Bola.net - Sebuah kisah menarik datang dari daratan Italia di mana seorang bocah 14 tahun baru saja terbangun dari koma selama sebulan akibat terperangkap di sebuah kanal sungai dekat Milan.
Ceritanya, bocah tersebut melompat dari sebuah jembatan pada 24 April lalu, namun ia tak bisa kembali karena terperangkap di dalam sungai. Nyawanya tertolong setelah penyelam dari tim pemadam kebakaran datang.
Meski demikian, bocah bernama Michael tersebut harus rela kaki kanannya diamputasi serta harus berbaring dalam kondisi koma selama sebulan di Rumah Sakit San Raffaele di Milan.
Yang membuat menarik adalah, sesaat usai siuman dari koma, remaja keturunan campuran Italia dan Jerman tersebut langsung menanyakan nasib tim idolanya, Juventus di Liga Champions.
"Hal pertama yang ia katakan adalah 'ciao' kepada orang tuanya dan kemudian bertanya apakah Juventus, tim idolanya, masih bertahan di Liga Champions. Ia mengingat segalanya dan sepertinya tak mengalami kerusakan otak," ujar Dr Zangrillo, kepala tim dokter yang menangani perawatan Michael seperti dikutip The Times.
Tentu saja Michael mendapat jawaban menyenangkan dari pertanyaan yang ia lontarkan tersebut karena Juventus sukses melaju hingga partai final Liga Champions musim ini dan akan menantang Barcelona di Olympiastadion Berlin, akhir pekan mendatang. [initial]
(tim/pra)
Ceritanya, bocah tersebut melompat dari sebuah jembatan pada 24 April lalu, namun ia tak bisa kembali karena terperangkap di dalam sungai. Nyawanya tertolong setelah penyelam dari tim pemadam kebakaran datang.
Meski demikian, bocah bernama Michael tersebut harus rela kaki kanannya diamputasi serta harus berbaring dalam kondisi koma selama sebulan di Rumah Sakit San Raffaele di Milan.
Yang membuat menarik adalah, sesaat usai siuman dari koma, remaja keturunan campuran Italia dan Jerman tersebut langsung menanyakan nasib tim idolanya, Juventus di Liga Champions.
"Hal pertama yang ia katakan adalah 'ciao' kepada orang tuanya dan kemudian bertanya apakah Juventus, tim idolanya, masih bertahan di Liga Champions. Ia mengingat segalanya dan sepertinya tak mengalami kerusakan otak," ujar Dr Zangrillo, kepala tim dokter yang menangani perawatan Michael seperti dikutip The Times.
Tentu saja Michael mendapat jawaban menyenangkan dari pertanyaan yang ia lontarkan tersebut karena Juventus sukses melaju hingga partai final Liga Champions musim ini dan akan menantang Barcelona di Olympiastadion Berlin, akhir pekan mendatang. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiellini Tanggapi Gol Indah Messi di Final Copa del Rey 2015
Liga Champions 1 Juni 2015, 23:48
-
Pirlo: Xavi Seorang Juara Sejati
Liga Champions 1 Juni 2015, 23:36
-
Tevez Akan Berikan Segalanya Demi Trofi Liga Champions
Liga Champions 1 Juni 2015, 23:34
-
Pirlo: Barcelona Favorit di Final Liga Champions
Liga Champions 1 Juni 2015, 23:20
-
Marchisio Tegaskan Barcelona Tidak Membuat Juventus Gentar
Liga Champions 1 Juni 2015, 21:57
LATEST UPDATE
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR