
Bola.net - Indonesia berhasil mendulang prestasi dalam Asian Para Games 2018 yang berlangsung pada 8-13 Oktober 2018 lalu. Sebagai tuan rumah, Indonesia mampu menghadirkan pesta olahraga yang berkesan bagi para atlet penyandang disabilitas. Pesta pembukaan dan penutupannya pun tak luput dari pujian yang mengapresiasi kesuksesan pemerintah dan Inapgoc.
Di akhir Asian Para Games 2018, Indonesia mampu bertengger di posisi lima besar perolehan medali. Detail jumlah medali yang diraih kontingen Indonesia adalah 37 emas, 47 perak, dan 51 perunggu. Jumlah ini bahkan melebihi target yang diberikan pemerintah, yaitu 16 medali emas. Yang pasti, catatan medali pada Asian Para Games kali ini meningkat bila dibandingkan pada Asian Para Games yang berlangsung di Incheon, Korea Selatan, empat tahun lalu.
Lalu, apa saja cabang olahraga yang berhasil menuai medali emas terbanyak pada pesta olahraga kali ini?
Bulu Tangkis
(c) Liputan 6/Peksi Cahyo
Jadi salah satu olahraga favorit dan popular di Indonesia, cabor yang satu ini memberikan sumbangan sebanyak 6 medali emas untuk dikantongi. Bahkan, emas pertama juga datang dari cabor yang satu ini, di mana Dheva Anrimusti, Fredy Setiawan, Hafizh Briliansyah, Prawiranegara, Hary Susanto, dan Suryo Nugroho berhasil mengalahkan tim Malaysia.
Saat mengalami krisis emas mendekati hari terakhir, Leani Oktila Ratri/Khalimatus Sadiyah Sukohandoko kembali menyumbang emas setelah melawan pasangan Tiongkok Cheng Hefang/Ma Huihui di final ganda putri. Setelah itu, nomor lain pun turut memberikan 4 emas yang membuat cabor ini semakin berjaya.
Lawn Balls
(c) Bola.com/M Iqbal Ichsan
Cabor ini tergolong baru sehingga tidak ada target medali untuk para atlet yang terlibat. Tapi, siapa sangka kejutan hadir karena lawn balls mampu menyumbang 5 emas selama Asian Para Games 2018 berlangsung? Hal ini jadi bukti bahwa atlet disabilitas Indonesia nggak kalah dengan luar negeri yang sudah lebih familiar dengan cabang olahraga yang satu ini. Medali tersebut disumbang oleh Dwi Widiantoro (Kelas Open B1), Suwondo (Open B4), Mella Windasari (Tunggal Putri B6), Julia Verawati (Open B2), dan nomor mixed dari pasangan Julia Verawati dan Kacung.
Tenis Meja
(c) Liputan 6/Vitalis Yogi Trisna
Cabor yang satu ini turut membanggakan Indonesia dengan menyumbang 4 emas. Medali pertama disumbang oleh David Jacobs lewat nomor tunggal putra kategori TT10. Setelah itu, duet David Jacobs dan Komet Akbar ikut menambah pundi-pundi emas Indonesia. Medali bertambah ketika pasangan Agus Sutanto/Tatok Hardiyanto dan Mohamad Rian Prahasta/Suwarti kembali menciptakan rekor.
Para Atletik
(c) Bola.com/M Iqbal Ichsan
Kontingen Indonesia mampu memboyong 6 emas, 12 perak dan 10 perunggu dari cabor yang satu ini. Momen tersebut merupakan kali pertama Indonesia mampu mengunci emas di ajang Asian Para Games 2018. Beberapa nama yang menyumbang emas di cabor ini adalah Sapto Yogo Purnomo yang mendulang dua emas, Putri Aulia, Ni Made Ariani, Putri Endang Sari Sitorus, dan Rica Octavia.
Catur
(c) Inapgoc
Siapa sangka, cabang olahraga yang terbilang baru ini sukses meraup emas untuk Indonesia? Yup, catur berhasil menyumbang 11 medali yang berhasil membuat Indonesia keluar sebagai juara umum dalam cabang olahraga tersebut. Salut untuk Indonesia!
Melihat kemenangan para atlet di Asian Para Games 2018 menimbulkan kebanggaan tersendiri, ya. Semangat terus buat para atlet disabilitas tanah air, terima kasih atas kontribusimu!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bawa Pulang Medali, Ini Besaran Bonus Atlet dan Pelatih dari Pemerintah
Bolatainment 17 Oktober 2018, 07:00 -
5 Cabor yang Membanjiri Indonesia dengan Medali Emas di Asian Para Games 2018
Bolatainment 17 Oktober 2018, 07:00
-
Reaksi Atlet Bulu Tangkis Ditonton Taufik Hidayat di Istora
Bulu Tangkis 16 Oktober 2018, 00:01
-
Asian Para Games 2018 Sukses, Ini 5 Hal yang Mewarnai Closing Ceremony
Bolatainment 15 Oktober 2018, 10:36 -
Flashback Aktivitas Atlet Asian Para Games 2018 Ketika Sedang Tak Berlaga
Bolatainment 15 Oktober 2018, 10:00
LATEST UPDATE
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
-
Atletico Madrid Tutup Pintu Bagi Barcelona dan Arsenal untuk Transfer Julian Alvarez
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 23:32
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






















KOMENTAR