merasa justru di situlah letak manusiawinya permainan ini. (afp/lex)
Pria Prancis itu mengatakan bahwa wasit-wasit untuk mengawasi garis gawang, yang telah digunakan di berbagai kompetisi UEFA sejak 2009, merupakan cara yang lebih murah untuk menentukan apakah bola sudah melintasi garis gawang atau belum, dan menentang penggunaan teknologi yang melampaui batas di sepak bola.
Ia berkata bahwa akan diperlukan 50 juta euro untuk memperkenalkan teknologi garis gawang di kompetisi-kompetisi internasional dan klub UEFA selama lima tahun ke depan.
"Saya memilih untuk memberikan 50 juta euro untuk rumput daripada teknologi garis gawang untuk selama satu atau dua tahun," ucapnya di konferensi pers di ibukota Malaysia Kuala Lumpur.
"Jika wasit garis gawang berada satu meter dari garis dan ia memiliki kacamata yang bagus, ia dapat melihat apakah bola masuk atau tidak."
Ketika penggemar sepak bola telah selama bertahun-tahun meminta penggunaan teknologi garis gawang untuk menghilangkan faktor kesalahan manusia, Platini merasa justru di situlah letak manusiawinya permainan ini. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Platini Malah Tentang Teknologi Garis Gawang
Bola Dunia Lainnya 12 Desember 2012, 18:16
-
Roma dan Milan Siap Terlibat Euro 2020
Piala Eropa 8 Desember 2012, 23:00
-
Platini: Euro 2020 Berdampak Positif Bagi Suporter
Piala Eropa 8 Desember 2012, 08:00
-
Piala Eropa 2020 Akan Digelar Di Seluruh Eropa
Piala Eropa 7 Desember 2012, 06:00
-
UEFA Hapus Liga Europa Demi Liga Champions?
Liga Champions 28 November 2012, 21:59
LATEST UPDATE
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Spanyol vs Belgia: Lamine Yamal
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR