Sadar Dekati Masa Pensiun, Marc Marquez Sebut Kondisi Bahu Jadi Alasan Belum Tanda Tangan Kontrak Ducati

Sadar Dekati Masa Pensiun, Marc Marquez Sebut Kondisi Bahu Jadi Alasan Belum Tanda Tangan Kontrak Ducati
Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Bola.net - Marc Marquez membeberkan alasannya tak kunjung tanda tangan kontrak baru Ducati Lenovo Team di MotoGP. Ia juga mengonfirmasi niatannya menyepakati kontrak satu tahun saja, alih-alih dua tahun seperti yang ditawarkan Ducati.

Kontrak Marquez akan habis pada akhir 2026 nanti. Sebagai juara dunia 2025, Marquez diharapkan Ducati mau bertahan setidaknya sampai 2028. Namun, negosiasi berjalan alot, dan berbagai spekulasi soal penyebabnya pun bermunculan.

Namun, dua pekan lalu, Marquez dirumorkan hanya menginginkan kontrak '1+1' alih-alih dua tahun. Kontrak '1+1' sendiri umum dimiliki para rider MotoGP. Kontrak ini berarti berdurasi satu musim, dengan opsi lanjutan untuk musim berikutnya.

1 dari 2 halaman

Masih Ingin Amati Kondisi Bahu

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez (c) Ducati Corse

"Idealnya bagi mereka (Ducati) adalah dua tahun, karena jika tidak, kami akan ada di tengah-tengah (siklus kontrak). Namun, hal terpenting bagi saya adalah memulai pramusim dengan perasaan yang makin baik," ujar Marquez via Crash.net, Sabtu (21/2/2026).

Setelah cedera lengan kanan berkepanjangan pada 2020, Marquez kembali cedera parah di bahu kanan akibat tertabrak Marco Bezzecchi di Mandalika pada Oktober 2025. Pemulihannya rumit dan lambat, meski Marquez terus merasakan kemajuan.

"Mari kita lihat apakah kondisi fisik saya membaik, dan jika saya merasa seperti hari ini, di mana saya merasakan sedikit kemajuan di bahu saya, dan besok ada kemajuan lain, maka takkan jadi masalah bagi saya untuk tanda tangan kontrak dua tahun," ungkapnya.

2 dari 2 halaman

Akui Cedera Bikin Ragu Sepakati Kontrak 2 Tahun

Marquez sendiri blak-blakan membuka peluang pensiun beberapa tahun lagi. Ia bahkan mengakui berbagai cedera parah yang ia alami sepanjang kariernya juga membuat masa pensiun datang lebih awal dari harapannya.

"Cedera adalah batasan terbesar saya. Inilah yang saya pelajari. Jika cedera, Anda tak bisa ambil keputusan apa pun dan menandatangani kontrak apa pun," ungkap sembilan kali juara dunia asal Spanyol ini.

"Pertama-tama, saya harus coba memahami cedera baru saya. Perkembangannya baik, masih ada beberapa hal yang perlu dilakukan. Oleh karena itu, kami juga bekerja sama dengan Ducati dengan baik," pungkas Marquez.

Sumber: Crashnet


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL