
Timnas sepakbola Putra Tiongkok tim raksasa dalam kancah sepakbola Asia. Namun saat ini mereka hanya berada di peringkat 81 dunia dalam ranking FIFA. Rangking tersebut bahkan lebih rendah dari ranking yang ditempati negara seperti Burkina Faso dan Uganda.
Sementara itu, dibandingkan dengan Korea Selatan dan Jepang, Tiongkok masih kalah jauh dalam urusan lolos ke putaran final Piala Dunia. Jika kedua negara itu sudah cukup sering lolos ke putaran final, maka Tiongkok cuma berhasil sekali saja selama ini (Piala Dunia 2002).
Jengah dengan prestasinya selama ini, CFA pun akhirnya berusaha untuk membuat gebrakan agar laju tim sepakbola mereka tak stagnan. Seperti yang dilaporkan oleh BBC, mereka menargetkan negaranya menjadi salah satu negara adidaya dalam dunia sepakbola dan target itu harus tercapai pada tahun 2050 mendatang. Di tahun tersebut Tiongkok sudah harus bisa memberikan kontribusinya pada dunia sepakbola internasional.
Selain itu, CFA juga menargetkan negaranya bisa menambah jumlah lapangan sepakbola dan arena latihan secara masif. Mereka ingin bisa memiliki sekitar 70 ribu lapangan sepakbola dan 20 ribu tempat latihan pada tahun 2020 nanti.
Persepakbolaan Tiongkok sendiri belakangan ini menunjukkan geliat yang luar biasa. Klub-klub sepakbola di negara tersebut mulai berani jor-joran menghamburkan uang demi mendatangkan pemain-pemain kelas dunia. Sejauh ini, nama-nama seperti Jackson Martinez, Ezequiel Lavezzi, Gervinho, Ramires, Alex Teixeira, Fredy Guarin dan Nikica Jelavic sudah berhasil mereka bujuk bermain di negeri Tirai Bambu tersebut.
Lalu, persepakbolaan Indonesia apa kabarnya? [initial]
Baca Juga:
- Menghadap AFC dan FIFA, Hari Ini Tim Ad-Hoc Terbang ke Malaysia
- Imam Pastikan Pemerintah Tak Gabung Komite Ad-Hoc Reformasi
- FIFA dan AFC Akan Bentuk Tim Ad-Hoc, Ini Tanggapan Kemenpora
- Jokowi Berharap FIFA Dukung Reformasi Sepakbola Indonesia
- Campur Tangan Pemerintah di Sepakbola, Ini Kata Jokowi
- Usai Bertemu FIFA dan AFC, Ini Kata CEO PT LI
- Agum Gumelar: Tak Ada Dalam Kamus FIFA Soal KLB Tim Transisi
- PSSI: Pencabutan Sanksi Indonesia Jadi Agenda Rapat Exco FIFA
- Batal ke Kemenpora, FIFA Langsung ke Istana Negara
- Tawaran Tak Logis Tiongkok Untuk Ibrahimovic
- Uang Tiongkok Tak Mampu Beli Marek Hamsik
- Rooney Digoda Pindah ke Tiongkok Dengan Gaji 9 Miliar Per Pekan
- Suporter Ejek Tiongkok, Timnas Hongkong Dihukum FIFA
- Ronaldo Buka 30 Sekolah Sepakbola di Tiongkok
- Galeri: Cantiknya Zhao Lina, Shot Stopper Timnas Tiongkok
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tiongkok Targetkan Diri Jadi Negara Adidaya Sepakbola Pada 2050
Bola Dunia Lainnya 14 April 2016, 01:19
-
Menghadap AFC dan FIFA, Hari Ini Tim Ad-Hoc Terbang ke Malaysia
Bola Indonesia 16 Februari 2016, 06:51
-
Imam Pastikan Pemerintah Tak Gabung Komite Ad-Hoc Reformasi
Bola Indonesia 8 Desember 2015, 05:09
-
FIFA dan AFC Akan Bentuk Tim Ad-Hoc, Ini Tanggapan Kemenpora
Bola Indonesia 4 November 2015, 14:17
-
Jokowi Berharap FIFA Dukung Reformasi Sepakbola Indonesia
Bola Indonesia 4 November 2015, 11:05
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Milan vs Genoa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Januari 2026, 19:45
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Bali United 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:57
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 8 Januari 2026, 18:55
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Borneo 9 Januari 2026
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 18:52
-
Rodrygo Bangkit di Real Madrid: Dari Terpinggirkan Jadi Andalan Xabi Alonso
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR