
Bola.net - Antony akhirnya angkat bicara soal periode sulit yang ia jalani bersama Manchester United. Pemain asal Brasil itu mengakui bahwa performanya tidak lepas dari persoalan di luar lapangan.
Didatangkan dengan nilai transfer besar dari Ajax, Antony datang dengan ekspektasi tinggi. Namun perjalanan kariernya di Inggris tidak berjalan sesuai harapan.
Kini, setelah menemukan kembali performa terbaiknya bersama Real Betis, Antony mulai melihat masa lalu tersebut sebagai bagian penting dari proses pendewasaan dirinya.
Masalah di Luar Lapangan Jadi Titik Balik

Antony mengakui bahwa faktor non-teknis sangat memengaruhi performanya di lapangan. Ia menyebut masa tersebut sebagai periode yang rumit dalam kariernya.
Ia menegaskan bahwa persoalan pribadi membuatnya sulit tampil maksimal. Situasi itu pada akhirnya berujung pada kegagalan memenuhi ekspektasi besar di Manchester United.
“Masalah di luar lapangan memiliki pengaruh besar. Saya mengalami beberapa masalah di luar lapangan yang menghambat saya. Itu adalah masa yang rumit, tetapi menjadi pengalaman pembelajaran dan membantu saya menjadi lebih dewasa," kata Antony.
"Saya tidak menyesal pergi ke Manchester United, saya bersyukur kepada klub. Saya belajar banyak di sana, dan bisa bahagia sekarang di Betis karena momen sulit yang saya alami di Inggris.”
Meski demikian, Antony tetap menyimpan rasa terima kasih kepada klub lamanya. Ia menilai pengalaman tersebut justru menjadi fondasi bagi kebangkitan kariernya saat ini.
Belajar dari Ronaldo, Termasuk Momen Memalukan

Selama di Manchester United, Antony sempat berbagi ruang ganti dengan Cristiano Ronaldo. Meski tidak sering bermain bersama, ia mengaku banyak belajar dari sosok senior tersebut.
Ia menggambarkan Ronaldo bukan hanya sebagai pemain hebat, tetapi juga pribadi yang memberi banyak pelajaran. Interaksi di luar lapangan justru menjadi hal yang paling berkesan baginya.
“Cristiano Ronaldo adalah pribadi yang hebat, Anda belajar banyak darinya. Dia bahkan pernah bercanda dengan saya, mengatakan bahwa orang-orang menganggapnya keras kepala, tetapi dalam kehidupan sehari-hari dia sangat menyenangkan," sambung Antony.
“Ia banyak mengajari saya. Ia berbicara tentang kehidupan, buku, berbagai hal di luar sepak bola. Itu bagus karena membantu saya melepaskan diri. Dia akan berkata, ‘Hari ini kita tidak akan berbicara tentang sepak bola.’ Dan itu membuat kami belajar hal-hal penting lainnya.”
Malu Lihat Dedikasi Ronaldo
Antony juga mengingat satu momen yang membuatnya merasa malu. Ia melihat langsung bagaimana Ronaldo menjaga kondisi fisiknya meski usianya tidak lagi muda.
“Suatu kali di sauna dia bercanda dengan saya. Dia menunjukkan kondisi fisiknya dan bertanya apakah dia terlihat seperti berusia 23 tahun," sambung Antony.
"Saya bahkan merasa malu karena Anda melihat tingkat perawatan yang dia lakukan bahkan hampir di usia 40 tahun. Dia adalah panutan bagi semua orang.”
Setelah meninggalkan Inggris, Antony mulai menemukan kembali performanya di Spanyol. Bersama Real Betis, ia tampil lebih konsisten sepanjang musim.
Jangan Lewatkan!
- Manchester United Kepincut Andoni Iraola, Posisi Michael Carrick Terancam?
- Manchester United Hidupkan Minat Pada Bintang Barcelona Ini
- MU Patah Hati Lagi! Setelah Tchouameni, Pemain Real Madrid Ini Juga Tolak Pindah ke Old Trafford!
- Gelandang Berbakat Liverpool Bakal Cabut di Musim Panas, Lanjutkan Karir di Italia?
- Ladeni Liverpool, Matheus Cunha Siap Perkuat Manchester United?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR