
Bola.net - Aaron Ramsey resmi mengakhiri kariernya di dunia sepak bola profesional. Keputusan ini diumumkan setelah sang pemain tidak lagi memiliki klub sejak meninggalkan Pumas UNAM.
Di usia 35 tahun, Ramsey memilih menutup perjalanan panjangnya sebagai pemain. Ia kini disebut akan beralih ke dunia kepelatihan.
Ramsey dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Wales. Kontribusinya tidak hanya terasa di level klub, tetapi juga di pentas internasional.
Sepanjang kariernya, Ramsey membela sejumlah klub besar. Arsenal, Juventus, hingga Nice menjadi bagian penting dalam perjalanan sepak bolanya.
Kini, kepergiannya menandai berakhirnya satu era. Ramsey bukan sekadar pemain, tetapi simbol perjuangan bagi Wales di panggung dunia.
Karier Gemilang dari Arsenal hingga Timnas Wales
Ramsey memulai karier profesionalnya bersama Cardiff City. Bakatnya yang menonjol membuat Arsenal merekrutnya pada tahun 2008.
Bersama Arsenal, Ramsey mencapai puncak karier klubnya. Ia memenangkan tiga gelar Piala FA dan mencetak gol penentu di dua final.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Juventus dan Nice. Ia juga sempat dipinjamkan ke Rangers dan membawa tim itu ke final Liga Europa 2022.
Di level internasional, Ramsey mencatat 86 caps dan mencetak 21 gol untuk Wales. Ia menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola negaranya.
Keputusan Pensiun dan Masa Depan Baru
Keputusan pensiun Ramsey bukan hal yang mudah. Ia mengaku telah melalui banyak pertimbangan sebelum mengambil langkah tersebut.
“Ini bukan keputusan yang mudah. Setelah banyak pertimbangan, saya telah memutuskan untuk pensiun dari sepak bola,” tulisnya.
Ramsey juga mengucapkan terima kasih kepada para pendukung dan klub-klub yang pernah ia bela. Ia menutup karier dengan rasa bangga.
Salah satu momen terbaiknya adalah membawa Wales ke semifinal Euro 2016. Ia bahkan masuk dalam tim terbaik turnamen versi UEFA.
Kini, Ramsey membuka lembaran baru dalam hidupnya. Dunia kepelatihan menjadi tujuan berikutnya setelah menutup karier sebagai pemain profesional.
Sumber: BBC Sport
Baca Ini Juga:
- Profil Luis Suarez, Mesin Gol Sporting CP yang Siap Jadi Ancaman Serius Arsenal
- Sporting CP vs Arsenal: Ketika Viktor Gyokeres Kembali Pulang Sebagai Musuh
- 3 Hal Penting di Perempat Final Liga Champions: Rivalitas Klasik hingga Jalan Arsenal ke Final
- Sporting dan Keyakinan Bahwa Selalu Ada yang Pertama untuk Segalanya
- Statistik Menarik Sporting vs Arsenal: Duel Emosional Sang Mantan, Viktor Gyokeres!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Menang Tapi Spalletti Ngamuk: Ini Bukan Versi Terbaik Kami!
Liga Italia 7 April 2026, 09:07
-
Mengapa Dusan Vlahovic Tidak Main Saat Juventus Kalahkan Genoa?
Liga Italia 7 April 2026, 08:53
-
Man of the Match Juventus vs Genoa: Weston McKennie
Liga Italia 7 April 2026, 01:06
LATEST UPDATE
-
David Raya Ajak Arsenal Nikmati Kesempatan Besar di Liga Champions
Liga Champions 7 April 2026, 20:05
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Real Madrid vs Bayern Munchen?
Liga Champions 7 April 2026, 18:26
-
Live Streaming UCL: Sporting vs Arsenal
Liga Champions 7 April 2026, 18:10
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32























KOMENTAR