"Nama baik FIFA telah tercemar dengan berbagai kabar buruk yang terjadi beberapa tahun belakangan ini. Ada banyak orang yang masih menghargai FIFA, dan Blatter harus bertanggung jawab atas semua ini," ungkap Van Praag seperti dikutip Caughoffside dari surat kabar The Irish Times.
Kabar tentang korupsi dan kasus suap memang sedang moncer akhir-akhir ini menerpa FIFA dan Blatter. Yang menjadi topik terhangat adalah kasus terpilihnya Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022 tanpa alasan yang jelas. Menanggapi menurunnya kredibilitas FIFA, Van Praag menunjuk kepada kontribusi Blatter.
"Ketika anda telah berada pada suatu posisi yang sama selama 16 tahun, mungkin ada baiknya untuk menanyakan pada diri sendiri apakah anda masih bisa memberikan kontribusi atau tidak," ucapnya. (cos/art)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Blatter: Sepak Bola Adalah Bisnis
Bola Dunia Lainnya 11 Juni 2014, 22:12
-
Jelang Piala Dunia, Si Seksi Fernanda Lima Beraksi Lagi
Open Play 11 Juni 2014, 18:33
-
Presiden KNVB Ingin Blatter Turun Jabatan
Bola Dunia Lainnya 11 Juni 2014, 00:59
-
Maradona: Ada Banyak Praktek Suap di FIFA
Piala Dunia 9 Juni 2014, 08:40
-
Blatter: Brazil Siap Untuk Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2014, 20:11
LATEST UPDATE
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR