Sergio Batista memang sedikit bereksperimen, pemain-pemain senor yang sering menghuni tim utama Argentina tidak dimainkan, pemain-pemain muda yang minim pengalaman menjadi penghuni starting line up.
Meski sempat menggebrak di menit awal babak pertama, mereka harus tertinggal terlebih dahulu, berawal dari sebuah pergerakan di Taye Taiwo di sisi kanan pertahanan Argentina, Taiwo berhasil memberikan umpan ke dalam kotak penalti Argentina.
Bola umpan umpan tersebut terlepas, namun Ikechukwu Uche yang tak terkawal berhasil menyambar bola muntah dan menendang ke arah gawang, bola yang sempat membentur pemain belakang Argentina membuat arah bola berubah dan mengecoh kiper Argentina, Adrian Gabbarini, 1-0 untuk Nigeria.
Selanjutnya Nigeria terus menggempur pertahanan tim Tango, permainan Nigeria benar-benar menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Argentina.
Akhirnya di menit ke-27, Nigeria berhasil mencetak gol tambahan melalui penalti, hadiah penalti tersebut diberikan oleh wasit setelah pemain belakang Argentina melakukan pelanggaran. Victor Obinna yang mendapat tugas tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, 2-0 bagi Nigeria.
Meski pertahanan tim Tango dihuni oleh pemain-pemain berpengalaman seperti, Pablo Zabaleta dan Ezequiel Garay tetap saja tak mampu membendung agresivitas para pemain Elang Super, julukan Nigeria.
Serangan-serangan yang dibangun para pemain Nigeria benar-benar tersusun rapi sehingga membuat pemain belakang Argentina sering kerepotan dan kerap kali melakukan kesalahan yang tidak perlu.
Menjelang babak pertama usai, Nigeria kembali membuat Sergio Batista semakin bersalah atas keputusannya memainkan pemain muda yang belum berpengalaman, lagi-lagi Ikechukwu Uche menjadi mimpi buruk tim tango, golnya di menit ke-40 berhasil menambah keunggulan menjadi 3-0.
Hingga babak pertama usai, Argentina masih belum mampu membalik keadaan, untuk sekedar mencetak gol saja mereka benar-benar kesusahan.
Di babak kedua, Argentina mulai bangkit menyerang, mereka mulai mengambil inisiatif penyerangan dan terus mendominasi penguasaan bola.
Meski begitu, para pemain Argentina seperti bermain sendiri-sendiri, mereka tak memiliki pola penyerangan yang tersusun rapi, mereka sering berlama-lama memegang bola, sehingga bola lebih sering terlepas dan menjadi awal dari serangan balik mematikan Nigeria.
Tidak berlangsung lama, sebuah serangan balik menjadi malapetaka bagi Argentina, di menit ke-53 sebuah serangan balik berhasil membuat Emanuel Emenike langsung berhadap-hadapan dengan kiper Argentina, dengan ketenangannya, Emenike berhasil mencungkil bola yang dengan mudah masuk ke gawang Argentina karena Gabbarini sudah terlanjur maju.
Meski telah tertinggal empat gol, permainan Argentina tidak menunjukkan perubahan, mereka tetap bermain sendiri-sendiri, koordinasi yang coba disusun pun seringkali gagal karena terlalu lama memegang bola.
Pemain-pemain Argentina pun seringkali kehilangan konsentrasi sehinga bola lebih mudah direbut oleh para pemain Nigeria.'
Akhirnya Argentina berhasil mencetak gol hiburan bagi mereka melalui titik putih setelah pemain belakang Nigeria melakukan handsball, Mauro Boselli yang menjadi algojo berhasil mengubah kedudukan menjadi 4-1.
Setelah gol penalti tersebut, peluit panjang ditiup oleh wasit dan menutup pertandingan dengan skor yang cukup mengejutkan, Nigeria empat dan Argentina satu. (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Dari Gvardiol hingga Baas, 6 Opsi Bek untuk Barcelona
Liga Spanyol 8 November 2026, 11:09
-
Kekalahan Man City Seret Manchester United ke Zona Degradasi
Liga Inggris 8 November 2026, 10:01
-
Cedera Rodri dan Dilema Rotasi yang Dihadapi Flick di Barcelona
Liga Spanyol 8 November 2026, 09:43
-
Melihat Real Madrid sebagai Tim yang Kompak dan Menjanjikan
Liga Spanyol 8 November 2026, 09:37
-
Rodrigo Mora, Pengagum Cristiano Ronaldo yang Mulai Bersinar di Roma
Liga Italia 8 November 2026, 09:06
-
Roma Mulai Menunjukkan Diri sebagai Penantang Scudetto
Liga Italia 8 November 2026, 09:00
-
Taktik Enzo Maresca Jadi Masalah Besar bagi Man City
Liga Inggris 8 November 2026, 08:50
-
Apa yang Salah dengan Pertahanan Man City?
Liga Inggris 8 November 2026, 08:39
-
Noni Madueke yang Berbeda, Kreativitasnya Kian Terasah
Liga Inggris 8 November 2026, 08:13
-
Bruno Guimaraes Sedang Naik Level
Liga Inggris 8 November 2026, 08:07
-
Siapa Saingan Terdekat Arsenal Setelah Man City Tumbang?
Liga Inggris 8 November 2026, 07:57
-
Rating Pemain Real Madrid usai Libas Valencia: Valverde dan Guler Nilai Tertinggi
Liga Spanyol 8 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Digasak Nottingham Forest: Gvardiol 4, Haaland 6
Liga Inggris 8 November 2026, 07:01
-
Rating Pemain Arsenal vs Hull City: Odegaard Terbaik, Penentu Kemenangan
Liga Inggris 8 November 2026, 06:42
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Berpeluang Mewarisi Nomor 7 Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal
Editorial 6 November 2026, 20:51
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03




















KOMENTAR